#FFRabu – Ular Putih

Setelah beberapa jam perjalanan, akhirnya aku dan keluargaku tiba di rumah baru. Begitu turun dari mobil aku bergegas melihat-lihat keadaan rumah. Sementara itu, keluargaku menurunkan beberapa kardus.

Di belakang rumah, aku melihat sesuatu yang panjang berwarna putih. ‘Apa itu? Ularkah?’ pikirku. Aku mengendap-endap mendekatinya. Tiba-tiba… Meeaaaaooww!! Seekor kucing melompat dari balik tumpukan kardus. Sebuah kaleng jatuh. Lalu benda putih itu melompat ke arahku.

Aku terkejut. Detik berikutnya aku bergumul dengan si ular putih.

Brak! Bruk! Klontang!

“Oh, tidak! Berantakan semuanya!! Kabel mahalku!!” teriak ayah sambil melepaskan si ular putih yang melilit di tubuhku. Sementara itu aku mengoyang-goyangkan ekorku – merasa bersalah.

* * *

FF 100 kata. Tema: Amburadul.

* * *

#NulisRandom2015 #day17

Advertisements

13 thoughts on “#FFRabu – Ular Putih

  1. Eh yang mahal kabelnya… ya sudah Pak, digulung lagi saja :hehe. Tapi memang lampu yang sudah pecah tidak bisa diganti sih, jadi dimaafkan saja ya kucingnya? Jangan menyiksa binatang untuk sesuatu yang tidak dia pahami lho Pak, dosa :hehe. Lagian itu bukan salahnya dia, tapi salah kucing tetangga yang asal lompat. Kan jadi kaget *laaaaah?*.

  2. sepertinya agak rancu ya, mbak.

    ada kucing

    ada aku

    ada ayah.

    di tengah, ada keadaan kucing melompat dan aku bergumul dengan kabel putih

    di akhir ada kelimat aku yang menggoyang2 ekor.

    jadinya aku ini kucing atau anak si ayah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s