[Review Film Serial] Your House Helper

sumber gambar: wikipedia
sumber gambar: wikipedia

Ini adalah salah satu film bergenre Slice of Life yang keren banget. Tokohnya banyak tapi nggak ngebosenin. Ceritanya tentang seorang pembantu rumah tangga dan empat wanita, juga tentang teman dekat si pembantu rumah tangga.

Biar postingan ini beda, yuk bahas cerita dari masing-masing tokohnya:

1. Kim Ji Woon (diperankan oleh Ha Seok Jin)
Kim Ji Woon bekerja sebagai pembantu rumah tangga panggilan. Jadi dia ini akan datang ke rumah orang yang memanggilnya untuk bersih-bersih. Bayarannya tentu saja lebih tinggi karena dia membersihkan rumah dengan teliti dan memberi saran yang baik juga untuk pemilik rumah.

Kim Ji Woon tinggal bersama Go Tae Soo orang yang menyelamatkannya saat ia ditinggal pergi pacarnya. Selama lima tahun ia tidak bisa melupakan pacarnya yang tiba-tiba menghilang dan selama itu pula ia tinggal di cafe milik Go Tae Soo. Ji Woon tidak pernah kembali lagi ke rumahnya karena selalu mimpi buruk.

Suatu hari Kim Ji Woon diminta membersihkan rumah Im Da Young, pemilik rumah besar warisan ayahnya yang tinggal sendirian. Setelah itu, Kim Ji Woon menjadi akrab dengan ketiga teman Da Young. Dan akhirnya tentu saja ia jatuh cinta pada Da Young.

2. Im Da Young (diperankan oleh Bona)
Im Da Young tinggal sendiri di rumahnya yang besar. Ayahnya sudah meninggal dan meninggalkan hutang. Tetapi ia hanyalah pegawai magang yang gajinya tak seberapa. Karena pengeluarannya sangat besar akhirnya temannya menyarankan agar ia menyewakan kamar di rumahnya supaya bisa dapat pemasukan. Tetapi sebelumnya ia harus membereskan rumahnya yang berantakan agar ada orang yang mau menyewa.

Awalnya Im Da Young segan meminta pertolongan Kim Ji Woon yang selalu mengerjakan pembersihan di rumah kakek yang tinggal di seberang rumah Da Young. Namun akhirnya ia menyerah karena membutuhkan penyewa. Im Da Young yang ceroboh banyak merepotkan Kim Ji Woon. Tentu saja akhirnya ia jadi suka pada Tuan Kim yang cerewet.

Masalah Im Da Young tidak hanya rumahnya yang berantakan, tetapi juga masalah di tempat kerjanya. Ia harus bekerja keras agar naik jabatan menjadi pegawai tetap.

3. Yoon Sang A (diperankan oleh Go Won Hee)
Yoon Sang A adalah sahabat Im Da Young sejak SMA. Hubungan mereka sempat tidak baik namun karena tiba-tiba Sang A harus mencari tempat tinggal, ia bertemu Da Young dan menjadi penyewa rumah.

Sang A adalah desainer perhiasan. Namun nasibnya tidak beruntung karena perusahaannya bubar dan bosnya mendapat banyak tuduhan jelek. Sang A akhirnya bekerja sebagai pemasok kalung dan gelang manik-manik di pasar. Sang A berkarakter gengsian. Ia tidak bisa keluar rumah tanpa make up dan pakaian bagus. Ia sangat memperhatikan image dan ingin agar orang-orang tidak meremehkannya.

Suatu hari ada sebuah kejadian yang membuatnya berurusan dengan Kim Jin Kook, seorang pengacara yang merupakan sahabat dari saingan Sang A. Sang A awalnya kesal pada pengacara tersebut tetapi lama-kelamaan ia luluh juga.

4. Kwon Jin Kook (diperankan oleh Lee Ji Hoon)
Kwon Jin Kook adalah seorang pengacara muda. Ia kenal dengan Im Da Young saat Da Young mengurus utang dan harta ayahnya yang baru saja meninggal. Jin Kook bertemu dengan Sang A saat acara pameran perhiasan yang digelar oleh sahabatnya. Ia melihat Sang A sebagai sosok yang berkharisma. Ia jatuh cinta pada Sang A.

