[Review Film] Something About 1 Percent

sumber gambar: asianwiki.com

Judul: Something About 1 Percent
Genre: Romance, Comedy
Tahun: 2016
Jumlah Episode: 16
Pemain:
Ha Seok Jin sebagai Lee Jae In
Jeon So Min sebagai Kim Da Hyun
Kim Hyeong Min sebagai Min Tae Ha
Im Do Yoon sebagai Jung Hyun Jin
Joo Jin Mo sebagai Lee Kyoo Chul
Kim Sun Hyuk sebagai Park Hyung Joon
Seo Eun Chae sebagai Han Joo Hee
Baek Seung Heon sebagai Ji Soo

Cerita:
Suatu ketika saat mengajak murid-muridnya belajar di alam bebas, Kim Da Hyun menemukan seorang kakek yang terperosok di hutan. Ia lalu menolong kakek tersebut, membawanya ke rumah sakit dan menjadi wali kakek tersebut karena ia tidak tahu harus menghubungi siapa.

Setelah kejadian itu, ia didatangi seorang pengacara bernama Park Hyung Joon dan sahabatnya yang seorang CEO kaya tapi bertabiat kurang baik, Lee Jae In. Di pertemuan itu, Lee Jae In mengaku mendapat surat wasiat dari kakeknya untuk menikah dengan Kim Da Hyun supaya bisa mewarisi kekayaan kakeknya. Tentu saja Kim Da Hyun tidak percaya begitu saja, ia bahkan tidak mengenal kakeknya Lee Jae In. Ia pun menolah untuk pengusaha sombong tersebut walaupun akan diberikan uang.

Lee Jae In tidak habis pikir dengan ulah kakeknya yang menjodohkannya dengan seorang guru dari keluarga biasa-biasa saja. Namun karena ia tak ingin warisan kakeknya jatuh ke tangan sepupunya, Min Tae Ha, maka ia terus berusaha membujuk Kim Da Hyun agar mau, setidaknya jadi pacarnya selama 6 bulan.

Kim Da Hyun, selain bekerja sebagai guru juga menjadi presiden fans club seorang penyanyi pendatang baru, Ji Soo. Saat itu Ji Soo sedang mendapat masalah kontrak yang memerlukan biaya besar. Akhirnya Kim Da Hyun menyetujui usul Lee Jae In untuk berpacaran selama 6 bulan dengan syarat si CEO membantunya membereskan masalah kontraknya Ji Soo dan membantu melengkapi fasilitas di sekolah tempatnya mengajar. Lee Jae In yang kaya raya dengan mudahnya menyanggupi persyaratan sang guru SD tersebut.

Hubungan pacaran pura-pura antara Lee Jae In dan Kim Da Hyun dibumbui dengan masalah cemburunya mantan tunangan Lee Jae In, Han Joo Hee, yang ternyata masih menginginkan Lee Jae In kembali padanya. Lalu ada pula masalah di perusahaan Lee Jae In yang diakibatkan oleh ayah Min Tae Ha.

Review:
Cerita film ini kriuk-kriuk garing renyah asyik. Walaupun tipenya Drama Korea banget (menceritakan tentang si kaya sombong dan si miskin baik hati yang akhirnya jatuh cinta namun ada mantan dan camer yang menjadi penghalang), tapi ceritanya tetap seru dan nggak negbosenin karena ada komedinya. Nggak ada bagian yang bertele-telenya, ceritanya mengalir cepat. Akting pemainnya juga oke. Trus tipe dramanya bukan kayak sinetron yang biasanya si camer adalah orangtua galak yang menginginkan kehancuran dari si calon menantu atau si mantan yang sangat jahat yang sangat nyebelin. Di film ini nggak sampai segitunya karena ceritanya berfokus pada Lee Jae In, Kim Da Hyun, dan sahabat-sahabat mereka.

Judulnya ‘Something About 1%’ apa artinya? Dari film ini, ada kata-kata dari Lee Kyoo Chul, kakeknya Lee Jae In yang intinya begini: “Di dunia ini, dari 99% orang jahat, pasti ada 1% orang baik. Tidak semua orang jahat itu sifatnya benar-benar jahat. Pasti ada 1% sifat baiknya.” Ngerti maksudnya? Mudah-mudahan ngertilah ya.

Menurut saya film ini oke banget untuk mengisi waktu luang. Ceritanya sangat menghibur. So, saya kasih rating 4 dari skala 5.

[Review Film] Let’s Fight Ghost

Apa jadinya kalau kamu bisa melihat hantu? Takut? Nggak bisa tidur? Nggak mau buka mata? Atau malah senang banget?

Trus, bagaimana kalau kamu yang jadi hantu? Apa yang akan kamu lakukan? Nakut-nakutin temen? Sedih? Marah? Pengen balas dendam?

