Prompt #126 – Pupus

Kamu pikir menolong itu harus selalu dengan uang atau menggunakan tenaga mengangkut barang atau ini-itu? Menolong orang tak harus dengan tenaga fisik ataupun uang. Banyak cara yang bisa kaulakukan jika ingin membantu atau menolong sesama, atau siapa saja. Contohnya yang kulakukan ini.

Cuaca panas. Orang-orang yang kutemui di jalan memasang tampang pare, wajah berkerut, ditekuk-tekuk, dan sudah pasti kalau dirasakan rasanya pahit. Sungguh tak enak dilihat. Karena itu, kuambil gitarku dan kupetik dawai-dawainya hingga menghasilkan alunan melodi yang memanjakan telinga.

Kepalaku kugoyang-goyangkan. Kakiku kuhentak-hentakkan mengikuti tempo irama. Aku bernyanyi. Aku memainkan gitar. Sungguh senang rasanya. Apalagi melihat senyuman yang merekah di wajah para pendengar sekaligus penonton konser kecil-kecilanku. Bahagia sekali rasanya.

Belum selesai satu lagu kunyanyikan, aku disela. “Dik, dik. Maaf. Di sini tidak boleh mengamen,” kata manajer restoran yang baru beberapa menit aku datangi.

Yah, pupus sudah harapanku untuk menolong orang-orang agar tersenyum…

Advertisements

3 thoughts on “Prompt #126 – Pupus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s