Single or Taken?

Dua orang sahabat sedang berbincang-bincang di cafe. Karena penanggalan sudah mendekati hari raya Valentine dan Imlek, pembicaraan mengarah ke masalah ‘relationship.’ Maklumlah, para jomblowan, jomblowati atau jombloers rentan ditanya hal-hal yang berkaitan dengan ‘relationship‘ tersebut oleh beberapa orang yang suka ‘iseng’.

A : “Kalau ada yang tanya kamu masih single atau sudah taken, kamu mau bilang apa?”

B : “Tergantung yang nanya.”

A : “Maksudnya?”

B : “Yaaa kalau yang nanya itu orang yang punya bakat kepo, aku bakal bilang sudah ada yang punya. Tapi kalau yang nanya itu adalah aktor ganteng, ya aku bilang aja single.”

A : “Jiahh!! Kok gitu, sih?”

B : “Nggak kok, bercanda aja. Tapi… sebenarnya aku merasa serba salah kalau ada yang nanya gitu?”

A : “Serba salah gimana?”

B : “Hmmm… Kamu kan tau fansku banyak. Kalau aku bilang single, nanti fansku tambah banyak, kasihan kamu nanti iri. Tapi kalau aku bilang taken, nanti fansku kecewa dan ninggalin aku.”

A : “Halaah!! Bercanda terus kamu ini!”

B : “Ah, lu kayak nggak tau aja siapa gue!”

A : “Oke, sekarang serius, nih. Jadi kamu bakal bilang apa kalau ditanya kamu single atau taken?”

B : “Pokoknya tergantung yang nanya.”

A : “Ya udah kalau gitu. Ngomong-ngomong, tante yang punya warung di seberang sekolah mau ngenalin kita sama keponakannya yang cakep. Karena kamu nggak jelas gitu, jadi aku aja ya yang kenalan.”

B : “Aaaahhh!! Aku mauuuu….!”

Advertisements

8 thoughts on “Single or Taken?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s