5 Hal yang Menyebalkan Saat Bermotor

Yang namanya di jalan tuh ya, pasti ada suka-dukanya. Apalagi kalau bawa kendaraan sendiri. Yang jalan kaki aja pasti ada suka-dukanya, apalagi yang berkendaraan ya. Walaupun saya bawa kendaraannya baru seumur jagung -bisa dibilang pengalaman saya pun juga masih sedikit- tapi saya pengen berbagi apa saja pengalaman yang nyebelin saat bermotor. Ini dia:

1. Macet
Ini hal nomor satu yang paling menyebalkan. Siapapun pasti setuju yang namanya macet itu bikin geregetan. Apalagi kalau yang di belakang pake bunyiin klakson, duh tambah kesal pasti ya.

Solusinya:
Kalau ketemu macet ya sabar saja. Ikutan bunyiin klakson padahal macetnya sangat panjang kayaknya bukan solusi yang tepat. Bikin bising dan macetnya juga tetep nggak berkurang, toh?

Nah, trus yang namanya motor kan bisa nyalip sana-sini. Yang perlu diperhatikan adalah berhati-hati saat nyalip kendaraan lain. Jangan sampai pas lagi nyalip, taunya ada motor lain yang juga lagi nyalip. Tabrakan, deh!

Perhatikan juga kalau nyalip dari pinggir badan jalan, kalau ada got/parit, sebaiknya nggak usah nyalip dari pinggir. Kalau kecemplung ke got gimana? Malu banget pasti ya. Ini salah satu pengalaman saya, pas macet nyalip dari pinggir yang ada gotnya. Dengan pedenya saya ikut-ikutan motor di depan ambil jalan pinggir. Ternyata kaki saya nggak bisa menapak ke jalan karena itu sudah terlalu pinggir, sedangkan di kanan ada mobil yang jaraknya mepet banget. Untung aja masih bisa jaga keseimbangan walaupun udah oleng dikit. Coba kalau nyemplung, pasti diketawain orang, ya.

2. Hujan
Sebagai warga daerah yang sering dikunjungi asap, seharusnya saya bersyukur saat hujan turun. Tapi kadang pas lagi berkendaraan, hujan bisa bikin nyebelin karena di beberapa tempat ada genangan air yang lumayan lebar. Selain itu ketemu lagi yang namanya macet.

Solusinya:
Bawa jas hujan setiap kali berkendaraan. Ya, mau tak mau sih, daripada basah dan masuk angin. Trus, teman saya juga kasih masukan: kalau hujan sebaiknya pakai sandal jepit saja. Soalnya kalau pakai sepatu, ntar sepatunya basah, lembab, dan jadi cepat rusak. Selain itu, tetap hati-hati saat berkendaraan karena biasanya jalan jadi licin. Lalu, kalau ketemu genangan air yang lumayan besar, usahakan motor tetap berjalan pelan dan jangan sampai berhenti di tengah genangan karena takutnya motornya mogok.

Satu lagi solusi dari ayah saya. Beliau bilang, setiap kali melewati jalan yang berlubang, hapalkan di mana letak lubang itu. Siapa tau pas lewat di sana saat hujan dan ada genangan air yang lebar, kita jadi hapal di mana letak lubang sehingga bisa menghindarinya.

3. Kendaraan di Depan Buang Sampah Sembarangan
Kalau orang di kendaraan di depan kita buang botol sembarangan tuh nyebelin banget. Bahaya kan kalau kendaraan di belakangnya tidak waspada. Kata ayah saya, kalau motor terinjak botol yang menggelinding di jalan, motornya bisa oleng. Kan bahaya, tuh!

Solusinya:
Well, saya pikir nggak mungkin ya nyuruh si pemilik kendaraan di depan kita itu untuk stop dan marahin dia karena sudah buang sampah sembarangan. Secara, namanya lagi di jalan kan ya. Satu-satunya cara adalah waspada dan sadar setiap saat. Trus karena orang yang buang sampah sembarangan tuh nyebelin, mulailah dari diri kita sendiri untuk tidak melakukannya.

Saya pernah lihat orang yang patut dicontoh di jalan. Waktu itu, ada dua orang mahasiswa lagi boncengan di depan saya. Saya tau mereka mahasiswa karena jaket yang mereka pakai ada tulisan universitasnya. Di atas motor, mahasiswa yang di belakang menggenggam botol minuman. Saya pikir, pasti botol minuman itu bakal dilempar ke jalan. Tapi ternyata tidak saudara-saudara! Saat motor mereka hampir melewati bak sampah, mereka menepikan motornya dan melempar botolnya ke bak sampah itu! Hebat! Baru kali ini saya lihat ada orang yang rela menepikan kendaraannya untuk buang sampah pada tempatnya! Ternyata, masih ada orang-orang hebat yang patut dicontoh, ya.

