Sunshine Blogger Award

Eh, aku dapat nominasi dari Nekochan. Terima kasih ya sudah kasih aku nominasi ini. Sebenarnya bingung Sunshine Bogger Award ini apa. Ini bagaikan surat berantai yang harus diteruskan ke mana-mana. Tapi kalau cuma buat seru-seruan aja nggak apa-apalah. Mari kita ikuti saja aturan mainnya. Check it out, guys!

Aturan:

  1. Terimalah orang yang menominasikan Anda dalam posting blog dan link kembali ke blognya.
  2. Jawablah 11 pertanyaan yang diberikan oleh orang yang menominasikan Anda.
  3. Nominasikan 11 blog baru untuk menerima penghargaan dan tuliskan 11 pertanyaan baru.
  4. Cantumkan peraturan dan tampilkan logo Sunshine Blogger Award di post Anda (bisa copas gambar di atas).

Berikut ini 11 pertanyaan yang diberikan untuk kujawab:

1. Apa suka duka jadi blogger?
>> Sukanya: bisa dapat banyak teman dan info-info yang menarik.
>> Dukanya: kalau lagi mentok ide dan nggak tau mau nulis apa, rasanya sedih sekali kalau blog ini terbengkalai.

2. Apa saja pencapaian kalian selama ngeblog (misalnya jumlah viewers, atau award semacam ini)?
>> Jumlah viewer nambah itu sudah pasti. Dapat award semacam ini juga pernah. Tapi sudah lupa nama awardnya apa dan kapan. Kalau nggak salah tahun lalu. Pencapaian lainnya, review bukuku pernah menang hadiah giveaway, dapat buku berjudul The Girl on Paper.

3. Bagaimana awal mula terciptanya blog kalian (alasan kalian ingin mengelola blog)?
>> Awalnya blog ini isinya kumpulan artikel yang aku copas dari bc yang aku dapat di BBM dan grup WA. Trus aku lihat follower yang aku follback bikin artikel sendiri. Jadi aku ikut-ikutan bikin artikel juga. Biasanya cerpen. Soalnya teman-temanku dulu rata-rata bikinnya cerpen, mereka join grup MondayFlashfiction. Aku juga ikut-ikutan join grup itu. 😀

4. Siapa idola/sosok yang menginspirasi kalian?
>> Nggak ada nama spesifik. Bagiku semua yang bisa bikin artikel bagus adalah seorang idola.

5. Apa saja hal-hal yang menjadi favorit kalian (misalnya buku, hewan, makanan, kegiatan, apa saja)?
>> Buku: novel bergenre misteri atau thriller atau petualangan
>> Hewan: anjing
>> Makanan: keripik kentang
>> Kegiatan: blogging, crochetting, nonton K-Drama yang lucu, baca buku fiksi dan webtoon

6. Adakah keinginan yang belum tercapai/ingin dicapai?
>> Pengen jadi orang kaya. Hahaha.

7. Adakah hal yang telah dicapai dan menjadi suatu kebanggaan?
>> Aku bangga punya blog ini. 😉

8. Bagi kalian, sebenarnya apa itu blog?
>> Blog adalah tempat berbagi cerita dan kisah, sarana untuk mengeluarkan isi hati, tempat curhat, juga tempat berbagi inspirasi.

9. Adakah harapan untuk blog kalian ke depannya?
>> Harapanku semoga bisa makin banyak yang mampir ke blogku. Semoga tulisan di blog ini bermanfaat bagi siapa pun yang baca.

10. Bagaimana pendapat kalian tentang blog Watashi no Sekai ini?
>> Blognya rame. Maksudku rame gambar background-nya. Kalau boleh saran gambar backgroundnya jangan terlalu rame, soalnya bingung lihat tulisan yang di bagian pinggirnya. Ketutup sama background. Untuk isinya oke menurutku. Mungkin karena baru, jadi artikelnya belum terlalu banyak. Keep writing ya, Nekochan! Semangat terus nulisnya! 🙂

11. Pesan untuk para blogger pemula?
>> Tulislah apa saja. Nggak usah pedulikan aturan. Nanti akan ketemu sendiri ciri khasmu. Banyak baca juga. Tetap semangat nulisnya!

