Apa Susahnya Bilang TIDAK?

Sudah sejak minggu lalu tenggorokan saya sakit, dan baru kemarin saya pergi ke dokter karena sakitnya makin parah. Saya menderita batuk, flu, tenggorokan panas, gatal dan tidak enak badan. Dokter bilang, sih, ini batuk biasa. Tapi, menurut saya batuk ini luar biasa….mengganggunya.

Saya ingat-ingat kenapa saya bisa batuk seperti ini. Kira-kira 2 minggu yang lalu, sebelum saya sakit tenggorokan, saya diajak teman-teman saya pergi makan di food-court. Waktu itu saya memesan es campur. Karena saya sudah makan nasi sebelumnya, saya tidak memesan makanan lainnya. Tapi, teman saya menyuruh saya untuk makan. Saya bingung mau pesan apa, karena saya memang sudah kenyang. Teman saya itu menyuruh saya memesan gorengan. Akhirnya, karena merasa tidak enak, saya pesan gorengan yang disarankan oleh teman saya. Alhasil, batuk dan sakit tenggorokan inilah yang saya dapatkan! Belum lagi akibat pulang malam beberapa hari karena ada sesuatu yang harus saya kerjakan.

Seharusnya, saya sudah tahu bahwa makan gorengan yang panas plus minum sesuatu yang dingin akan mengakibatkan peperangan di dalam tubuh. Bayangkan saja, dingin dan panas bercampur menjadi satu. Apa jadinya?? Sedangkan air panas dalam gelas dicampur dengan es batu saja bisa mengakibatkan gelas menjadi pecah! Apalagi tubuh kita.

Padahal, dulu saya sering sekali sakit batuk gara-gara panas dan dingin ini. Belum lagi karena makan gorengan yang nggak jelas, seperti jajanan tahu-tempe-pisang-bakwan dan nasi goreng kaki lima. Bukannya sombong, sih, tapi memang kenyataan bahwa gorengan yang dijual itu memakai minyak yang kurang sehat karena dipakai berkali-kali untuk memasak.

Semua ini karena susahnya bilang TIDAK. Susah bilang tidak karena merasa tidak enak, merasa takut nanti teman tersinggung, merasa takut nanti dibilang sombong karena nggak mau makan makanan kaki lima. Padahal, resiko sakitnya saya sendiri yang menanggung. Memangnya teman itu mau tanggungjawab bayarin biaya pengobatan?? Nggak mungkin, kan…

Susahnya bilang TIDAK juga bukan hanya untuk masalah makan, tapi dalam hal-hal lain juga. Seharusnya, jika memang sesuatu yang diminta itu tidak dapat dilakukan atau tidak dapat dipenuhi, langsung saja bilang: “TIDAK” secara tegas. Daripada nanti menyesal kemudian karena susah bilang TIDAK, lebih baik tegas di awal.

Ini adalah pelajaran buat saya. Saya harus bisa jadi orang tegas. Harus bisa bilang TIDAK untuk sesuatu yang memang tidak bisa saya penuhi. Juga menjadi masukan bagi teman-teman semua, agar bisa menjadi lebih bijaksana dalam bertindak.

Have a nice day!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s