Ketika Aku Membenci

Ketika aku membenci
Ingin rasanya aku memaki
Ingin rasanya aku menyumpah mati
orang-orang yang telah menyakiti

Ketika aku membenci
Kuingin orang yang menyakiti itu
pergi jauh dari hidupku
Tak ingin lagi melihat wajahnya
Apalagi bertegur sapa

Benci yang teramat sangat itu
Lama-kelamaan berubah jadi dendam
Aku marah ketika tak sengaja bertemu muka
Aku kesal, sedih, dan ingin menangis
saat kuingat dia yang menyakiti

Tapi…. STOP!!!
Nasihat Guru hari ini membuka hati

Janganlah membenci apalagi mendendam
Lepaskan… Maafkan… Ikhlaskan…
Buka satu tanganmu dan tengadahkan
Ingat hal yang membuatmu benci
Pejamkan matamu, kepal tanganmu, dan berdoalah
Katakan kau memaafkan mereka
Doakan orang-orang yang kaubenci
Doakan orang-orang yang menyakitimu
Agar mereka bahagia, sukses, dan sehat
Doakan yang baik-baik untuk mereka
Setelah itu buka mata dan tanganmu
Tiup tanganmu
Visualisasikan kebencianmu sirna
Lalu berbahagialah

Terima kasih, Guru
Semoga aku tak lagi membenci
Semoga aku menjadi orang yang lebih baik
Semoga aku selalu mengingat ajaranmu
Semoga Guru sehat dan berbahagia selalu

Dan ketika aku membenci lagi
Semoga kudapat tersenyum walau dalam hati
Agar rasa benci segera pergi
Digantikan dengan rasa hepi

Advertisements

6 thoughts on “Ketika Aku Membenci

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s