Selera Tinggi Itu Perlu!

Hai, hai, apa kabar semuanya? Masih dalam suasana Lebaran ya. Selamat Hari Raya Idul Fitri buat teman-teman yang merayakan. Selamat menikmati liburan buat yang nggak merayakan.

Dalam suasana seperti ini, biasanya ada acara kumpul keluarga. Ya, nggak selalu di hari raya ya kalau mau kumpul keluarga, hari lain pun bisa. Tapi umumnya kalau ada hari raya kayak gini semua pasti pada ngumpul. Dan kumpul-kumpul keluarga ini biasanya ditakuti oleh para jomblowan dan jomblowati. Eaaa, takut ditanya “kapan nyusul?” *nyusul ke mana, sih, ya? Tolong diperjelas! :D* Trus pertanyaan seperti “Kapan merid?, Kapan nikah?, Mana gandengannya?, Mana pacarnya?” menjadi pertanyaan yang seperti jarum yang menusuk dan bikin sakit jantung, sesak napas, gangguan kehamilan, impotensi, dan jika sakit berlanjut hubungi petugas pemakaman. *ups, bukan iklan yang itu, ya. Sori lebay! πŸ˜€

photo: Cita Cinta Magazine
photo: FB Cita Cinta Magazine

Kenapa saya nulis ini? Ya iyalah soalnya saya juga dapat pertanyaan gitu saat kumpul sama keluarga. Untungnya saya masih bertahan hidup sampai sekarang. Kalo nggak, nggak mungkin nulis inilah ya. Oke, fokus ke pokok permasalahan.

Masalahnya itu, kalau sudah ditanya dengan pertanyaan seperti di atas, pasti ada lanjutannya. Ini pertanyaan kok kayak film berseri aja, sih. Selalu ada sambungannya. To be continue melulu. Apa itu? Ini dia lanjutan dari pertanyaan di atas:
“Sudah, deh, kamu nggak usah banyak milih.”
“Kamu ini pasti seleranya tinggi banget, ya.”
“Temanmu, kan, banyak. Masa sih salah satu nggak ada yang nyantol? Dipilih, kek, salah satunya!”
“Sampai kapan kamu mau milih-milih? Kalau cocok langsung aja!”
“Jangan kebanyakan mikir! Begitu ada, langsung jadi aja!”

Well… Well… Well… Ulala! Dan masih ada rentetan pernyataan plus pertanyaan lainnya yang bikin pengen ngabisin semua makanan yang dihidangkan trus cepat-cepat pulang.

Nggak salah sih nanya kayak gitu. Namanya perhatian sama kesehatan si jomblo yang ditanya. Biar kalau sakit jantungnya kumat, langsung aja dibawa ke rumah sakit mumpung semua keluarga ngumpul. Iya, nggak?

Nah, yang menyedihkan itu pernyataan “langsung saja nggak usah milih-milih!” Itu!

Menurut saya, kalau mau cari pasangan ya harus milih-milih dong! Masa asal ambil saja, begitu ada yang suka langsung oke naik ke pelaminan. Helloowww! Hari gini perlu proses panjang untuk mengenal seseorang, lho! Memangnya mau nikah cuma beberapa bulan trus cerai karena ‘(ternyata) tidak cocok’? Nggak, kan? Lagian, biaya cerai itu mahal, bok! Dan prosesnya panjang. Harus sidang ini-itu, periksa ini-itu, nunggu hasil, dan sebagainya. Huufft, capek…

Kalau saya, sih, biarin aja dapat jodohnya agak lama yang penting sreg di hati. Nggak perlu buru-buru dan asal jadi. Hari gini tuh banyak yang harus dipikirin. Daripada nanti setelah merid kehidupan bukannya hepi tapi malah jadi runyam, mendingan single tapi hepi.

Bagi saya, biarin saja dibilangin: “Ish! Lu high class banget!”
Mendingan high class daripada nggak ada class nya. High class itu ciri dari ‘ku tau apa yang ku mau!’ Bukan asal sabet, sama siapa saja yang mau langsung ayook!

High class itu perlu karena kita harus tahu kriteria seperti apa yang kita mau. Buat cewek-cewek, saya minjem quotes dari Coco Chanel yang bunyinya begini: “A girl must be two things: Classy and Fabulous!” Jadi cewek tuh harus berkelas dikit! Kamu harus tau apa yang kamu mau, jangan nurut aja. Kalau ada yang nggak sesuai sama hatimu, mesti berani bilang, dong! *oke, ini juga pelajaran buat saya, sebagai pengingat buat diri sendiri.*

foto: dok.pribadi
foto: dok.pribadi

Pada akhirnya, memang nggak ada manusia yang sempurna. Tapi, kita juga harus pintar-pintar milih yang terlihat sempurna di mata kita di balik ketidak-sempurnaannya dia. Mending sabar-sabar dan pilih-pilih mana yang cocok daripada nanti menyesal karena salah pilih.

Udah, ah, segitu aja. Galau jantungnya sudah mereda. Nanti kalau ada lagi yang mau diomongin, bakal dibuat part two-nya.

Teman-teman ada yang mau berbagi tentang masalah ini? Mari silakan komentarnya. Dan terima kasih atas perhatiannya. πŸ™‚

Advertisements

10 thoughts on “Selera Tinggi Itu Perlu!

  1. Memang saat kumpul keluarga ada beberapa pertanyaan yang menusuk.. T,T Bikin pengen cepat2 pulang..

    Yap. Benar.. Emang harus milih-milih dulu.. sip.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s