[Parenting] Do It Together

Tadi pagi saya baca artikel di www.parenting.co.id tentang DIT atau Do It Together. Inti dari konsep DIT ini adalah orangtua mengajak anak melakukan sesuatu bersama-sama. Di website tersebut contohnya adalah membuat topeng dari piring kertas (cara membuatnya klik di sini) . Dengan adanya DIT ini diharapkan orangtua jadi bisa lebih dekat dan akrab dengan anaknya.

Nah, siangnya sesudah jam pulang sekolah ada satu anak masuk ke kantor saya. Anak-anak yang lagi menunggu jemputan sering banget masuk ke kantor saya. Walaupun saya bukan guru mereka, tapi mereka suka banget ngajak saya ngobrol dan bermain. Saya tanya si adek ini ada apa ke kantor? *sok nggak tau, padahal sudah tau dia pasti lagi nunggu jemputan. Anak ini lalu bertanya tentang benda-benda yang ada di sekeliling saya, ‘ini apa’, ‘itu apa’, semua ditunjuk dan ditanya. Hmmm… Anak-anak memang suka bertanya ya. Saya pikir, mungkin dia bosan menunggu jemputan sedangkan teman-temannya yang lain sudah pulang dan sebagian lagi ikut ekskul. Kalau bertanya-tanya terus pasti nanti dia jadi bosan, dan sayanya juga. 😀

dit 1
ini gambar saya untuk contoh
origami kapal
origami kapal
gambar yang dibuat si adek
gambar yang dibuat si adek

 

 

Lalu, saya ingat tadi pagi baca artikel tentang DIT. Jadi, saya ajak dia membuat origami kapal. Selesai origaminya, ortunya belum juga datang. Akhirnya saya ajak dia menggambar. Dari origami kapal itu saya beri contoh gambar laut, matahari, dan awan. Gambar yang sudah selesai dibuat lalu diwarnai. Kegiatan ini sangat menyenangkan, si anak tampak senang sekali. Sambil menggambar dan mewarnai, kami juga mengobrol. Tak terasa akhirnya dia dijemput.

Mungkin teman-teman yang sudah punya anak bisa juga mencoba konsep DIT ini. Nggak usah mikir kegiatan yang ribet-ribet, kalau ada buku mewarnai, bisa ajak anak mewarnai. Bermain puzzle atau blocks juga bisa dijadikan alternatif kegiatan bersama.

Advertisements

14 thoughts on “[Parenting] Do It Together

  1. Selain mengisi waktu dengan kegiatan bermanfaat, DIT juga menjalin kedekatan dengan anak-anak, ya. Ilmu baru buat saya :hehe. Terima kasih :)).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s