Suatu ketika saat sahabat Jin Kook mengadakan pesta pertunangan, ia tidak sengaja menumpahkan wine ke baju Sang A. Inilah kesempatannya untuk mengenal wanita idamannya tersebut. Namun ternyata tidak mudah mendapatkan hati Sang A. Jin Kook yang kaku dan lugu banyak menemui kesulitan apalagi ia mengetahui bahwa Sang A tinggal di rumah Da Young dan sering meminta pertolongan pada Ji Woon.

Jin Kook tentunya tak putus asa. Ia berusaha masuk ke lingkungan pertemanan Sang A untuk bisa dekat dengan orang yang disukainya itu.

5. Han Seo Mi (diperankan oleh Seo Eun A)
Seo Mi adalah sahabat Da Young yang pendiam dan terkesan penakut. Ia membuka salon kuku dengan spesialis cat kuku motif horor. Seo Mi mempunyai trauma. Ia takut pada laki-laki. Ia tak berani bertatap mata dan dekat-dekat dengan laki-laki. Trauma ini didapatkannya saat ia masih SMA.

Seo Mi juga mempunyai masalah dengan keluarganya. Ia tidak mau tinggal dengan ibu, ayah dan kakaknya. Ia juga takut saat mendengar berita bahwa kakak laki-lakinya pulang dari luar negeri. Tak hanya pada keluarganya, Seo Mi juga takut pada tetangga di tempat kerjanya. Tetangga sebelah selalu marah-marah padanya.

Ketika Seo Mi menjadi penyewa di rumah Da Young, ia berkenalan dengan Ji Woon dan orang-orang yang bekerja di Cafe Go, yaitu Pak Go Tae Soo dan Park Ga Ram. Ia menjadi dekat dengan Ga Ram gara-gara mereka bertemu di bioskop dan menonton film yang sama. Seo Mi mengecat kuku Ga Ram dengan motif yang sama dengan kukunya. Lalu ia dibantu Ga Ram untuk menghilangkan traumanya.

6. Kang Hye Joo (diperankan oleh Jeon Soo Jin)
Hye Joo yang tomboi ini adalah sahabat Da Young. Dialah yang menyarankan pada Sang A dan Seo Mi agar menjadi penyewa di rumah Da Young karena mengetahui bahwa hubungan ketiga temannya itu tidak baik. Setelah sarannya itu, akhirnya ketiga sahabatnya bisa kembali menjadi akrab.

Hye Joo menyimpan sebuah rahasia. Ia tinggal serumah dengan teman cowoknya yang bekerja di tokonya. Hye Joo menyukai Chul Soo tetapi tidak mau menyampaikan perasaannya setelah mengetahui siapa Chul Soo sebenarnya. Chul Soo mendapatkan musibah di tempat kerjanya yang lama. Karena itulah Hye Joo mengajak Chul Soo tinggal di rumahnya dan bekerja di tokonya. Chul Soo ternyata menyukai sesama jenis. Ia suka pada pemasok barang toko mereka, Gil Seok. Hye Joo tentu saja kecewa.

Suatu hari, Hye Joo meminta Kim Ji Woon membersihkan rumahnya dengan harapan dapat membuka pikiran Chul Soo. Namun yang terjadi malah Chul Soo pergi dari rumahnya. Hye Joo berusaha mendapatkan sahabatnya itu kembali.

7. Go Tae Soo (diperankan oleh Jo Hee Bong)
Pak Go ini adalah manajer Your House Helper. Ia juga pemilik Cafe Go dan sudah dianggap saudara oleh Kim Ji Woon. Pak Go adalah orang yang menyelamatkan Kim Ji Woon saat Kim Ji Woon ditinggal pergi pacarnya. Ia menjadi penerima orderan dari orang-orang yang ingin rumahnya dibersihkan. Pak Go juga membantu Kim Jin Kook untuk mengambil hati Sang A. Ia juga baik hati pada empat bersahabat: Da Young, Sang A, Seo Mi, dan Hye Joo.

Pak Go sendiri punya rahasia yang ia tidak ingin Kim Ji Woon tahu. Pak Go mengenal Lee So Hee, pacar Ji Woon. Namun ia tidak memberitahukannya pada Ji Woon. Ia juga berusaha mencari tahu ke mana perginya So Hee. Selain itu, rahasia lainnya adalah ia menderita suatu penyakit. Tetapi ia tidak ingin orang-orang susah karenanya. Jadi ia mengatakan bahwa obat yang dimakannya adalah vitamin.

