Memancing Kepiting

“Memancing” Kepiting

Mau tahu caranya “memancing” atau menangkap kepiting? Gampang, kok! Ambil seutas tali, kemudian beri kerikil sebagai pemberat.
Selanjutnya, kaitkan ujung tali yang satunya lagi pada ujung sebatang bambu.
 
Lalu, tali yang sudah diberi pemberat (kerikil) itu didekatkan pada kepiting yang akan kita “pancing”. Senggol-senggolkan pemberat pada badan kepiting, sehingga kepitingnya marah. Maka, si kepiting akan menjepit tali yang ada pemberat itu dengan sangat eratnya. Nah, kita tinggal mengangkat tali dengan kepiting di ujungnya itu. =))

Mudah, kan, “memancing” kepiting?

Kenapa, sih, kepiting mudah ditangkap? Karena dia selalu marah saat digoda, disinggung, dan lain-lain.

Untuk kita sendiri… 

Supaya tidak mudah terperangkap dalam kemarahan yang akhirnya malah merugikan diri sendiri, mari belajar menghindarinya.

Coba tahan emosi selama 2 atau 3 detik, kemudian alihkan perhatian (misalnya pergi kamar kecil sebentar untuk cuci tangan).
Setelah itu cobalah tersenyum. 🙂
Selamat, Anda baru saja terlepas dari kemarahan yang sangat merugikan!

So, jangan sering marah-marah ya teman-teman…
Rugi, lho, karena emosi yang tidak terkendali bisa membuat kita kehilangan rejeki, kesehatan, teman, bahkan permusuhan/dendam di hati orang lain, dan lain-lain.

Smile n be happy 🙂
Tetap semangat en semoga bermanfaat! \=D/

Sumber: Artikel Buddhis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s