Telur Berdiri di Hari Bakcang

Hai hola halo! Apa kabar semuanya di hari Sabtu ini, terutama buat para jomblowers dan singelmania? Moga aja wikennya hepi ya… πŸ˜€

Eh, tau nggak hari ini hari bakcang? Teman-teman Tionghoa hari ini merayakan hari bakcang. Tapi, nggak semua orang Tionghoa ngerayain ya karena perayaan ini adalah tradisi leluhur. Saya sendiri nggak ngerayain, nggak buat bakcangnya, dan nggak beli juga. Lho, kok? Iya karena kami memang nggak ngerayain.

Kenapa ada hari bakcang? Menurut Om Wiki, sejarahnya itu gini lho. Dahulu kala di Cina ada seorang menteri bernama Qu Yuan. Ia adalah pejabat yang setia pada negara. Namun sayangnya ada keluarga raja yang tidak senang padanya dan mengakibatkan ia diusir dari ibukota negara. Ia merasa sedih lalu bunuh diri dengan melompat ke Sungai Miluo. Menurut legenda, ia melompat pada tanggal 5 bulan 5.

Rakyat yang sedih lalu mencari jenazah sang menteri di sungai. Mereka melemparkan nasi dan makanan ke dalam sungai dengan maksud agar ikan dan udang tidak mengganggu jenazah sang menteri. Kemudian untuk menghindari makanan tersebut dari naga maka penduduk membungkusnya dengan daun yang sekarang dikenal sebagai bakcang. Para nelayan yang mencari jenazah sang menteri akhirnya menjadi cikal-bakal dari perlombaan perahu naga setiap tahunnya. Karena itulah di perayan hari bakcang atau Duan Wu Jie atau festival Peh Cun, akan ada perlombaan perahu naga.

Nah, yang mau saya bahas sesungguhnya bukan festival bakcangnya. Tapi, ada fenomena lain yang ‘katanya’ terjadi cuma di hari bakcang. Fenomena itu adalah ‘telur berdiri.’ Di BBM, teman-teman rata-rata pasang status ‘berhasil’ membuat telur berdiri. Apa sih ya istilahnya, kalau orang Palembang bilang ‘telurnya bisa tegak.’

image
Status BBM teman

Alhasil, ikut-ikutanlah saya berdiriin si telur. Saya ambil telur ayam dari kulkas trus diletakin di lantai. Ada 2 telur yang berhasil berdiri dari 6 telur yang saya ambil. Ya, nggak semuanya bisa berdiri. Atau sayanya aja yang nggak sabaran ya.

image

Biarpun cuma 2 telur yang bisa berdiri, senangnya minta ampun. Maklumlah soalnya nggak pernah nyobain yang beginian sebelumnya. Biasanya cuma lihat teman ganti PP di BBnya lalu ya sudah, dilihat aja tanpa banyak komentar. Ternyata seru juga nyobain berdiriin telur. Tuh lihat aja di gambar, telurnya keringetan kan. Iya, itu si telur dipaksa berdiri, sih. Jadinya dia gugup sampe keringetan gitu. πŸ˜€

Kalau kata teman saya, sebenarnya di hari lain pun bisa kok berdiriin telur. Nggak mesti di hari bakcang. Cuma ya karena ada perayaan bakcang, sekalian aja dihebohin dengan berdiriin telur. Trus saya tanya teman saya apakah ada penjelasan logis kenapa telur bisa berdiri di hari bacang. Dijawabnya, menurut yang dia baca dari internet, saat itu bumi, matahari dan bulan berada dalam satu garis sehingga gravitasinya kecil. Yang penasaran kenapa, tanya langsung aja sama Mbah Google ya.