* * *

Karena sekarang lagi musim liburan, jadi aku mau nanya tentang liburan. Berikut ini 11 pertanyaan yang kuberikan untuk nominasi baru:
1. Liburan tuh enaknya berapa lama?
2. Kalian biasanya ngapain aja kalau liburan?
3. Adakah kota yang ingin kalian kunjungi di liburan kali ini?
4. Kalau bisa ke luar negeri, kalian ingin ke mana dan apa alasannya?
5. Siapa saja orang-orang yang akan kalian ajak pergi liburan?
6. Barang apa saja yang wajib dibawa saat berlibur? (selain uang dan kartu pengenal/ATM)
7. Biasanya pesan tiket pesawat/kereta api/kapal/bus/travel di mana?
8. Naik apa untuk jalan-jalan di kota tujuan liburan?
9. Wajibkah membelikan oleh-oleh untuk keluarga, teman dekat, atau rekan kerja/sekolah?
10. Biasanya oleh-oleh apa yang kalian belikan untuk keluarga, teman dekat, rekan kerja/sekolah?
11. Tips untuk teman-teman yang ingin berlibur?

Berikut adalah nominasi baru yang kupilih:
1. kunudhani
2. winnymarlina
3. Suci Su
4. fiberti
5. Crystal
6. ice_tea
7. jejakandi
8. @nurulrahma
9.  hepykusumawijaya
10. Susleni
11. justpipit

Selamat buat yang terpilih. Buat yang namanya nggak tercantum di atas, kalau mau ikut untuk seru-seruan aja dipersilakan, kok. Siapa tau pertanyaan-pertanyaan di atas bisa jadi ide untuk menulis. 🙂

[Review Buku] Girls in the Dark

Gadis itu mati.

Ketua Klub Sastra, Shiraishi Itsumi, mati. Di tangannya ada setangkai bunga lily.

Pembunuhan? Bunuh diri?
Tidak ada yang tahu.
Satu dari enam gadis anggota Klub Sastra digosipkan sebagai pembunuh gadis cantik berkarisma itu.

Seminggu sesudahnya, Klub Sastra mengadakan pertemuan. Mereka ingin mengenang mantan ketua mereka dengan sebuah cerita pendek. Namun ternyata, cerita pendek yang mereka buat adalah analisis masing-masing tentang siapa pembunuh yang sebenarnya. Keenam gadis itu bergantian membaca analisis mereka, tapi….

* * *

Novel J-Lit atau novel Jepang ini menceritakan tentang Shiraishi Itsumi, seorang gadis cantik-kaya-berkarisma yang ayahnya adalah pengelola sekolah. Itsumi mendirikan kembali Klub Sastra yang telah lama vakum. Bersama dengan Sumikawa Sayuri, Klub Sastra dibangunnya kembali. Kemudian dua orang gadis yang bersekolah di sekolah putri tersebut mencari anggota. Orang-orang yang diajak masuk Klub Sastra adalah orang-orang terpilih. Mereka adalah:

1. Takaoka Shiyo (murid kelas 2-C)
Shiyo adalah penulis berbakat. Ia menulis sebuah novel berjudul Kimi-kage Sou. Debut novelnya ini ditulis saat ia masih berusia 15 tahun.

2. Kominami Akane (murid kelas 2-B)
Akane bermimpi mempunyai restoran ala Barat. Awalnya ia tak menyukai sastra. Namun setelah melihat dapur di gedung Klub Sastra, ia akhirnya jatuh cinta. Ia membuatkan kudapan manis untuk para anggota klub dan membahas tulisan-tulisan mengenai makanan.

3. Koga Sonoko (murid kelas 3-B)
Sonoko adalah salah satu murid pandai di sekolah. Ia bercita-cita menjadi dokter. Sama seperti Itsumi. Sonoko adalah saingan Itsumi dalam hal pelajaran IPA.

4. Nitani Mirei (Kelas 1-A)
Ia adalah siswa penerima beasiswa dari sekolah. Ia bukan berasal dari keluarga kaya. Ayah dan ibunya bercerai dan ibunyalah yang menghidupinya beserta adik-adiknya. Nitani memiliki otak yang encer, karena itulah ia bisa menjadi satu-satunya penerima beasiswa sekolah.

