[Review Buku] Winter People: Ketika yang Mati Bangkit Kembali

Jpeg
Foto: dokumen pribadi

Judul Buku: Winter People
Pengarang: Jennifer McMahon
Genre: suspense
Penerbit: Qanita
Tahun Terbit: 2015
Tebal: 448 hlm
ISBN: 978-602-1637-74-6

Review:
Benarkah orang mati bisa dibangkitkan kembali? Dengan sihirkah? Apa mantra-mantranya? Lalu… Kenapa harus membangkitkan orang mati? Apa gunanya?

Ya, itulah inti dari novel yang bertajuk Winter People: Ketika yang Mati Bangkit Kembali ini.

Ada beberapa tokoh utama di novel ini yang masing-masingnya mendapatkan bagian sudut pandang tersendiri. Misalnya tokoh Sara Harrison Shea dan Martin Shea dari tahun 1908. Lalu untuk masa sekarang ada tokoh Ruthie dan Katherine. Alurnya pun maju mundur: menceritakan kehidupan Sara dan keluarganya di masa lampau, lalu cerita Ruthie di masa sekarang. Memusingkan? Awalnya iya. Tapi semakin lama ceritanya semakin menarik dan bikin penasaran.

Sara yang hidup di masa lampau mempunyai Bibi yang mengasuhnya sejak bayi sepeninggal ibunya. Bibi yang sudah dianggapnya sebagai ibunya ini mempunyai keahlian dalam pengobatan dan berburu. Tetapi warga kota West Hall, kota terpencil tempat Sara tinggal, menganggap Bibinya penyihir. Beberapa orang bahkan ingin menyingkirkannya dari kota.

Suatu ketika, seorang gadis kecil di kota West Hall meninggal. Orangtua anak itu terlihat sangat tersiksa. Dari situlah Bibi Sara menceritakan tentang sleeper, orang mati yang bangkit kembali. Awalnya Sara tidak percaya. Namun beberapa waktu kemudian ia melihatnya, gadis kecil yang meninggal itu bangkit. Sara yang masih kecil menganggap hal itu sangat aneh dan tidak bisa dipercaya. Untuk apa orangtua si gadis kecil menghidupkan kembali anaknya? Bukankah itu menakutkan?

Bibi Sara seperti tahu apa yang ada di pikiran Sara kecil. Iapun menuliskan sebuah catatan rahasia tentang sleeper dan menyembunyikannya di suatu tempat untuk ditemukan oleh Sara. Bibi mengatakan bahwa catatan itu suatu saat akan diperlukan oleh Sara.

Di masa sekarang, Ruthie yang tinggal di pelosok West Hall dekat bukit Devil’s Hand baru saja lulus sekolah. Ia ingin sekali meninggalkan kotanya yang sekarang karena banyak sekali kejadian aneh. Namun sebelum niatnya terlaksana, tiba-tiba Ruthie mendapati ibunya hilang. Ruthie dan adiknya, Fawn, akhirnya mencari petunjuk tentang hilangnya sang ibu. Tak disangka mereka menemukan ruang-ruang rahasia dan beberapa barang aneh di rumah mereka.

Pencarian Ruthie dan adiknya menuntun mereka ke dalam misteri adanya sleeper yang selama ini menghantui warga kota West Hall. Di sisi lain, Sara yang telah dewasa dan berkeluarga dari masa lalu juga menghadapi hal-hal yang berkaitan dengan sleeper. Pengalaman-pengalaman Sara yang berkaitan dengan sleeper itu dituliskannya dalam buku harian yang nantinya akan diperebutkan dan diperdebatkan oleh orang-orang zaman sekarang.

Dan… misteri tentang sleeper ini terjawab di akhir buku. Nggak ketebak jalan ceritanya di awal-awal. Benar-benar bikin penasaran! Buku ini saya beri rating 4,8 dari skala 5. Lo yang suka cerita misteri wajib baca buku ini!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s