4 Manfaat Mewarnai yang Wajib Kamu Ketahui

Mewarnai cuma buat anak kecil saja? Awalnya saya pikir begitu. Tapi kemudian ada anak teman saya, Ching-ching, bercerita tentang kegiatan mewarnainya di sekolah. Ching-ching ini suka sekali bercerita dengan saya di saat mamanya sibuk bekerja dan dia ‘dititipkan’ ke saya. Tadinya saya suka mengajakya mengambar tapi lama-kelamaan bosan juga cuma menggambar. Akhirnya, saya belikan dia dua buku mewarnai. Dia tidak mengambil kedua buku tersebut. Katanya waktu itu, “Satu buat Miss Grant, satu buat aku. Nanti kita gantian ya mewarnai bukunya.” Kegiatan mewarnai ini ternyata menyenangkan! Dan secara kebetulan, saya melihat postingan 8fact.com di Instagram tentang manfaat mewarnai…. trus langsung manggut-manggut sambil bilang, “Oh, itu toh manfaat mewarnai. Bener juga!”

sumber gambar: 8fact.com
sumber gambar: 8fact.com

Inilah 4 manfaat mewarnai yang wajib kamu ketahui:

1. Memberi efek menenangkan
Ini saya kutip dari wolipop.detik.com. Psikiater Carl Jung seperti dikutip dari Fox News kerap memberikan terapi mewarnai untuk menenangkan dan membuat pikiran para pasiennya lebih terfokus. Aktivitas mewarnai juga bisa mengurasi rasa takut dan cemas. Sekarang ini, teknik Carl masih direkomendasikan oleh para dokter untuk mengatasi kegelisahan. See? Aktivitas mewarnai ternyata dipakai untuk mengatasi kegelisahan! Kamu yang suka cemas, takut, dan gelisah, cobain deh mewarnai.

2. Mengurangi stress
Seperti yang sudah saya coba bersama si kecil Ching-ching, mewarnai cukup efektif mengurangi stress. Saat kerjaan kantor lagi banyak-banyaknya dan masalah datang silih-berganti, rasanya kepala mau pecah. Di saat itu, malam-malam saya ambil buku mewarnai dan mulai mewarnai. Saya nggak terlalu suka sama buku mewarnai khusus untuk orang dewasa. Saya pikir gambarnya terlalu ribet dan malah bikin tambah stress. Saya lebih suka buku mewarnai seperti yang saya belikan untuk Ching-ching: buku-buku bergambar Princess.

Coba tebak ini gambar Princess apa?

3. Meningkatkan kreativitas
Saat melihat gambar yang belum diwarnai, kita pasti berpikir mau dikasih warna apa gambar tersebut supaya terlihat menarik. Mewarnai, tuh, sebenarnya bebas, tapi kalau asal, jadinya jelek dong hasil mewarnainya. Hasil yang jelek malah bikin stress. Saya pernah beberapa kali melihat lomba mewarnai untuk anak-anak di mal, mereka mewarnainya kreatif sekali. Sebuah rumah yang polos bisa dibuat jadi bermotif. Bagi saya itu sangat keren! Dari hasil ‘menonton’ lomba mewarnai itu saya terapkan di buku mewarnai saya. Walaupun hasilnya nggak sebagus anak-anak tersebut, saya cukup senang bisa membuat sebuah gambar jadi ‘lebih bermotif.’

Mewarnai sekaligus memberi motif
Mewarnai sekaligus memberi motif

4. Membuat jadi rileks dan bahagia
Setelah melihat hasil kerja, rasanya senang sekali. “Oh, ternyata kerjaan mewarnaiku sudah selesai! Gambarnya jadi bagus, ya, setelah diwarnai!” Begitulah yang saya katakan pada diri sendiri setiap kali selesai mewarnai sebuah gambar sampai selesai. Ada perasaan bahagia melihat hasil mewarnainya.

gambar yang sudah saya warnai
gambar yang sudah saya warnai

Satu hal lagi nih tentang mewarnai… Ternyata mewarnai adalah salah satu alternatif meditasi. Hal ini disebutkan dalam situs National Geographic. Menurut para peneliti dari Johns Hopkins University dan editor di jurnal Yoga, kegiatan mewarnai disarankan sebagai alternatif meditasi. Tahu, kan, meditasi? Duduk diam yang katanya bisa menenangkan pikiran. So, meditasi nggak hanya duduk diam saja, dong – bisa dilakukan dengan cara mewarnai.

