Keanggotaan Himpunan Mahasiswa

Masa orientasi dan pengenalan kampus pada mahasiswa baru telah usai. Untuk mengakrabkan para mahasiswa baru dengan kakak-kakak tingkatnya, para mahasiswa senior Universi-Tas Produk Dalam Negeri, Fa(i)kul-Tas Yang Dijamin Enteng Nggak Berat-berat Amat, Jurusan Terminal Baswei Di Mana Saja Berada, mengadakan acara malam keakraban (MaKrab). Salah satu agenda kegiatan dalam MaKrab tersebut adalah menjaring anggota baru himpunan mahasiswa.

“Adik-adik yang terkasih, di jurusan kita ada yang namanya Himpunan Mahasiswa. Semua mahasiswa baru diwajibkan menjadi anggota Himpunan ini!” kata salah satu senior.

“Oooo…,” kata mahasiswa baru, serempak.

“Ada beberapa seksi atau bidang dalam Himpunan Mahasiswa, yaitu Seksi Olahraga, Seksi Kesenian, Seksi Kesejahteraan Anggota, Seksi Humas, dan Seksi Pendidikan,” lanjutnya.

Setelah menerangkan tugas masing-masing seksi, para mahasiswa baru dipanggil satu per satu untuk memilih seksi apa yang diminati dalam Himpunan Mahasiswa tersebut. Mahasiswa laki-laki banyak yang memilih Seksi Olahraga, sedangkan yang perempuannya cenderung memilih Seksi Kesenian. Lalu tibalah sang kakak tingkat memanggil mahasiswa terakhir asal Asalan.

“Kamu!” panggil mahasiswa senior pada adik tingkat yang tidak ia ketahui namanya karena si junior itu tidak memakai name tag.

“Saya?” tanya si junior sambil menunjuk hidungnya.

“Iya, kamu!” seru si kakak tingkat.

“Oh… Kenapa, Kak?” tanya mahasiswa junior dengan lugunya.

“Ya ampun! Kita kan sedang membahas keanggotaan Himpunan Mahasiswa. Kamu mau pilih seksi apa??” tanya kakak tinggat tak sabaran.

“Ehm! Sebenarnya saya nggak tertarik masuk ke salah satu seksi di Himpunan,” kata mahasiswa junior.

“Lho, kenapa? Ini wajib, lho! Ini mempengaruhi penilaian kuliahmu. Kalau kamu nggak pernah ikut organisasi kampus, kamu nggak bakalan bisa wisuda!”

“Iya, kak. Tapi… Saya pikir seksi-seksi dalam Himpunan itu tidak menarik, kak…”

“Hah? Tidak menarik bagaimana? Kamu ini aneh-aneh saja! Cepat pilih salah satu seksi!”

“Eerrrr… Boleh nggak kalau seksinya ditambah satu lagi?”

“Apa?? Seksi apa yang kira-kira kurang menurutmu?”

“Seksi sekali, itu mewakili gue banget, lho, Kak!” jawab si mahasiswa junior dengan polosnya sambil berlenggak-lenggok.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s