Biarpun nggak ngerayain hari bakcang, ikut-ikutan seru-seruannya aja boleh, kan… Kalau kamu gimana? Keseruan apa yang kamu alami hari ini? Cerita, dong! πŸ™‚

* * *

#NulisRandom2015 #day20

Advertisements

24 thoughts on “Telur Berdiri di Hari Bakcang

  1. Telornya direbus dl boleh gak, Grant? Hihiihi.. bakcang itu enak banget ya. Kenyang pula… #teamCarbs #fokusKeBacang πŸ˜›

      1. Kalo dipaketin pake dus bisa nggak ya? Temenku ada yg jualan pempek khusus utk luar kota. Jd dia jualannya online. Dr palembang kirim ke Jkt dan kota2 lain. Pempeknya dimasukin ke plastik kedap udara trys masukin ke dus.

  2. Sy bahas bakcangnya aja deh πŸ˜€ Klo di Bogor apa Jakarta bacangnya dr nasi ya mbak, trus isinya daging cincang. Klo fi Sby sini dari ketan, isinya heboh, mulai dr daging babi, telur asin, sama entah apa lagi πŸ™‚

    1. Saya pernah dapat bakcang dari Jakarta, dari nasi rupanya. Kalo di Palembang bakcangnya dari ketan, isinya daging cincang. Untuk umum isinya ayam atau kacang merah. Kalo isi daging babi biasanya utk kalangan tertentu aja. Ayo mbak dibuat artikelnya. πŸ™‚

      1. Oh berarti kaya Sby ya mbak. Wah mbak Grant aja, kayanya lebih ahli πŸ™‚ Sy makan jaraaang banget..Mbak, selamat ulang tahun yaa..smg sehat dan sukses selalu..wah klo ke Palembang bs tanya2 mbak nih sebaiknya kemana aja πŸ™‚

      2. boleh mbak Indri. kapan-kapan main ke Palembang ya.
        makasih ucapan selamatnya. semoga mbak Indri sehat2 dan berbahagia. πŸ™‚

  3. Eh iya telurnya bisa berdiri… meski keringetan gara-gara dikeluarin dari kulkas :hihi :peace. Dulu juga saya pernah lihat di TV telur bisa berdiri di atas pisau, tapi bukan pas perayaan ini, tapi penyebabnya sama sih karena tarikan gravitasi bumi bulan dan matahari itu saling menyeimbangkan. Menarik ya, bagaimana besarnya gaya tarik benda langit itu berpengaruh pada benda-benda yang ada di bumi :hehe.

    Doh lagi radang tenggorokan, tidak bisa makan bakcang :huhu.

    1. Iya Gara, fenomena kayak gini memang menarik banget. Di google banyak banget yg membahas telur bisa berdiri ini.
      Duh, kasian banget lagi radang tenggorokan. *peace* πŸ˜€
      Banyak minum, Gar. Kalo parah ke dokter aja. Moga cepat sembuh ya.

  4. 1. Selamat Ulang Tahun Grant. Wishing you all the best. Telat di sini. Di FB gak ya. Hehhee. Trnyata sama dg ultah Jakarta.

    2. Bacang. Kisahnya macem2. Nyokap cerita beda lagi. Tapi lupa. Nanti deh ditanya2 lagi.

    3. Gak sibuk coba diriin telur. Yang ada sibuk bolak balik nganter pesenan bacang. Lumayan. Hehehe.

    1. 1. Makasih ya Ryan. Ultahku sama kayak ultah Jakarta. Ntar kapan2 mau ke Jakarta pas ultah biar bisa rayain bareng. *eh πŸ˜€
      2. Ayo dibuat artikelnya ya.
      3. Wah, jualannya laku nih. Boleh dong kapan2 buka pesanan untuk yang di luar kota. Open PO dulu. πŸ˜€

  5. Hai Grant. Saya engga merayakan hari bacangnya. Engga bikin bacangnya juga tapi dapat bacangnya dari orang lain. Rejeki anak sholehah ya. Haha.
    Btw telur berdiri tegak sebenarnya tidak hanya terjadi di hari bacang. Di Pontianak, telur bisa berdiri tegak tanpa bantuan apapun saat peringatan titik kulminasi matahari. Hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s