5. Diana Detcheva (Murid Internasional)
Diana berasal dari Bulgaria. Ia adalah siswa pertukaran pelajar yang sebelumnya telah kenal dengan Itsumi saat Itsumi menjadi siswa internasional di Bulgaria. Diana banyak mengetahui tentang Jepang dari Itsumi.

Kelima orang anggota Klub Sastra tersebut berkumpul di suatu malam, seminggu setelah kematian Itsumi, untuk mengenang mantan ketua mereka. Sumikawa Sayuri, sahabat terdekat Itsumi, menggantikan Itsumi menjadi ketua. Mereka mengadakan malam yami-nabe., yaitu tradisi membawa bahan makanan yang dirahasiakan. Di malam yang gelap tanpa penerangan, masing-masing anggota akan memasukkan bahan makanan rahasia mereka ke dalam panci. Yang boleh mengaduk panci dan menuangkan isinya ke mangkok-mangkok untuk masing-masing anggota hanyalah ketua. Sambil memakan bahan makanan tersebut, para anggota maju satu per satu ke tempat pembacaan naskah untuk membacakan cerpen mengenang Itsumi yang mereka buat.

Namun ternyata cerpen yang dibuat masing-masing anggota Klub Sastra tersebut bukan cuma cerita untuk mengenang mantan Ketua mereka, tetapi juga analisis tentang kematian sang ketua. Ada yang membuat hipotesis tentang kematian sang ketua dan ada pula yang menunjuk salah satu anggota sebagai tersangka pembunuh. Malam perenungan pun akhirnya menjadi malam yang penuh ketegangan.

* * *

Novel ini oke banget. Sesuai judulnya, Girls in the Dark, setting tempatnya memang beneran di tempat yang gelap: para cewek murid SMA anggota Klub Sastra berkumpul di sebuah ruangan gelap untuk membacakan cerita pendek karangan mereka. Ceritanya mengalir dan seru. Bacanya nggak ngebosenin. Bikin penasaran akan siapa sebenarnya pembunuh Itsumi. Dan yang pasti endingnya nge-twist banget! Benar-benar keren! Saking kerennya pengen banget pinjam jempol teman-teman buat ngasih jempol ke novel ini.

Sebelumnya saya sudah baca novelnya Akiyoshi Rikako yang berjudul Scheduled Suicide Day. Karena novel tersebut seru, saya pun baca novel yang satu ini. Ternyata beneran, novel ini keren pake banget!! Saya kasih rating 5 bintang (skala 5) untuk novel berjudul Girls in the Dark ini. Ntar selanjutnya pengen baca juga novelnya Akiyoshi Rikako yang berjudul The Dead Returns.

Pssstt… kabarnya, novel ini akan dibuat filmnya, lho! Wah, pasti bakalan seru kalau ada filmnya!

Informasi Buku:
Judul Buku: Girls in the Dark
Pengarang: Akiyoshi Rikako
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun Terbit: 2016 (cetakan kesembilan)
Genre: J-Lit, School life, Mistery
Jumlah halaman: 289 halaman
ISBN: 978-602-7742-31-4

Perjalanan Menembus Ruang dan Waktu

Sore itu, aku dan sahabatku, Nolan, sedang berkumpul di basecamp perkumpulan muda-mudi. Ada teman-teman lain di sana. Ramai. Aku melihat Nolan sibuk.  Iya… Sibuk mengobrol dengan teman-temannya. Temannya juga temanku. Tapi aku tak begitu akrab dengan mereka. Jadi kutinggalkan saja dia dan berjalan menuju jembatan yang berada dekat situ.

Aku baru saja tiba di jembatan itu saat seseorang menarik lenganku dari belakang. Aku menoleh. Nolan rupanya.

“Serena, jangan pergi,” katanya.

“Kenapa?” tanyaku. “Bukankah kamu sedang sibuk mengobrol?”

“Iya… Tapi kalau nggak ada kamu rasanya aneh,” jawabnya.

“Hah?” Aku bingung dengan perkataannya. Ada-ada saja sahabatku ini, pikirku. 

“Iya. Soalnya posisi kita sekarang ini seperti ini…,” katanya sambil menggandeng tanganku.

Jantungku berdegup kencang. Gugup. Sekaligus heran dengan tingkahnya. Jujur saja sebenarnya aku sudah lama suka dengan sahabatku ini. Tapi aku tak ingin dia tahu karena aku tak ingin merusak persahabatan kami yang sudah berlangsung selama 7 tahun lebih. Dan sekarang ia mengamit lenganku. Aku merasa aneh sekaligus senang. 

