Fiksimini

Mari berfiksi-mini. Kalau bisa nulis yang mini, kenapa harus nulis yang bertele-tele?

——————–

PENARI
“Berhentilah menari di kepalaku!” | “Tidak. Aku tak mau!” | “Tolonglah hentikan.” | “Aku tak akan berhenti sampai musik dalam hatimu juga berhenti.”
~081114

YANG SELALU ADA
“Aku sayang kamu. Aku cinta kamu. Aku selalu sms kamu dan telepon kamu. Tapi, kenapa kau malah memilih dia?” | “Karena kamu cuma ngomong doang. Kamu tak pernah ada di sisiku saat aku butuh seseorang.”
~081114

MOVE ON
Dulu namamu pernah menghiasi hatiku. Tapi kini tak lagi. Segala tentangmu sudah kuhapus dan kuganti dengan yang baru. Hatiku kembali baru.
~111114

MEMBACA
“Hai, lagi apa?” | “Lagi baca.” | “Baca apaan?” | “Membaca isi hatimu.” 😀 #eaaeaa
~181114

KEREN
Kamu bilang aku keren. Aku bilang kamu juga keren. Pada dasarnya kita memang keren. Ya sudah, terima saja kekerenan kita itu.
~271114

LELAH
Tolong bangunkan aku dari tidurku. Aku lelah dengan semua mimpi-mimpi ini.
~090715

MAKAN HATI
“Kenapa hati ayamnya nggak dimakan?” | “Soalnya aku sudah bosan. Tiap hari selalu makan hati.”
~130915

FOKUS
“Kamu itu belajarnya yang serius, dong! Dari tadi salah terus jawab pertanyaannya. Fokus, nak! Fokus!” | “Iya, Bu Guru. Saya sudah fokus, kok. Fokus sama abang ganteng yang duduk di barisan depan itu.”
~110416

Urgently Required.
Dibutuhkan segera: garam, kecap, penyedap rasa, dan sedikit gula, supaya badan ini terasa lebih enak.
~281116

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s