Bukan Asal Sabet

Menyandang status single itu ada plus minusnya. Nilai plusnya adalah ke mana-mana bebas, nggak ada yang ngelarang ini-itu, pokoknya bebas sebebas-bebasnya, deh. Minusnya… galau kalau sering banget ditanyain ‘kapan merid?’, apalagi jika umur sudah ‘cukup’. Wah, bisa tambah galau, nih, kalau ditanyain hal yang sama melulu.

Satu hal yang paling sering dilakukan orang untuk membantu si single adalah mengenalkan si single dengan seseorang, dengan harapan mereka bisa jadian (bahasa kerennya ‘jadi mak comblang’). Inilah yang sering saya alami selama menjalani masa-masa single, dikenalin dengan si ini, si itu, si anu, dan seterusnya. Saya, sih, nggak masalah kalau harus kenal-kenalan dengan orang. Tapi, masalahnya adalah orang-orang yang dikenalin melalui BB ini pada nggak bener semua. Jadi ilfil deh kalau ada lagi yang mau kenal-kenalin melalui BB. Males banget, deh!

Berikut ini adalah kasus-kasus perkenalan melalui BB, yang semuanya nggak ada yang bener. Kasus pertama, orang itu nggak mau ngaku dapat pin saya dari mana. Ditanya ini-itu jawabannya ngaco semua. Kasus lainnya, orang yang ngajak kenalan tuh ternyata sudah punya pacar. Ada juga yang bohongin saya, katanya pintar bahasa hokkian, terus saya tes, eh, ternyata dia nggak ngerti, asal jawab, dibilang bukan itu artinya, malah ngotot dia yang benar. Ada juga yang cuma mau minta koleksi lagu, dibilangin beli aja di toko dianya nggak mau. Diajak ketemuan, banyak banget alasannya sehingga nggak bisa bertemu muka. Ada juga yang nggak percaya sama apa yang saya bilang. Namanya kenalan, ya saya kasih tau aja saya ini siapa. Dia bilang saya bohong umur saya sudah 31, dan saya pikir dia sendiri yang pembohong. Dan, kasus yang paling nyebelin adalah orang baru kenalan dua hari, belum ketemu muka, ngomongnya sudah muluk-muluk, janji-janji palsu alias php (pemberi harapan palsu). Dia bilang nanti bulan depan mau bilang sesuatu yang penting, lalu merencanakan masa depan, maunya dia saya tuh harus begini-begitu. Hello!!! Hari gini….belum ketemu aja sudah sok ngatur, gimana entar kalau udah jadi bini?? Bisa mati gua kali ya….

Saya sekarang memang single. Tapi, itu bukan berarti saya putus asa dan main asal sabet, begitu ada yang ngajak kenalan langsung mau disuruh ini-itu atau langsung mau diajak kawin. Sorry aja!! Dan buat teman-teman semua yang single, jangan putus asa dan main asal sabet. Kenalan, ke tahap pacaran, dan ke tahap menikah tuh butuh proses, harus dilihat dulu cocok atau nggaknya. Dan terakhir, kalau mau kenalan sama orang, lebih baik ketemu langsung dulu aja daripada kenalan lewat BB, media online atau chatting. Jadi bisa tau langsung orangnya seperti apa, pembohong atau bukan, dan tipe orang itu seperti apa. Kalau cuma dari chatting, semua orang bisa menjadi siapa saja, karena modalnya cuma mengetik kata-kata, semua bisa dikarang, lihat dari buku atau internet pun bisa mendapat kata-kata yang bagus. Dengan melihat bentuk orang tersebut, setidaknya kita akan tau orang yang kita ajak kenalan itu seperti apa, apakah dia tipe orang baik-baik, walaupun hal tersebut tidak menjamin 100% kita akan langsung mengetahui karakter orang tersebut. Tapi, ada sesuatu yang bisa kita lihat dari bertemu langsung dengan orang yang ngajak kenalan, yaitu dari cara orang tersebut berperilaku di depan kita, misalnya: apakah dia hobi ngelirik sana-sini, apakah dia matre, apakah dia sopan, apakah dia ramah, apakah dia ceria, dan lain sebagainya.
Semoga bermanfaat!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s