“Apa?” tanyaku.

“Pokoknya sekarang kita seperti ini,” katanya. “Kamu jangan pergi ya. Tetap sama aku.”

“Kita….,” aku menghentikan kata-kataku. Mengambil napas. Lalu berbisik, “Pacaran?”

Dia menganggukkan kepalanya.

Pipiku memerah. Tak percaya ini terjadi.

“Ini sudah sore. Ayo ke rumahku. Ada acara di rumahku sebentar lagi. Ingat, kan?” tanyanya.

Aku mengangguk. Lalu mengikutinya pulang ke rumahnya. Walaupun kami sudah berteman lama, tapi aku baru kali ini ke rumahnya. Biasanya kami hanya bertemu di basecamp. Walaupun begitu, aku sudah kenal dengan papa mamanya. Kedua orangtuanya juga mengenalku. Nolan juga begitu, kenal dengan papa mamaku. Persahabatan kami memang unik.

Setibanya di rumah Nolan aku melihat rumahnya sepi. Nolan mempersilakan aku masuk. Lalu ia pamit untuk mengambil keperluan acara di rumahnya. Aku diminta menunggu sebentar di rumahnya. Ia memperbolehkan aku melihat-lihat keadaan dalam rumahnya.

Setelah Nolan pergi. Aku melihat-lihat keadaan rumahnya. Luas. Banyak ruangnya. Perabotannya antik. Ada lemari-lemari besar. Beberapa sisi ruangan nampak gelap. Tapi rumahnya rapi. Aku merasa aneh berada di rumah Nolan sendirian. Takut ada…. Hantu!

Tak lama kemudian, Nolan pulang bersama papa mamanya. Untunglah mereka cepat tiba. Kalau tidak, aku pasti sudah mikir yang nggak-nggak. Atau mungkin aku akan pingsan nggak jelas.

“Maaf menunggu lama,” kata Nolan sambil meletakkan beberapa kantong plastik di atas meja. 

Melihatnya sibuk, aku ikut-ikut sibuk juga. Aku membantunya mengeluarkan barang-barang dari tas belanja.

Selain Nolan dan keluarganya, ada beberapa tamu yang juga tiba bersamaan dengan mereka. Makin lama makin ramai. Mama Nolan nampak panik.

“Serena, tolong bantu Tante, ya,” pinta mama Nolan padaku.

“Iya, Tante,” jawabku.

Setelah itu aku ikut membantu melayani tamu, mempersilakan mereka duduk dan mengedarkan nampan berisi camilan. Beberapa di antara tamu yang datang itu adalah teman SMA Nolan. Mereka cantik-cantik. Aku jadi merasa minder. 

Tiba-tiba Nolan menepuk pundakku. “Tidak perlu minder,” katanya seperti tahu apa yang kupikirkan. Ia menggandeng tanganku.

“Ayo, kutunjukkan di mana kamarku,” katanya.

Aku mengikutinya.

“Kamarku ada di tengah-tengah bagian rumah,” katanya sambil menunjuk sebuah ruangan. 

Kami masuk ke kamarnya. Di dalam kamar ada sebuah lemari yang tinggi dan besar berwarna coklat tua. Lemari itu nampak sudah tua.

“Ini lemari tua. Dulu pernah ada seorang perempuan mati gantung diri di sini,” katanya.

Aku bergidik mendengarnya.

“Tapi aku nggak pernah mengalami kejadian aneh-aneh, kok,” katanya sambil tertawa.

Aku cemberut. Dia tertawa makin keras. Kemudian aku ikut tertawa juga.

Ah… Kisah ini memang aneh. Nolan dan aku… Jadian. Too good to be true! Walau aku berharap akan jadi kenyataan. Tapi ini cuma mimpi. Aku bangun kesiangan karenanya. Untunglah aku tidak terlambat tiba di sekolah.

