#FFRabu – Tuan Putri

“Biiiii!!! Mana sepatuku??”

“Eh… Ini, Jeng…”

“Bawakan tasku! Berat banget itu!”

“Baik, Jeng.”

“Kok kamu kayak siput?? Bisa nggak jalannya cepat sedikit?? Sudah telat, tau!!”

“Iya, Jeng. Maaf…”

* * *

Aku memandang kerumunan orang berpakaian hitam dari jauh. Ibuku ada di sana. Diam, membisu.

“Bu… Sekarang Ibu tak perlu lagi berlari-lari mencari sepatu atau membawakan tas yang berat. Dan… Ibu tak perlu lagi mendengarkan perintah, suruhan, ataupun makian darinya,” batinku sambil menimang-nimang botol obat tidur yang sudah kosong.

Seseorang di kerumunan itu menangis tersedu-sedu, “Tuan Putri… Mengapa kau begitu cepat meninggalkan kami?? Kenapa kau menenggak habis sebotol obat tidur itu??”

Advertisements

8 thoughts on “#FFRabu – Tuan Putri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s