Ketemu Ayam Syahrini di Bird Park Palembang

Hae hae, mau tau tempat rekreasi yang lagi ngehits di Palembang saat ini? Apa lagi kalo bukan Bird Park di daerah Jakabaring, di kompleks OPI. Tempat ini baru berdiri.. mungkin sekitar setahun. Dulu pas awal dibuka cuma ada taman burung. *Ya iyalah judulnya aja Bird Park, so pasti di situ adalah tempat berkumpulnya para burung, kan?* Etapi sekarang selain burung, para pengunjung bisa ‘nonton’ hewan lain juga. Absen dulu yuk! Ada iguana, kura-kura, domba, marmut, kelinci, monyet, kuda, rusa, sapi, dan ular.

Nggak cuma ‘nonton’ hewan-hewan itu saja, tapi pengunjung bisa ikut kasih makan mereka. Bisa pegang-pegang juga kalau nggak takut. Dan bisa foto bareng sama mereka. Siapa berani foto bareng penghuni paling keren si ular dan mini dinosaurus a.k.a iguana? Kamu? Aku?

Tetapi bukan itu yang membuat saya tertarik datang ke sini, Sodara-sodara. Sebelum beneran berkunjung ke Bird Park ini, saya survei dulu ke sana, di sana ada apa, lihat-lihat sekilas, tanya harga terus pulang. Nah, pas survei itu saya melihat ada ayam yang unik banget! Ayamnya lucu dan menggemaskan!

Ini dia si ayam Syahrini!
Mari kita sebut dia ayam Syahrini

Nah itu fotonya! Ayam apa namanya? Saya punya alternatif nama:
– ayam Syahrini (karena rambutnya cetar membahana)
– ayam pake wig (karena dia seperti orang yang pake rambut palsu)
– ayam berjambul (karena jambulnya lucu)
– ayam gondrong (karena rambutnya gondrong tapi untung dia bukan gerandong)
– ayam kekinian (karena rambutnya pirang seolah-olah dia mengikuti tren masa kini yaitu rambut dicat)
– ayam malu-malu kucing padahal dia ayam!!! alias ayam kejarlah daku kau kubuat capek!! (karena pas mau difoto dia lari ke sana ke mari sehingga susah banget dapat fotonya dari jarak dekat, bikin capek ngejarnya)

Ayam Syahrini sembunyi di balik tanaman
Ayam Syahrini sembunyi di balik tanaman

FYI, harga tiket masuknya Rp.50.000,- per orang. Dengan harga segitu, pengunjung sudah mendapatkan pakan burung, makanan iguana, domba, marmut, kelinci, dan kura-kura. Kalau mau naik kuda bayar lagi, tapi saya nggak tau harganya karena nggak naik kudanya. Kasihan eui dia capek ditunggangi terus. Entar siapa yang mau urut punggungnya? Lo mau?

Trus, di pintu masuk ada kolam ikan, ikannya bisa ditangkap dan dibawa pulang tapi bayar dulu, dong! Harganya Rp.15.000,- Dan tolong dicatat: di dunia ini sudah sangat jarang ada yang gretong! So bersyukurlah bisa menghirup udara dan mengeluarkan udara secara gratis-tis-tis-tis dan free!!

Oh ya, mbak-mbak pemandu wisatanya tjantik-tjantik dan ramah. Dan kalau kamu mau ke sana, siapkan tisu basah untuk membersihkan tangan setelah pegang-pegang para makhluk halus di sana. Eits, jangan protes dulu! Makhluk halus itu maksudnya hewan kayak kelinci, rusa, domba, marmut, de-el-el yang bulunya… hmmm, memang halus! Nah, trus pas di kandang burung, para hewan terbang di sana cukup jinak. Jadi pas pengunjung kasih makan, para burung bisa hinggap di tangan, kepala, dan pundak.

Oke, jadi begitulah cerita perjalanan saya hari ini bersama dengan sepasukan anak-anak plus guru taman kanak-kanak dan emak-emak serta bapak-bapak seru ditambah dengan fotografer yang ketjeh badai.

Foto di kandang burung
Foto di kandang burung
mini dinosurus a.k.a iguana
mini dinosurus a.k.a iguana, siapa berani pegang?
berani pegang ular ini?
berani pegang ular ini?
dsc05448
yuk kasih makan burung
kura-kura dalam kolam, pura-pura menyelam *peribahasa apa ini?*
kura-kura dalam kolam, pura-pura menyelam *peribahasa apa ini?*

 

 

Advertisements