Aku, Serena, sang pemimpi. Aku akan terus bermimpi… Sampai mimpiku jadi kenyataan…

[Review Film] Weightlifting Fairy Kim Bok Joo

sumber gambar: asianwiki.com

Judul: Weightlifting Fairy Kim Bok Joo
Genre: Komedi, Romance, Drama
Tahun: 2016
Jumlah Episode: 16
Pemain:
Lee Sung Kyung as Kim Bok Joo
Nam Joo Hyuk as Jung Joon Hyung
Lee Jae Yoon as Jung Jae Yi
Lee Joo Young as Lee Sun Ok
Cho Hye Jung as Jung Nan Hee
Ji Il Joo as Jo Tae Kwon
Kyung Soo Jin as Song Shi Ho

Serial drama ini terinspirasi dari kehidupan peraih medali emas Olimpiade Angkat Besi, Jang Mi Ran. Di drama ini tokoh utamanya adalah seorang mahasiswa Universitas Olahraga Hanwool jurusan angkat besi bernama Kim Bok Joo. Kim Bok Joo mempunyai kekuatan melebihi anak-anak lainnya sejak ia masih kecil. Ia juga dipengaruhi oleh ayahnya yang menginginkan dia menjadi atlit nasional. Kim Bok Joo mempunyai dua sahabat dekat, Sun Ok dan Nan Hee.

Suatu hari ketiga sahabat ini sedang jalan-jalan di kampus mereka. Lalu seorang mahasiswa jurusan lain naik sepeda melewati ketiga orang tersebut. Mahasiswa itu jatuh dan meninggalkan sehelai kain. Kim Book Joo pun akhirnya mencari mahasiswa yang rupanya kuliah di jurusan renang. Ternyata mahasiswa itu adalah Jung Joon Hyung teman Kim Bok Joo waktu di SD, sekaligus adik dari dokter Jung, orang yang disukai Kim Bok Joo.

Kim Bok Joo pun meminta bantuan Joon Hyung agar bisa dekat dengan kakaknya. Namun banyak masalah terjadi karena Kim Bok Joo berbohong pada semua orang tentang pertemuannya dengan dokter Jung. Ia dicap pengkhianat oleh teman-temannya juga oleh ayahnya. Hanya Joon Hyung yang tahu rahasianya. Ia pun dibantu oleh Joon Hyung untuk memulihkan nama baiknya. Kedekatan Kim Bok Joo dan Joon Hyung ini lalu membuat cemburu mantan Joon Hyung, seorang atlit senam bernama Song Shi Ho.

Review:
Film ini menceritakan tentang indahnya persahabatan dan kekeluargaan. Seperti persahabatan Kim Bok Joo dan dua temannya. Walaupun mereka bertengkar hingga bermusuhan, tapi akhirnya mereka berbaikan kembali. Lalu Kim Bok Joo dengan ayahnya yang pemarah. Walaupun ayahnya pemarah dan keras hati, namun beliau sayang pada anaknya dan tidak menginginkan anaknya sedih karena ayah Kim Bok Joo harus operasi ginjal di saat Kim Bok Joo ada pertandingan.

Filmnya oke banget, bikin terharu tapi juga ada sesi lucunya. Aktor dan aktrisnya juga oke banget! Cakep dan cantik! Dua pemeran utamanya, Lee Sung Kyung dan Nam Joo Hyuk meneruskan kisah cinta mereka di dunia nyata. Cute banget kan pasangan swag ini!

Rating dari saya untuk film ini adalah 4 dari skala 5.

Prompt #143 – The Last Dance

Suasana istana pada malam itu sungguh meriah. Ya, King Earnest mengadakan pesta dansa untuk mencari pendamping yang pantas bagi putranya, Prince Walker. Seluruh gadis dari berbagai penjuru negeri diundang untuk hadir ke pesta itu. Mereka berdandan habis-habisan di malam itu agar sang pangeran melirik mereka.

Satu jam berlalu, namun sang pangeran masih berputar-putar ke sana-ke mari tanpa tujuan yang jelas. Berpasang-pasang mata menatap memohon padanya namun ia tak menggubris mereka. Ia hanya berjalan, melihat-lihat, dan tersenyum pada siapa pun yang menatap langsung padanya.

“Apa yang ada di pikirannya? Semua gadis di sini cantik-cantik! Kenapa lama sekali ia memilih?” gerutu Queen Giovanna.

“Sabar, Ratu. Biarkan ia memilih,” ujar King Earnest menenangkan istrinya.

