#FFRabu – The Lucky Number

Aku paling benci angka 4. Dalam kepercayaan turun-temurun keluarga kami, angka empat itu bacanya “si” yang artinya mati. Jadi angka 4 adalah angka sial.

Lalu, angka keberuntungannya angka berapa? Ya angka 8. Delapan itu bacanya “fak” artinya mekar, berbunga. Delapan diasosiasikan dengan keberuntungan.

Aku suka angka 8 dan benci angka 4. Sayangnya tempat tinggalku bernomor 44. Angka empatnya ada 2, berarti aku apes dua kali! Tapi… Untunglah aku punya akal supaya tidak sial.

***

“Maaf, Bapak tahu di mana letak rumah nomor 44?” tanya seorang tukang pos.

“Ya di sini!” jawabku.

“Tapi papan nomor rumah ini bertuliskan 88/2.”

“88 dibagi 2 berapa hasilnya, Pak?”

“44.”

“Betul! Itu nomor rumah yang asli!”

———

Fiksi 100 kata ini seharusnya diikutkan dalam tantangan Monday FlashFiction yang minggu ini bertema “Delapan”. Tapi telat ngumpulnya. 😀

Advertisements

9 thoughts on “#FFRabu – The Lucky Number

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s