Nah, itu tadi manfaat mewarnai.  Ada yang mau menambahkan? Kalian suka nggak mewarnai?

Kerokan Berbahaya untuk Kesehatan

KEROKAN DI LEHER BERESIKO STROKE

Bila Anda sudah terbiasa kerokan, hindarilah kerokan di sekitar leher. Kebiasaan ini berpotensi menimbulkan stroke.

Kerokan memang sudah sangat populer untuk orang Indonesia. Metode ini sudah dilakukan turun temurun dari nenek moyang. Tidak sedikit yang mengeluh tidak akan sembuh sebelum kerokan.

Ditambah Beberapa penelitian juga telah menyebutkan bahwa kerokan bisa mengurangi keluhan penyakit seperti masuk angin, mual, pegal dan nyeri.

Tapi saat ini mulailah untuk tidak membiasakan diri kerokan di daerah sekitar leher Anda.

Ahli Penyakit Jantung dari RS Harapan Kita mengatakan, kebiasaan kerokan di sekitar leher dapat mengakibatkan stroke bila ada saraf yang rusak.

Saat kerokan, pembuluh darah akan melebar. Jika dilakukan terlalu sering dan di bagian yang sama dikhawatirkan pembuluh darah kecil dan halus akan semakin melebar lalu pecah.

“Ini sangat berbahaya terutama untuk para orang tua,” ungkapnya.

Selama ini kerokan memang selalu dimulai dari bagian leher belakang dan turun ke bagian punggung sampai panggul.

Penelitian juga menyebutkan pola ini membantu proses penyembuhan karena melewati titik-titik meridian atau akupuntur. Tapi tetap saja pengobatan medis lebih dianjurkan untuk mereka yang menderita suatu penyakit.

Semoga bermanfaat dan terhindar dari STROKE……..bantu BC ya semoga banyak yang bisa membaca. Tq

Sumber: BC dari teman

Minum Air Mencegah Usus Buntu

Usus Buntu karena makan biji-bijian??
Dulu kita sering diingatkan orang tua kita jangan telan biji jeruk, nanti usus buntu…!!
Saya pernah diskusi dengan teman yang seorang dokter bedah.
Dokter itu menerangkan bahwa dia sudah ribuan kali mengoperasi orang yang kena sakit usus buntu.
Selama dia operasi usus buntu, belum pernah dia menemukan di dalam usus buntu itu yang namanya biji jeruk, biji jambu, biji cabe, apalagi biji durian!

Dokter itu menerangkan pula, bahwa sakit usus buntu terjadi karena kita KURANG MINUM AIR! Bukan karena makan biji-bijian.

As simple as that?? Ya, karena kurang minum air bisa berakibat frekuensi BAB juga berkurang. Frekuensi BAB berkurang, sementara makanan yang kita makan sudah jadi sampah, yang siap dibuang, mampet di usus besar. Akhirnya kotoran tersebut naik, dan masuk ke usus buntu.
Karena sudah berupa kotoran, membusuk, jadilah infeksi. Infeksi terjadi, kadar darah putih naik (karena ada infeksi).
Maka kalau ada gejala Usus Buntu, saat dicek darah, kadar leukosit pasti naik dengan tajam.

Jadi, kalau mau terhindar dari usus buntu: Banyaklah minum air putih!!
Kotoran di dalam usus buntu akan keluar, di’flushing’ oleh air putih.

Sekedar tips (yang saya dapat di toilet VICO), di tempat Urinoir mereka, ada 4 lingkaran tentang warna Air kencing:
yang berwarna putih (bening), lalu kuning muda, kuning agak tua, dan kuning tua sekali.
Lalu, di bawahnya ada penjelasan.
– Warna bening: You are in good shape!
– Warna kuning muda: You still Ok, but drink more Water.
– Warna Kuning agak Tua: You are being dehidrated! Drink water now!
– Warna kuning tua sekali: Warning, Your body in danger !!!

Kita bisa tahu kita kurang minum dari warna air seni kita.
Keep drinking guys….drink Water, not softdrink, coffee or alcohol…

Jika merasakan ada manfaatnya, kirimkan info ini kepada family & teman-teman yang Anda cintai.

Sumber: BC dari teman

Deteksi Kanker pada Wanita

7 langkah senam untuk deteksi dini kanker yang menyerang Wanita:

1. Angkat kedua tangan ke atas selama 20 detik/hitungan, lalu turunkan. Coba rasakan sekitar ketiak dan pangkal lengan. Apakah terjadi rasa ser-ser/semutan? Jika YA ada gejala kanker payudara.