“Apa ada yang ditunggunya? Cinderella?” gerutu Ratu lagi.

“Sudahlah… Biarkan putra kita melihat-lihat dan mengamati dulu,” balas Raja.

“Kenapa dia tidak menuruti saranku saja untuk menikah dengan Princess Yvonne? Dia malah memilih untuk mengadakan pesta dansa seperti ini. Lihat, sekarang ia kebingungan memilih wanita yang akan dijadikannya pendamping! Apa dia tak berpikir sudah berapa umurnya sekarang?”

King Earnest diam saja. Ia mengamati gerak-gerik putra satu-satunya. Kemudian nampak olehnya seorang wanita muda bergaun biru muda mendekati putranya.

Prince Walker menatap wanita bergaun biru muda di hadapannya tak berkedip. “Kau….,” katanya. Suaranya tercekat.

“Lama tak bertemu, Prince Walker,” kata wanita itu. “Mari berdansa denganku.”

Sang pangeran seperti terkena sihir mengikuti perkataan wanita itu. Mereka berdansa di tengah-tengah ruang pesta diiringi lagu Liebestraum – Love Dreamnya Franz Liszt.

“Cinderellaku, bagaimana mungkin kau tak bertambah tua?” bisik Prince Walker.

“Maaf, aku bukan Cinderella. Aku Thalia. Putri dari Cinderella, kekasihmu yang kau tinggalkan 20 tahun lalu… Ayah.”

Prince Walker melepaskan genggaman tangan wanita itu. Seketika, penyakit jantungnya kumat.

sumber gambar: mondayflashfiction.com

#FFKamis – Nomor Tak Dikenal

Sudah tiga malam, ponselku mendapat panggilan dari nomor tak dikenal. Setiap kali aku ingin menekan tombol jawab, panggilan terputus, seolah-olah tahu kalau aku akan menjawabnya. ‘Mungkin ulah orang iseng!’ pikirku.

Hari ini, nomor yang sama menghubungiku lagi. Seperti biasa, belum sempat kujawab, panggilan diputuskan. Karena kesal kugunakan aplikasi yang bisa mengetahui dari daerah mana nomor tersebut. Aku menekan tombol panggilan untuk menelepon nomor tersebut. Tertera sebuah lokasi di layar. Solo.

Sebuah suara yang tak asing menjawab panggilanku, “Hai… Kuharap kau segera menyusulku…”

Mendadak aku teringat dengan mantanku yang bunuh diri di kontrakannya di Solo karena kuputuskan dua bulan yang lalu.

[Review Buku] Scheduled Suicide Day

Teaser:
Ruri yakin ibu tirinya telah membunuh ayahnya. Tak sanggup hidup bersama ibu tirinya, Ruri bertekad bunuh diri untuk menyusul ayahnya.
Ruri akhirnya pergi ke desa yang terkenal sebagai tempat bunuh diri. Tapi dia malah bertemu dengan hantu seorang pemuda yang menghentikan niatnya. Hantu itu berjanji akan membantu Ruri menemukan bukti yang disembunyikan oleh ibu tirinya, dengan janji ia akan membiarkan Ruri mencabut nyawanya seminggu kemudian jika bukti tersebut tidak ditemukan.
Itulah jadwal bunuh diri Ruri: satu minggu, terhitung dari hari itu.

Review:
Satu lagi novel dari Penerbit Haru yang bergenre misteri. Ceritanya tentang Ruri, siswa SMA yang tak punya teman. Sebelum ayahnya meninggal, ibu Ruri terlebih dahulu meninggal. Dua tahun sesudahnya, ayahnya mempekerjakan seorang wanita muda bernama Reiko. Mengaku sebagai penggemar berat Tuan Watanabe, Reiko pun dapat mengambil hati ayah Ruri tersebut, hingga akhirnya mereka menikah.

