Bertemu Hantu

Malam itu… Bukan tengah malam beneran, sih. Tapi waktu itu hujan deras. Kilat menyambar-nyambar. Suara guntur bergemuruh. Cuacanya dingin.

Semua orang di rumah sudah tidur. Mungkin karena cuaca yang dingin, membuat mereka tidur dengan nyenyak. Aku keluar dari kamar untuk mengambil air minum. Entah kenapa tiba-tiba aku terbangun dan merasa haus.

Untuk mengambil air, aku melewati jendela dapur yang tak bertirai. Seperti ada magnet, kepalaku kutolehkan ke jendela yang menghadap ke belakang rumahku. Padahal, biasanya aku langsung ke meja makan untuk mengambil gelas. Tapi kali ini….

Dan saat itulah aku melihat sosok itu. Sosok bergaun putih panjang yang melambai-lambai. ‘Huhuhuhuhuhu….’ Suara itu… Antara suara angin atau suara sosok itu. Ditambah kilat yang tiba-tiba menyambar disusul dengan bunyi geledek. Blarr!! Sosok itu kembali melambai-lambai….

HANTUUU!!! 

Detik berikutnya lewatlah anjingku di depan jendela dapurku yang ukurannya besar itu. 

Tunggu dulu! Si Doggy nggak menggonggong. Itu artinya….

BUKAN HANTU TAPI JEMURAN!!

Ya, itu baju ibuku yang belum kering. Bajunya kebetulan warnanya putih dan digantung di plafon teras belakang. Angin membuatnya seolah melambai-lambai. Suasana gelap, membuatnya nampak seperti hantu. 

Huft… Efek kebanyakan nonton, Pemirsah! 😅

 

Advertisements

13 thoughts on “Bertemu Hantu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s