Ceritera Juli #12: Cermin Ajaib

sumber gambar: http://www.kampungfiksi.com

Hari ini, kamu pulang dengan wajah kuyu tak bersemangat. Saat kau masuk ke rumah, ibumu berteriak dari dapur, “Ada kiriman untukmu. Ibu letakkan di atas meja belajarmu.”

“Kiriman apa, Bu? Aku tak merasa belanja sesuatu di toko online,” katamu.

“Entahlah. Mungkin hadiah untukmu,” jawab ibumu.

Kau segera masuk ke kamarmu. Di meja belajarmu ada sebuah kotak berlapis kertas cokelat. Di kertas pembungkusnya tertera nama dan alamatmu. Tak ada nama pengirimnya.

Kamu segera membuka bungkusan yang membuatmu penasaran itu. Isinya sebuah kotak kecil bertuliskan hadiah. Kau buka kotak itu dan mendapati sebuah cermin. Pada kartu yang terselip di dalam kotaknya tertulis, “Lihatlah, dan saksikan masa depanmu.”

Kau mengira-ngira siapa yang mengirimkan hadiah itu. Lalu ingatanmu melayang pada kejadian tadi pagi. Saat kau hendak menyeberang jalan menuju sekolahmu, ada seorang nenek berdiri di pinggir jalan. Ia nampak bingung. Lalu, kau menghampiri beliau dan bertanya, “Apakah nenek mau menyeberang?” Nenek itu mengangguk. Lalu, kau dan nenek itu bersama-sama menyeberangi jalan.

Sesampainya di seberang jalan, nenek itu mengucapkan terima kasih padamu. “Terima kasih anak manis. Sudah lama aku menunggu di seberang sana, tapi tak seorang pun mau membantuku. Hanya kau yang datang menghampiriku. Kau pantas menerima hadiah.”

“Ah, aku hanya membantu saja, tidak mengharapkan apa-apa, Nek,” katamu. Lalu kau pamit pada nenek itu dan segera menuju ke sekolahmu.

Hari ini, kau jadi bulan-bulanan lagi di sekolahmu gara-gara kau berkacamata, berambut keriting, berkawat gigi dan tubuhmu agak berisi. Teman-temanmu tak henti-hentinya mengolok-olokmu. “Hei gendut!”, “Halo gigi borgol!”, “Payah sekali si keriting ini!” Begitulah olok-olok dari teman-temanmu. Kau hanya bisa diam saja. Tak berani membalas mereka. Karena jika kau membalas, mereka akan semakin mengolok-olokmu.

Kamu kembali melihat hadiah aneh di tanganmu. ‘Mungkinkah cermin ini hadiah dari nenek yang tadi pagi?’ pikirmu. ‘Tapi, bagaimana mungkin beliau tahu nama dan alamatku?’ Kau sangat bingung. Sekali lagi kau melihat kartu kecil yang ada dalam kotak. “Lihatlah dan saksikan masa depanmu.”

Kau mengambil cermin itu dan melihat apa yang ada di dalamnya. Awalnya kau melihat pantulan dirimu: wajahmu yang bulat, kacamatamu, gigimu yang berkawat, dan rambutmu yang keriting, lalu semuanya berangsur-angsur menjadi kabur. Kau terkejut saat melihat sesuatu sesudahnya. Ada seorang wanita cantik berambut lurus dan berbadan langsing. Kulitnya putih dan giginya rapi. Ia naik mobil Mercedes Benz seri terbaru berwarna merah. Ia masuk ke sebuah gedung pencakar langit. Saat ia masuk ke dalam gedung itu, semua orang yang melihatnya membungkukkan badan memberi hormat.

‘Siapakah wanita itu?’ tanyamu dalam hati. ‘Apakah itu aku di masa depan?’

“Diana! Ayo segera makan! Ini sudah siang!” Tiba-tiba ibumu berteriak memanggilmu. Kau segera keluar dari kamar dan berjalan menuju ruang makan. Ibumu sudah menunggumu di sana.

“Apa yang membuatmu lama di kamar?” tanya ibumu.

Lalu kau menceritakan semua kejadian yang kau alami barusan. Juga tentang kebingunganmu saat melihat apa yang ada dalam cermin.

“Diana, saat kau besar nanti, kau bisa menjadi apa saja yang kau mau. Apa yang kau lihat tadi itu bisa menjadi kenyataan. Tapi jangan terbuai dengan ramalan-ramalan masa depan seperti itu. Yang harus kaulakukan adalah belajar dengan giat. Berusahalah mewujudkan cita-citamu. Jangan pedulikan olok-olokan teman-temanmu. Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Jika kau sukses di masa yang akan datang, janganlah menjadi sombong. Biarlah orang-orang yang menyakitimu mendapatkan karmanya. Tetaplah menjadi orang yang baik.”

Setelah mendengar nasihat ibumu, kau merasa lega. Dalam hatimu kau bertekad untuk benar-benar mewujudkan apa yang kau lihat dalam cermin tadi – menjadi seorang wanita karir cantik yang sukses.

* * *

Fiksi ini diikutkan dalam event Ceritera Juli #12 oleh Kampung Fiksi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s