[Review Film] Fated to Love You

ftly 1

Judul film: Fated to Love You

Tahun: 2014

Genre: Drama, komedi

Jumlah episode: 20

Adaptasi dari film Taiwan Fated to Love You (tahun 2008) yang diperankan oleh Joe Chen dan Ethan Ruan

Cast:

Jang Hyuk as Lee Gun

Jang Na Ra as Kim Mi Young/Ellie Kim

Choi Jin Hyuk as Daniel Pitt

Wang Ji Won as Kang Se Ra

Choi Dae Chul as Manajer Tak

Choi Woo Sik as Lee Young (Lee Gun’s step brother)

Park Won Sook as Lee Gun’s grandmother

Na Young Hee as Lee Young’s mother and Lee Gun’s step mother

Song Ok Sook as Kim Mi Young’s mother

Park Hee Bon as Jeon Ji Yeon, Mi Young’s best friend

Sinopsis:

Kim Mi Young adalah seorang pekerja kontrak di perusahaan hukum. Ia dijuluki ‘post-it’ oleh orang-orang kantornya karena ia dipanggil saat sedang dibutuhkan saja, setelah tidak dibutuhkan ia akan dibuang. Teman-teman kantornya hanya memanfaatkan kebaikannya saja, kecuali Ji Yeon, sahabatnya yang selalu mengomelinya saat ia menerima semua suruhan teman-teman kantornya. Suatu hari, Kim Mi Young mendapat hadiah liburan ke Macau dari kantornya. Ia sangat senang sekali. Lalu ia mengajak rekan kerjanya yang dia anggap baik, yaitu Pengacara Min Byung Chul.

Di tempat lain, ada seorang pengusaha kaya bernama Lee Gun yang dipaksa oleh neneknya untuk segera menikah. Jika ia tidak menikah maka posisinya sebagai CEO Jang-In Chemical akan diberikan kepada saudara tirinya, Lee Young. Oleh karena itu, Lee Gun berencana melamar wanita yang sudah dipacari selama 6 tahun, Kang Se Ra, di Macau.

Di Macau, ada dua orang yang mengikuti Lee Gun utnuk membalas dendam karena mereka menganggap Lee Gun jahat. Kedua orang tersebut merencanakan agar Lee Gun mabuk dan membuat skandal dengan wanita. Karena ada kesalahan wanita yang seharusnya masuk ke kamar Lee Gun, tertukar dengan Kim Mi Young yang saat itu juga sedang liburan dengan pacar barunya. Karena obat yang diberikan oleh dua orang tadi, akhirnya Kim Mi Young jadi hamil.

Lee Gun dan Kim Mi Young terpaksa menikah karena ulah dua orang yang ingin balas dendam tersebut. Walaupun begitu, nenek Lee Gun sangat berbahagia karena akhirnya cucunya akan memiliki anak. Lee Gun yang saat itu baru ditinggalkan oleh Se Ra setuju saja untuk menikah. Begitu juga dengan Kim Mi Young, walaupun pada awalnya ia tidak mau menikah karena merasa bersalah.

Setelah mereka menikah, banyak sekali kejadian yang seru dan mengharukan. Nantinya akan ada seorang tetangga yang bernama Daniel Pitt. Ia adalah seorang seniman yang pulang ke Korea karena ingin mencari adiknya yang hilang. Daniel Pitt akhirnya jatuh cinta pada Kim Mi Young yang sudah menikah dengan Lee Gun.

Tentang Film Ini:

Menurut saya, film ini tipenya film Korea banget, yaitu gadis miskin menikah dengan pria kaya yang sudah punya tunangan. Tapi karena sesuatu dan lain hal, akhirnya mereka jadian. Lalu, akan ada pihak-pihak yang tidak setuju dengan hubungan si miskin dan si kaya ini. Selanjutnya, akan ada gangguan dari tunangan si kaya yang tidak setuju dengan hubungan mantannya dengan si miskin. Si mantan tunangan ini mencoba segala cara agar bisa dekat kembali dengan si pria. Ya begitu, deh, tipe-tipenya film Korea banget.

Biarpun ini tipe film Korea banget yang seharusnya bikin ilfil banget, tapi film ini sangat menarik! Filmnya lucu abiss!! Seru! Keren!

Ada beberapa pelajaran dari film ini. Pertama, dalam hidup ini akan ada orang-orang yang tidak bisa berkata ‘tidak’ – mereka adalah orang yang tidak bisa menolak permintaan apapun dari orang lain. Memang, sih, tidak ada salahnya menolong orang. Tapi, jika terus-terusan sampai-sampai mengabaikan diri sendiri dan kewajiban sendiri, itu namanya kurang pintar. Tidak apa-apa menolak permintaan orang lain jika memang permintaan itu tidak pada tempatnya dan jika kita memang tidak bisa melakukannya. Kadang-kadang ada orang-orang yang hanya memanfaatkan kebaikan kita. Tidak semua orang bisa kita tolong. Kita harus bijaksana dalam memberikan pertolongan.

Kedua, ada kata bijak dari Lee Gun yang menurut saya bagus: “Jangan menoleh menatap masa lalumu terlalu lama. Tataplah masa depanmu! Itu lebih penting!” Artinya, buat apa memikirkan masa lalu dan hal-hal yang sudah berlalu. Lebih baik merencanakan masa depan. Kerja keras dan berjuang demi masa depan yang cerah itu lebih baik daripada terus meratapi masa lalu dan menyesali yang sudah lewat.

Ketiga, ada kata bijak lainnya dari Lee Gun: “Tidak baik jadi orang yang terlalu baik, percaya dirilah! Jangan terintimidasi!”

Keempat… Kelima… dst…

SIlakan temukan sendiri di filmnya. Buat kamu penggemar Drama Korea, film ini wajib tonton!

Advertisements

4 thoughts on “[Review Film] Fated to Love You

  1. “Jangan menoleh menatap masa lalumu terlalu lama. Tataplah masa depanmu! Itu lebih penting!” —> masa lalu masih bolehlah dilihat-lihat, tapi bukan untuk disesalkan, tetapi untuk diambil pelajaran untuk melangkah di masa depan. saya mengumpamakannya dengan kaca spion di sepeda motor saya. kaca spionnya kecil… sebab bukan untuk selalu dipandang terus-menerus… sesekali aja jika perlu

    http://jampang.wordpress.com/2013/07/21/antara-kaca-spion-masa-lalu-dan-masa-depan/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s