Spoiler Itu Apa, Sih?

no spoiler

Kemarin saya bikin review buku Carrie. Review tersebut diikutkan dalam Reading Challenge yang diadakan oleh MFF. Salah satu ketentuannya adalah ‘no spoiler.’ Saya tadinya nggak ngerti arti kata itu. Tapi, pede aja nulis review di detik-detik terakhir deadline. Masalah arti kata spoiler nanti saja dicari (baca: malas).

Pagi ini, dapat comment dari mba May di review tersebut. Katanya, di review saya ada spoilernya. Waduh masa iya, sih? Kayak orang kebakaran rambut (secara saya kan cewek, jadi nggak ada jenggot, ya kan?), saya carilah arti kata spoiler itu. Ini hasil pencariannya:

Spoiler adalah tulisan atau keterangan mengenai suatu cerita, yang membeberkan jalan cerita tersebut. Membaca beberan dari suatu cerita dapat menyebabkan berkurangnya kesenangan membaca cerita itu, karena kesenangan membaca sebuah cerita biasanya tergantung kepada dramatisasi atau ketegangan yang ditimbulkan oleh cerita tersebut. (Wikipedia)

Intinya spoiler itu menceritakan seluruh isi buku sampai habis (karena di sini review buku). Dan, menurut aturan resensi buku, menceritakan keseluruhan isi buku itu tidak boleh. Saya dapat artikel tentang resensi ini di lensabuku.com. Ini contohnya:

Yang perlu diingat, jangan spoiler (membocorkan ending buku). Sejatinya tugas kita memekarkan rasa penasaran pembaca. #ResensiBuku

Bukan sebaliknya, kita ‘menguliti’ buku hingga telanjang dalam #ResensiBuku kita. Kasihan penulis bukunya, dong. Hehehe. ~Haya Aliya.

Setelah mengerti saya langsung edit reviewnya. Untunglah ada komentar dari Mba May. Makasih ya Mba sudah mengingatkan. 🙂