2. Tekan puting susu ke dalam sekeras kerasnya dengan menggunakan jempol selama 20 detik/hitungan, lalu lepas. Rasakan apakah ada rasa hangat-hangat kuku di sekitar lingkar payudara, jika YA terdapat gejala kanker payudara. Segera periksakan diri Anda ke dokter.

3. Tangan kiri memegang telinga kanan melalui atas kepala dan tangan kanan memegang payudara kiri, putar 2 kali searah jarum jam (lakukan dengan menggunakan minyak/sabun/lotion) lalu pencet puting. Apakah keluaran cairan (bisa berupa air/nanah/darah/asi)? Jika ya, ada gejala kanker payudara segera periksakan ke dokter. Lakukan gerakan yang sama untuk payudara kanan.

4. Angkat kedua tangan ke atas selama 20 detik/hitungan, lalu turunkan (dilakukan di depan kaca). Coba lihat di kaca apakah salah satu/kedua puting susu ada yang masuk ke dalam (kecuali bawaan lahir)? Bila terjadi, berarti ada gejala kanker payudara. Segera periksa ke dokter.

5. Tidur terlentang di atas tempat tidur dengan posisi tangan lurus di atas kepala dan kaki lurus. Lakukan selama 10 menit. Apabila tangan pegal atau tidak kuat berarti ada gejala kanker payudara. Segera periksa ke dokter.

6. Jongkok seperti di WC (jangan jinjit) dengan kedua kaki rapat. Hitung 20 detik/hitungan lalu berdiri. Di sisi kiri dan kanan pinggang sakit sampai menusuk ke belakang? Jika terjadi, berarti ada gejala KISTA. Rasakan juga apakah ada rasa sakit 4 cm di bawah pusar? Bila ya, ada gejala kanker indung telur. Segera periksa ke dokter.

7. Dengan menggunakan kaca atau camera hp, lihat bagian dalam liang vagina Anda. Bila hitam seperti lingkar payudara berarti sehat. Bila tidak berarti ada gejala kanker leher rahim.

* Lakukan setelah menstruasi.

Sumber:
YLKI Berbagi Info

Pertolongan Pertama Serangan Jantung

PERTOLONGAN PERTAMA JIKA TERJADI SERANGAN JANTUNG.

Setelah Anda sibuk kerja seharian dan sedang dalam perjalanan pulang dengan mengendarai mobil/kendaraan sendirian. Tiba-tiba Anda merasakan sakit yang sangat di dada dan mulai menjalar ke lengan, dagu. Tapi jarak ke RS terdekat kira-kira masih 5 km, lebih celakanya lagi Anda tidak tahu, apakah Anda mampu bertahan sampai sejauh itu?

Saat sendirian, terkena serangan jantung, bagaimana cara pertolongan pertamanya?

Seseorang ketika jantungnya tidak dapat berdenyut secara normal serta merasa hampir pingsan, ia hanya mempunyai waktu 10 detik untuk selamat dari maut. Setelah itu akan hilang kesadaran dan pingsan.

Jika sekitarnya tidak ada orang memberi pertolongan pertama, penderita harus memanfaatkan 10 detik yang singkat ini berusaha untuk menolong dirinya sendiri.

Harus Bagaimana?

Jawabannya:

1. Jangan panik,
2. Berusaha berbatuk terus sekuat tenaga.
3. Setiap kali sebelum batuk, harus tarik nafas sedalam-dalamnya dan berbatuk sekuat kuatnya, seperti hendak mengeluarkan dahak yang berada dalam dada.
4. Setiap selang 2 detik, Anda harus tarik nafas dan berbatuk lagi, hingga pertolongan tiba atau kalau merasa denyut jantung sudah normal, silahkan istirahat dulu.

Apa tujuannya?

Tujuan tarik nafas adalah untuk memasukkan Oksigen ke dalam paru-paru.
Tujuan batuk adalah untuk menekan jantung agar aliran darah bersirkulasi.

Pertolongan pertama cara ini dimaksud, agar penderita mempunyai kesempatan untuk ke Rumah Sakit.

*Di informasikan oleh:
Article published on No.20 of Journal of General Hospital Rochester

NB: Jangan dikira jika berumur kurang dari 30 tidak mungkin terkena serangan jantung!!