Seperti itulah cerita film ini. Seorang mahasiswa bernama Park Bong Pal mendadak bisa melihat hantu karena saat ia masih kecil pernah kerasukan. Roh jahat yang merasuki tubuhnya balas dendam dengan membunuh ibunya. Saat itulah Park Bong Pal akhirnya bisa melihat hantu. Awalnya ia takut, tidak bisa tidur, dan dijauhi teman-temannya karena dianggap kemampuannya itu aneh. Tapi lama-kelamaan ia tidak takut lagi dan bahkan bekerja sebagai pengusir hantu.

Suatu ketika saat ia sedang bekerja mengusir hantu di sebuah sekolah, ia bertemu dengan hantu perempuan berpakaian seragam sekolah. Hantu bernama Kim Hyun Ji itu rupanya hilang ingatan. Ia tidak ingat penyebab kematiannya, siapa keluarganya, di mana rumahnya saat ia masih hidup, teman-teman, dan sekolahnya. Saat Park Bong Pal bertarung dengan Kim Hyun Ji, tiba-tiba Kim Hyun Ji mendapat ingatan sekilas tentang kematiannya. Ia melihat dirinya tertabrak mobil. Karena mendapat ingatan sekilas, akhirnya Kim Hyun Ji mengikuti Park Bong Pal.

Park Bong Pal awalnya merasa risih diikuti oleh hantu hingga suatu ketika dua orang seniornya, Choi Chun Sang dan Kim In Rang meminta bantuannya untuk masuk ke Klub Pembasmi Hantu. Park Bong Pal setuju dan memanfaatkan Kim Hyun Ji untuk membantunya mencari uang dengan membasmi hantu karena Kim Hyun Ji bisa melihat titik kelemahan hantu yang akan dibasmi Park Bong Pal.

Pekerjaan Park Bong Pal ini ditentang oleh sahabat ayahnya, Bhiksu Myung Chul, yang juga pembasmi hantu. Bhiksu Myung Chul tidak ingin Park Bong Pal terluka seperti dirinya. Lagipula, ia merasa seseorang sedang mengincar Park Bong Pal karena tiba-tiba ayah Park Bong Pal menghilang. Bhiksu Myung Chul berusaha mencari tahu siapa orang jahat yang mengejar ayahnya Bong Pal.

Sementara itu, di kampus tempat Park Bong Pal dan seniornya kuliah, ada dosen yang baru masuk bernama Joo Hye Sung. Mahasiswa-mahasiswa perempuan sangat mengagumi dosen baru tersebut karena ia tampan dan penyayang binatang. Tapi ada satu mahasiswa, No Hyun Joo, merasa dosennya itu aneh.

Suatu hari, Im Seo Yeon, mahasiswa tingkat akhir yang disukai Park Bong Pal melihat No Hyun Joo bertingkah aneh. Ia tidak mau masuk kelas. Lalu, beberapa hari kemudian No Hyun Joo ditemukan tewas terbunuh. Detektif yang menyelidiki kasus tersebut mencurigai dosen Joo Hye Sung. Namun mereka tidak mempunyai bukti.

Kasus kematian No Hyun Joo kemudian menyeret Park Bong Pal, Kim Hyun Ji, dan Bhiksu Myung Chul ke peristiwa kematian ibu Park Bong Pal, di mana saat itu roh jahat yang mendorong ibu Park Bong Pal pergi mencari tubuh baru untuk ‘menginap.’

* * *

Film ini sangat menarik, tidak membosankan, dan ceritanya seru. Banyak misteri-misteri yang dihadapi Park Bong Pal dan kawan-kawan yang bikin penasaran pengen nonton kelanjutannya. Akting para pemain utama maupun cameo bagus banget. Trus walaupun ini film horor, seremnya nggak serem banget tapi cukup bikin terbayang-bayang. Ada seremnya, ada lucunya, ada harunya,…. pokoknya komplit!

Ada kata-kata yang bagus dari film ini:
1. Setiap orang punya rasa takut dalam dirinya. Melarikan diri dari rasa takut tak akan menyelesaikan masalah. ~Bhiksu MyungChul
2. Jangan melarikan diri dari rasa takut. Kau harus berani dan menghadapinya. ~Bhiksu Myung Chul
3. Janganlah mengingat hal-hal buruk. Ingatlah yang baik-baik saja. ~Prof. Joo Hye Sung

Untuk film ini, saya kasih 4 bintang dari skala 5.

* * *

sumber gambar: asianwiki.com
sumber gambar: asianwiki.com

Berikut detail film ini:
Judul film: Let’s Fight Ghost
Genre: Horor, Komedi, Misteri, Romance
Jumlah episode: 16
Tahun: 2016
Pemain:
TaecYeon as Park Bong Pal
Kim So Hyun as Kim Hyun Ji
Kwon Yool as Joo Hye Sung
Kim Sang Ho as Monk Myung Chul
Kang Ki Young as Choi Chun Sang
David Lee as Kim In Rang

* * *

Beteweh, TaecYeon dan Seo In Guk kok mirip ya?

find-the-difference

Coba tebak, yang mana TaecYoon: yang mukanya dizoom (sebelah kiri) atau yang fotonya separuh badan (sebelah kanan)?

