Dia Tidak Cantik Tapi Dia Punya Hati

Ada seorang sahabat, dia tidak cantik, anggota tubuhnya lengkap tapi dia tak sempurna – pertumbuhan rahangnya yang tak sempurna membuat wajahnya tampak aneh dan ada banyak kekurangan di sana-sini. Tapi, dia baik hati, menurutku. Dia juga pintar.

Suatu ketika dia bercerita bahwa dia baru saja melihat-lihat album foto. Dia merasa malu melihat fotonya sendiri di album foto itu. Lalu dia mengaitkannya dengan akun media sosialnya. “Aku malu pasang fotoku di medsos,” katanya. Jadi untuk menghiburnya kukatakan tidak apa-apa kalau tidak memasang foto diri sendiri di medsos karena aku juga begitu dan banyak orang lain juga begitu. Dia menambahkan, “Kalau fotoku dijadikan profile picture, rasanya merusak pemandangan saja. Kasihan orang-orang yang melihatnya. Bikin sakit mata.” Aku bingung mau bilang apa. Jadi kukatakan saja bahwa kalau pengambilan gambarnya tepat, bisa didapat foto yang bagus. Lalu kukatakan juga tentang aplikasi foto yang bisa didownload di hape.

Tapi… sahabatku hanya tersenyum. Dia diam sejenak. Agak lama. Akupun diam, tak tahu harus bagaimana menghiburnya. Kemudian dia berkata, “Mungkin di kehidupan sekarang aku tak punya wajah cantik dan fisik yang sempurna. Tapi aku bersyukur Tuhan memberiku hati. Dengan hati aku bisa jadi orang baik dan memanfaatkan otakku untuk orang banyak. Aku bersyukur bisa membantu orang lain. Aku tahu orang-orang kadang memandang rendah diriku yang seperti ini. Kadang aku juga merasa tak percaya diri. Tapi biarlah. Yang penting aku tidak jahat sama mereka.”

Sahabatku… dia tidak cantik, tapi dia punya hati yang baik. Terima kasih atas sharingmu, sahabat.

Advertisements

8 thoughts on “Dia Tidak Cantik Tapi Dia Punya Hati

  1. Dibalik kekurangannya itu ada hikmah yg besar. Dia bersyukur, paling tidak diakhirat nanti dia tidak dihisab karena dosa yg timbul akibat dipandangi yang bukan muhrim. Setidaknya dia bisa menjadi wanita yang menjaga malu. Selalu ada hikmah dibalik semuanya

  2. Yang penting masih bisa bersyukur… sebenarnya kalau kita mau berpikir dan melihat sedikit lebih dalam, selalu ada yang bisa kita syukuri ya. Cuma kadang-kadang memang kita buta dan yang dilihat selalu orang lain, walhasil jatuhnya mengeluh dan mengeluh. Doh, ini peringatan dan anjuran buat saya juga supaya selalu bersyukur, hehe. Terima kasih ya sudah berbagi cerita. Salam buat sahabatmu itu, sampaikan juga terima kasih saya karena sudah menginspirasi, haha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s