Anda peduli?
Silahkan dishare untuk teman dan kerabat Anda. Siapa tahu dengan menyebarluaskan info ini Anda menyelamatkan 1 nyawa. 🙂

Sumber: BC dari teman

3 x Setengah Menit

Ada apa di 3 x 1/2 menit
(Tiga Kali Setengah Menit)?

Para ahli sering berpesan:”Setiap orang harus memperhatikan 3 x Setengah-menit.”
Kenapa demikian?
3 x Setengah-menit adalah sesuatu yang cuma-cuma, tetapi akan banyak mengurangi angka kematian secara tiba-tiba!

Seringkali terjadi seseorang siangnya masih sehat walafiat, tetapi malamnya meninggal. Tidak jarang kita mendengar cerita orang, kemarin saya masih ngobrol dengan dia, kenapa tiba-tiba dia meninggal?

Penyebabnya adalah ketika bangun malam untuk ke kamar mandi sering dilakukan secara terlalu cepat. Begitu berdiri, otak kekurangan darah. Mengapa perlu “3x Setengah Menit”? Karena pola ECG (Electro Cardiogram) seseorang normal pada siang hari, tetapi bangun tengah malam untuk melaksanakan hajat tiba-tiba gambar ECG itu dapat berubah? Karena dengan tiba-tiba bangun, otak akan menjadi anaemic, dan mengalami gagal jantung karena kekurangan darah. Dianjurkan oleh para ahli untuk menjalankan “3 kali Setengah-menit”, yakni:

1. Bila terbangun jangan langsung turun dari tempat tidur, tetapi berbaringlah selama setengah menit;

2. Duduk di tempat tidur selama setengah menit; 

3. Turunkan kaki, duduk di tepi ranjang selama setengah menit.
Selewat 3x Setengah-menit yang dilakukan tanpa harus membayar sesen pun, otak tidak akan anaemic, dan jantung tidak akan mengalami kegagalan, mengurangi kemungkinan jatuh dan meninggal ketika bangun tengah malam seperti yang sering kita dengar. 

Pernah setelah membaca tulisan ini, seorang usia lanjut menangis menyesali kenapa tidak mengetahui hal ini jauh-jauh hari. Dua tahun lalu dia bangun tengah malam untuk buang air kecil, di kamar mandi tiba-tiba terasa dunia berputar dan jatuh, akibatnya dia sekarang mengalami kelumpuhan dan tidak bisa meninggalkan tempat tidur, punggungnya mengalami luka-luka di kubitus.. Kalau saja dia mengetahui hal ini, tidak harus menderita selama ini.

Sumber: BC dari teman

Beda Tisu Toilet dan Tisu Muka

“Perbedaan Antara Tissue Toilet (gulungan) dengan Tissue Muka (lembaran, dibungkus plastik)”

Mungkin Anda tidak tahu kalau tisu muka mengandung tepung talcum yang dapat menyebabkan kanker ovarium (indung telur).

Jadi ini bukan perbedaan obyek penggunaan kertas tisu toilet (di pantat) dengan kertas tisu muka (di wajah) saja.

Kertas tisu muka disebut kertas tisu muka karena memang hanya untuk pemakaian di wajah. Sedangkan kertas tisu toilet (gulungan) disebut kertas tisu toilet karena memang dibuat untuk kebutuhan buang air.

Keduanya dibuat dari bahan bubur kertas dan melalui proses desinfeksi, jika pada kertas tisu toilet tidak ada ditambahkan bahan lain, sedangkan pada kertas tisu muka ada ditambahkan Wet Strength Agent (bahan tahan basah), ini membuat kertas tisu muka tidak mudah hancur dalam air, jadi tidak cocok untuk dibuang ke dalam tempat buang air besar, juga ada ditambahkan dengan Softening Agent (bahan pelembut) dan Surface Active Agent (bahan pengaktif permukaan), serta abu kertasnya banyak.

Umumnya orang menganggap kalau mutu kertas tisu muka adalah lebih baik karena telah ditambahkan bahan-bahan tersebut dalam proses pembuatannya, dikarenakan biaya produksinya tinggi sudah tentu harga jual juga lebih mahal, namun kertas tisu muka Tidak Boleh dipergunakan sebagai kertas tisu toilet, terutama kaum wanita jangan sesekali mempergunakannya untuk membersihkan atau mengeringkan bagian bawah tubuh.

Semoga infonya bermanfaat…..

Sumber: BC dari teman