Namun Ruri tentu saja tidak suka dengan ibu tirinya ini. Ia merasa ada yang aneh dengan wanita modis tersebut. Suatu hari Ruri melihat Reiko sedang berada di ruang kerja ayahnya. Yang terjadi saat itu ternyata ayah Ruri tak bernapas. Ayah Ruri dinyatakan meninggal oleh pihak rumah sakit. Namun Ruri tidak percaya begitu saja omongan dari dokter. Ia pun mencari Paman Tanabe, sahabat ayahnya yang berprofesi sebagai dokter. Setelah mendengar penjelasan Paman Tanabe, Ruri masih tak percaya. Ia yakin ibu tirinyalah yang membunuh ayahnya. Karena di saat ayahnya meninggal di ruang kerjanya, Ruri melihat Reiko memegang sebuah botol kecil. Tetapi setelah kematian ayahnya, botol itu tidak dia temukan di mana pun, bahkan jurnal harian milik ayahnya ikut hilang.

Ruri tak tahan dengan tingkah Reiko yang semakin lama semakin jadi. Reiko bahkan bisa dengan mudah tersenyum dan mengisi acara di televisi menggunakan bisnis ayahnya. Uang asuransi ayahnyapun entah ke mana walaupun Reiko mengatakan uang tersebut masuk ke perusahanaan. Akhirnya Ruri memutuskan untuk bunuh diri di sebuah desa. Sebelum pergi ke desa itu, ia telah browsing di internet tentang apa saja yang dibutuhkannya untuk bunuh diri dan di mana letak hutan yang terkenal sebagai tempat bunuh diri itu.

Suatu hari saat liburan musim panas, tibalah Ruri di Desa Sagamino, tempat ia akan melakukan bunuh diri. Ruri menginap di sebuah penginapan tradisional yang nyaman. Setelah meninggalkan surat wasiat, ia pun menuju hutan pada malam hari. Di hutang, ia mulai melancarkan aksinya, melilitkan tali ke sebuah dahan pohon, membuat simpul untuk dikalungkan di lehernya, lalu berdiri di sebuah bangku kecil.

Ruri menendang bangku kecilnya. Lehernya terjerat tali. Tak lama kemudian, ia merasa sekelilingnya putih. Tapi… ternyata rencananya gagal. Ia tidak mati melainkan terjatuh ke tanah. Di hadapannya ada hantu pemuda. Hantu yang mengaku telah meninggal dua tahun yang lalu karena bunuh diri itu membujuknya untuk tidak bunuh diri. Ia bercerita bahwa ia menyesal karena telah bunuh diri. Bunuh diri menyebabkannya menjadi hantu gentayangan yang tidak bisa apa-apa dan terikat di tanah desa itu selamanya. Karena itulah hantu itu tidak ingin Ruri bernasib sama dengannya. Tapi Ruri masih bersikeras untuk bunuh diri.

Akhirnya Ruri dan hantu itu membuat kesepakatan. Jika Ruri tidak berhasil menemukan bukti bahwa Reiko membunuh ayahnya maka ia boleh bunuh diri. Waktunya seminggu.

Ruri yang percaya pada ramalan fengshui melakukan segala cara untuk menemukan bukti bahwa ibu tirinya benar-benar jahat dan telah membunuh ayahnya. Sambil melihat perhitungan hari baik dan hari sial, Ruri bolak-balik dari Desa Sagamino-Tokyo untuk mencari bukti. Ia mengatakan pada ibu tirinya bahwa ia menginap di rumah teman agar ibunya itu tidak curiga.

Tetapi, mendekati hari terakhir, aksi Ruri ketahuan oleh ibu tirinya. Saat Ruri sedang mencari bukti di rumahnya, ibu tirinya pulang ke rumah. Mereka bertemu. Ruri tak dapat mengelak lagi.

JRENG! JRENG!

Selanjutnya baca sendiri bukunya ya…. Pokoknya ceritanya sangat seru!

Dari buku ini kita bisa belajar kata-kata dalam bahasa Jepang, dan macam-macam jenis masakan yang enak. Bacanya bikin baper (bawaan laper) karena deskripsi makanannya yang oke banget. Selain itu buku ini juga mengajarkan kita agar menghargai kehidupan, jangan terlalu percaya pada ramalan, lebih baik percaya diri saja, dan jangan berpikir buruk tentang orang lain.

Rating dari saya untuk novel remaja ini adalah 4 dari skala 5 bintang.

Informasi Buku
Judul Buku: Scheduled Suicide Day
Pengarang: Akiyoshi Rikako
Penerbit: Penerbit Haru
Kategori Buku: J-Lit
Genre: Misteri
Tahun Terbit: 2017
Jumlah halaman: 280
ISBN: 978-602-6383-19-8