#FFRabu – Sepasang Mata

Malam ini aku sendirian di rumah baruku. Kedua orangtuaku sedang berangkat ke luar kota. Sedangkan saudara aku tak punya. Sepi. Listrik padam pula. Aku menyalakan beberapa lilin di ruang tamu. Saat aku membawa sebatang lilin yang akan kuletakkan di kamarku tiba-tiba terdengar suara. Kresek! Kresek!

‘Apa itu? Apakah ada maling?’ batinku. Aku segera mengambil senterku dan berjalan ke arah datangnya suara di belakang rumahku.

“Siapa itu?” teriakku sambil mengarahkan senterku ke sekeliling. Cahaya senterku menangkap sesuatu. Sepasang mata berkilauan menatap tajam ke arahku. “Aaagggh!!” teriakku.

Kresek! Kresek! Kresek! Kuk-kuk! Kuk-kuk! Dan benda itupun terbang ke angkasa. “Sial! Rupanya burung hantu!”

Advertisements

5 thoughts on “#FFRabu – Sepasang Mata

  1. kangen fiksi-fiksi singkat dengan twist yang menggelitik dari Grant nih. Lama gak mampir soalnya. Hihihi. Tadi kirain babi ngepet yang kesenengan nemu lilin 😛

  2. Burung hantu memang matanya besar dan menyeramkan ya Mbak. Kucing dan anjing juga, apalagi kalau matanya kena sinar, jadi seram banget :hehe. Cerita yang bagus, saya malah ngiranya setan atau maling :haha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s