Cicak Datanglah!

Gatal! Aku merasa gatal! Dan, aku mulai menggaruk-garuk kakiku yang berada di bawah selimut. ‘Aduh, gatal sekali!’ gerutuku dalam hati. Dan, aku melempar selimutku ke bawah ranjang supaya lebih leluasa menggaruk-garuk kakiku.

Ngiung! Nguing! Suara nyamuk terdengar di telingaku. Mau tak mau aku membuka mataku dan bangkit dari tempat tidur. Aku memicingkan mataku untuk mencari di mana nyamuk itu berada.

Plak! Aku menepuk kedua tanganku, berharap ada nyamuk-nyamuk yang jatuh ke lantai. Tapi, aku hanya menepuk angin. Dan aku pun mulai menggerutu lagi, ‘Mana, sih, cicak-cicak ini? Saat dibutuhkan untuk menangkap nyamuk, mereka malah sembunyi entah di mana!’

Plok! Tiba-tiba sesuatu jatuh ke kepalaku kemudian ke kakiku. Aku melihatnya dan akupun berteriak, “Cicak!!” Si cicak malah berlari ke balik pintu meninggalkanku yang terbengong-bengong.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s