[Review Film] Keeping Up with The Joneses

Hola, weekend! Akhirnya liburan… Liburan gini enaknya posting artikel, baca-baca, nonton, dan santai. Kali ini saya mau cerita tentang film yang saya tonton beberapa minggu yang lalu. Sudah lama banget tapi baru bisa diposting sekarang dengan alasan klise: sibuk. :p

Judul filmnya Keeping Up with The Joneses. *fokus ke kata JONES, trus lirik kanan-kiri buat memastikan siapa saja yang lagi JO-NES a.k.a jomblo ngenes*

Eh, tapi film ini bukan tentang si jomblo ngenes, lho! Jones itu nama keluarga yang jadi tokoh dalam film. Mereka terdiri dari suami istri: Tim dan Natalie. Pasangan Jones ini cantik dan ganteng, mesra, dan gambaran pasangan ideal banget. Lalu ada tetangga mereka yang super kepo: Karen Gaffney. Karen ini adalah seorang desainer ruangan. Dia diberitahu oleh tetangganya bahwa mereka akan mendapat tetangga baru yang aneh karena membeli rumah tanpa melihat dulu keadaan rumah yang letaknya tepat di depan rumah keluarga Gaffney. Karena itulah si Karen menjadi kepo dan menyelidiki siapa, sih, sebenarnya tetangga baru itu?

Pada pesta tahunan di kompleks perumahan mereka, keluarga Jones begitu menonjol. Tim yang ganteng bikin cewek-cewek terpesona, sedangkan istrinya, Natalie, membuat cewek-cewek iri dan cowok-cowok kagum karena kepiawaiannya dalam bermain papan target.

Suatu ketika, Karen melihat Natalie keluar dari rumahnya dengan gaya yang menurutnya terlalu berlebihan. Karen yang kepo lalu membuntuti Natalie ke manapun dia pergi, mulai dari sebuah restoran sampai mal, dan berakhir di toko pakaian dalam. Sementara itu, suami Karen, Jeff, secara kebetulan bertemu dengan Tim di sebuah toko. Tim mengajak Jeff pergi makan di restoran yang menyediakan makanan yang aneh-aneh. Di resto itu Tim berusaha menanyakan hal-hal tentang pekerjaan Jeff yang sebenarnya Jeff sendiri tidak mau menceritakannya.

Sekembalinya pasangan Gaffney ke rumah, mereka saling menceritakan tentang tetangga mereka. Karen mengatakan bahwa ia kepergok Natalie saat di toko pakaian dalam. Lalu, Jeff bercerita ia diberi makanan aneh oleh Tim. Lalu suatu saat mereka sedang mengobrol, mereka menjatuhkan cinderamata pemberian Tim hingga pecah. Ternyata di dalam cinderamata tersebut ada alat penyadap suara. Makin curigalah kedua orang ini pada keluarga Jones.

Kecurigaan pasangan Gaffney membuat suami istri tersebut nekad masuk ke rumah keluarga Jones saat pemilik rumah tak ada di tempat. Mereka menemukan hal aneh di komputer milik keluarga tersebut yang berkaitan dengan kantor Jeff. Jeff merasa ia telah dibohongi Tim. Ia dan istrinya lalu pergi menemui sahabat mereka di suatu tempat untuk memastikan apa yang dilihatnya di komputer milik Tim. Di sana terjadi hal tak terduga, teman mereka tiba-tiba ditembak seseorang. Tak lama muncullah keluarga Jones yang juga membawa pistol.

Lanjutannya makin seru karena ada adengan tembak-tembakan, sandera-sanderaan, dan lainnya yang khas film action tapi dibumbui dengan sedikit komedi.

Filmnya oke dan cukup menghibur. Film ini ngajarin agar kita jangan terlalu kepo sama orang. Nggak selamanya orang yang terlihat baik tuh beneran baik dan nggak selamanya orang yang terlihat jahat tuh beneran jahat. Trus, jangan mudah percaya sama orang. Seperti kata Bang Napi, “Waspadalah! Waspadalah!”

Di bioskop,  film ini diputar cuma sebentar. Mungkin karena ratingnya biasa saja. Akting para pemainnya lumayan sih sebenarnya. Pemeran Natalie mengingatkan saya pada Angelina Jolie saat memerankan Lara Croft di Tomb Rider. Mirip banget gayanya. Dan itu menurut saya nyebelin karena… kok niru sih, mbak? Apa ga punya style sendiri? Etapi si mbak Gal Gadot ini beneran pernah jadi army gitu loh. Trus dia kan model. Tapi yaah… sudahlah kalo gayanya mirip sama mbak Angelina Jolie. :’)

So… rating dari saya untuk film ini adalah 3,5 dari skala 5.

sumber gambar: wikipedia
sumber gambar: wikipedia

Berikut sekilas info tentang Film Keeping Up with The Joneses.
Pemain: Zach Galifianakis (Jeff Gaffney), Isla Fisher (Karen Gaffney), Jon Hamm (Tim Jones), Gal Gadot (Natalie Jones).
Sutradara: Greg Mottola
Didistribusikan oleh: 20th Century Fox
Tahun: 2016 bulan Oktober
Durasi: 105 menit