Selain tokoh di atas, ada tokoh-tokoh lainnya dari film ini yang cukup sering muncul. Mereka adalah:
1. Park Ga Ram = pegawai cafe Go sekaligus pemain band yang mencoba menyembuhkan traumanya Seo Mi.
2. Yong Gun Jang = kakek tetangga rumah Da Young yang juga mempekerjakan Ji Woon di rumahnya.
3. An Jin Hong = manajer Da Young yang ternyata seorang ibu tunggal.
4. Bang Chul Soo = sahabat Hye Joo yang bekerja di toko Hye Joo.
5. Lee So Hee = mantan pacar Ji Woon yang misterius yang tiba-tiba menghilang.

Film ini keren banget karena secara tak langsung mengajak kita untuk bersih-bersih rumah. Ada banyak tips tentang bersih-bersih dalam film ini. Selain itu, filmnya bukan tentang cerita si kaya dan si miskin. Pokoknya ceritanya tentang kehidupan sehari-hari. Filmnya juga lucu dan seru.

Rating:
Untuk film ini aku beri nilai 4,8 dari skala 5. Keren banget deh pokoknya filmnya.

sumber gambar: asianwiki.com
sumber gambar: asianwiki.com

Informasi Film:
Judul Film: Your House Helper
Genre: Romantic comedy, slice of life
Jumlah episode: 32 (35 menit tiap episode)
Rilis: Juli 2018
Stasiun TV: KBS2

Advertisements

[Review Film Serial] The Undateables

sumber gambar: asianwiki.com
sumber gambar: asianwiki.com

Sinopsis:
Yoo Jung Eum dulunya ada seorang atlet loncat indah. Namun suatu ketika saat ia sedang mengikuti kompetisi, pacarnya memutuskan hubungan mereka. Ibu Jung Eum yang saat itu sedang sakit mendadak harus dilarikan ke rumah sakit. Kemudian ibu Jung Eum meninggal. Sejak saat itu, Jung Eum menjadi trauma dan tidak berani masuk ke air. Beberapa waktu kemudian, ia diterima bekerja di sebuah biro jodoh.

Karir Jung Eum akhir-akhir ini tidak berjalan dengan baik. Lalu ia meminta tolong pada pelatih loncat indah yang juga adalah sahabatnya. Jung Eum meminta agar Coach Yang mendaftar di biro jodoh. Awalnya Coach Yang menolah karena ia merasa ia sudah berumur dan tidak perlu untuk mencari jodoh. Tapi karena Jung Eum terus memohon agar ia bisa terus bekerja, maka Coach Yang akhirnya setuju.

Kang Hoo Nam pada waktu kecil hanya tinggal bersama ibunya karena ternyata ayahnya sudah punya istri lain. Namun kemudian ibunya meninggal karena kecelakaan. Hoo Nam yang masih kecil kemudian diambil ayahnya dan ibu tirinya. Ia diasuh kedua orangtua ‘baru’nya dan mempunyai seorang kakak bernama Choon Nam.

Setelah dewasa, Hoo Nam membuka sebuah galeri mainan dan sepupunya, Yook Ryong bekerja di galerinya. Hoo Nam tidak ingin dirinya menjadi seperti ayahnya yang sering terlibat skandal. Karena itu ia memutuskan tidak ingin pacaran. Tetapi ia sangat hebat dalam teori berpacaran sehingga temannya, Charlie, memintanya membuat tulisan tentang tips berpacaran. Charlie memakai tulisan Hoo Nam untuk diterbitkan di perusahaan majalah tempat ia bekerja.

Makalah tulisan Hoo Nam secara tak sengaja ditemukan sepupunya. Yook Ryong yang selalu gagal dalam hal percintaan meminta tips pada Hoo Nam. Ia pun mendaftar di biro jodoh tempat Jung Eum bekerja. Sayangnya ia menyalahgunakan tips yang diberikan. Yook Ryong malah mempermainkan banyak wanita yang dijodohkan dengannya di biro jodoh tempat Jung Eum bekerja.

Yook Ryong bertemu dengan Coach Yang dari perkenalan di biro jodoh. Mereka akhirnya berpacaran. Tetapi Yook Ryong merasa tidak puas punya satu pacar. Coach Yang mengetahui bahwa Yook Ryong punya pacar yang lain. Ia sangat kecewa dan akhirnya memutuskan untuk bunuh diri. Setelah ia meloncat dari jembatan, