Makna Bunyi Klakson Ala Gue

P_20160409_134054_MT_1

Macet.. cet… macet… eh, ada kendaraan di depan yang tiba-tiba berhenti. Ngeselin? Kalau iya, langsung aja bunyiin klakson biar tahu kalau kelakuannya itu membahayakan.
Mau nyalip kendaraan yang di depan? Kasih tanda lampu sein dulu, ya, biar yang di belakang tahu mau dibawa ke mana hubungan kita – kita mau ke arah mana. Buat kendaraan yang di depan ya klaksonin aja biar minggir sedikit.
Tiba di tikungan jalan? Bunyiin klakson supaya lebih aman. Bunyiin klakson di sini berguna untuk menghindari tabrakan seandainya ada kendaraan yang nyelonong lewat dari arah yang tak terlihat di tikungan itu.

Lha, terus apa makna bunyi klaksonnya? Begini… Menurut Kamus Ala Gue, ada bermacam-macam jenis bunyi klakson di jalan raya dengan maknanya masing-masing. Hayuuk disimak….

1. Klaksonnya cuma sekali trus bunyinya kecil kayak tikus kejepit.
Kayak tikus kejepit? Iya! Pernah kan denger ada yang bunyiin klakson seperti hidup segam mati tak mau, kayak nggak rela gitu. Bunyinya pret! pret! Maknanya biasanya sebagai tanda agar kendaraan yang di depan minggir. Jika diukur pakai skala, ini termasuk peringatan tingkat rendah. Masih cincai-lah kalau yang di depan nggak minggir.
Kalau kendaraannya bisa ngomong, begini nih yang dia bilang sebagai makna dari klakson sekali dengan bunyi seadanya: “Mbak… Mas… Minggir dikit dong, gue mau lewat.”

2. Klakson sekali tapi bunyinya gede segede gajah.
Kalau yang ini artinya pemberitahuan untuk kendaraan yang di depan supaya minggir dengan skala agak tinggi. Ya misalnya sudah diklakson dengan bunyi kecil tapi yang di depan masih nggak mau minggir ya klaksonin dengan bunyi yang lebih gede, dong! Lain ceritanya kalau lagi jalan di dekat tikungan. Maknanya untuk memberitahu kendaraan yang bakal lewat di tikungan itu agar berhati-hati.
Kalau kendaraannya bisa ngomong, mungkin dia akan bilang gini: “Hoi! Awas, gue mau lewat! Minggir!”

3. Klakson berkali-kali dengan bunyi nyaring garing segaring kerupuk.
Ini artinya peringatan keras buat kendaraan yang di depan. Biasanya kalau kendaraan yang di depan bandel nggak mau minggir, atau pas di perempatan jalan kendaraan tersebut nampaknya mau nyelonong. Biar dia tahu kita mau lewat duluan, ya bunyiinlah klakson sampai beberapa kali supaya dia berhenti. Skala yang ini tinggi. Urgent banget biasanya kalau sampai bunyiin klakson sampai berkali-kali.
Kalau kendaraannya bisa ngomong, dia bakal bilang: “Minggir! Minggir! Minggir! Gue mau lewat duluan! Lu semua jangan halangi gue!!”

4. Klaksonnya ditekan sampai keluar bunyi yang panjang sepanjang jalan kenangan yang bikin susah move on.
Nah, yang ini artinya si pembunyi klakson lagi marah, bete, kesal, dan naik darah gara-gara…. Hmmm… Biasanya gara-gara kendaraan di depan semaunya dewe. Contoh nih, di perempatan jalan yang ada lampu merahnya ada kendaraan yang melintas padahal itu bukan gilirannya dia yang jalan. Apalagi sampai ngebut dan nggak lihat-lihat lagi kalau ada kendaraan lain yang mau lewat. Jika dihitung pakai skala, ini skalanya sangat tinggi. Bisa dibilang yang bunyiin klakson seperti ini kesalnya tingkat dewa, deh!
Kalau kendaraannya bisa ngomong, mungkin dia bakal bilang begini: “Dasar, ya, ente semua kagak tau aturan! Main nyelonong aja! Minggir oi minggir!!”

Selain bunyiin klakson di jalan raya, jalan kecil, sepanjang jalan kenangan atau jalan apapun, ada juga yang bunyiin klakson di tempat tertentu. Contohnya di depan rumah.
Ya jelas ini tandanya lagi manggil yang di dalam rumah. ‘Anyeonghaseo, ada gue nih di sini! Hola halo, buka pintunya, dong!” Atau bisa juga maknanya begini: “Halloooo… yang di dalam cepat sedikit, dong! Kita sudah telat, nih!”

Trus kalau ada bunyi klakson di bengkel? Mungkin dia lelah…. Eh, salah. Mungkin lagi ngetes klaksonnya, ada yang rusak kali ya. Atau… ya iseng aja. (?) Dan yang terakhir jika kendaraan yang berlawanan arah bunyiin klakson tapi bukan karena kita menghalangi jalannya atau dia mau nyalip dsb. Bisa jadi yang mengendarai kendaraan itu adalah teman kita. Dia ngasih tanda klakson ke kita sebagai sapaan. “Hai, ketemu di sini, deh!” Mungkin begitu katanya ya.

Nah, sekian makna bunyi klakson ala gue. Kalau kamu, biasanya gimana bunyiin klaksonnya dan apa artinya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s