4. Kendaraan yang Jalannya Melawan Arus
Entah kenapa ya kok di jalan banyak sekali motor-motor yang jalannya suka sembarangan, bukan jalurnya malah diambilnya. Beberapa mobil ada juga yang seperti itu. Okelah Anda mau cepat, tapi mengambil jalur orang tuh sangat mengganggu sekali. Apalagi kalau ambil jalurnya nggak tanggung-tanggung, sampai separuh jalan! Kan bisa terjadi kecelakaan, tuh!

Yang lebih nyebelin kalau si pemilik kendaraan yang melawan arus itu marah-marah karena merasa kita menghalangi jalannya dia. Padahal seharusnya yang benar yang marah. Tapi ini malah yang salah yang marah. Dunia sudah terbalik kali ya.

Solusinya:
Saat berkendaraan, dari jauh pasti kita sudah melihat ada kendaraan yang jalannya ngambil jalur kita alias ngelawan arus. Jadi kita jangan malah ‘nantang’ mereka. Usahakan menghindar supaya tidak terjadi kecelakaan. Kalau ketemu sama pengendara yang nyebelin sampai mereka marah-marah, ya biarin aja. Tinggalin. Kecuali mereka melakukan pengrusakan pada kendaraan kita atau melakukan tindak kekerasan, barulah kita melaporkannya pada pihak yang berwajib. Kalau cuma marah-marah, lebih baik tinggalkan saja. Ngapain juga capek-capek meladeni orang stress. Ingat aja pepatah: “anjing menggonggong kafilah berlalu.” Biarin situ menggonggong, gue mah gak peduli sama lu! πŸ˜€

5. Bau-bauan dari Kendaraan yang di Depan
Maksudnya apa? Itu lho, bau-bauan seperti asap rokok dan asap knalpot. Saya kadang heran kok ada ya orang yang bisa bawa motor sambil merokok. Apa nggak takut jatuh, tuh? Mungkin mereka sudah pro ya bawa motornya. Trus kalau ada motor atau mobil yang knalpotnya berasap. Itu sangat menyebalkan sekali! Apalagi yang asapnya hitam trus pas mereka ngebut terdengarlah bunyi yang sangat bising. Ya ampun, geleng-geleng kepala banget, deh!

Solusinya:
Kalau saya maunya cepat-cepat menyalip kendaraan seperti ini, biar jangan sampai terus berada di belakang mereka. Polusinya itu, lho, mana tahan! Selain itu, usahakan pas bermotor tuh pakai masker. Jadi segala bau-bauan tidak begitu tercium. Pakai masker saat bermotor juga bisa menghindarkan kita dari polusi udara.

Itu dia 5 hal paling menyebalkan yang saya temui saat bermotor. Intinya saat berkendaraan apapun adalah waspada dan hati-hati. Kalau kata ibu saya, “lebih baik mengalah daripada nantinya masuk rumah sakit.”
Hal yang menyebalkan beserta solusinya ini juga sebagai pengingat bagi saya saat berkendaraan nanti.

Mungkin ada di antara teman-teman yang ingin menambahkan atau memberi saran? Mari silakan tuliskan di kolom komentar. πŸ™‚

Advertisements

14 thoughts on “5 Hal yang Menyebalkan Saat Bermotor

  1. Ada lagi ni mba, pengendara motor yang suka buang ludah sembarangan. Kalau ludahnya langsung jatuh ke jalan si engga apa-apa. Malesinnya ludahnya “ditiup sama angin” trus bisa kena orang yang di belakangnya. Menjijikkan sekaligus menyebalkan 😐

  2. Untuk kota sebesar Jakarta, kayaknya semua di atas itu berlipat ganda beberapa puluh kali ya Mbak :hehe. Setuju sih, intinya sabar tapi tidak bodoh, menghindar di saat yang tepat dan kalau sudah tahu salah ya jangan dilakukan. Tapi selama belum ada moda transportasi massal yang aman dan nyaman, kita masih akan berkutat di dinamika dunia permotoran seperti ini, jadi bersabarlah :haha.

  3. Kalau saya sebel sama pengendara motor yang selalu klakson pengendara motor depannya padahal jelas-jelas masih lampu merah!!! Oia sama pengendara motor yang tahu-tahu nyalip kiri dan kanan nggak liat spion. Kayaknya spion cuman pajangan doangan. Kalau nggak punya spion minimal tengok-tengok gitu. Bikin kagok. πŸ˜€

    1. Kalo yg sering klakson itu mungkin tangannya gatal. Kalo yg suka nyalip ngga liat kanan-kiri, mungkin lagi sakit leher ya. Jadinya susah banget buat noleh. πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s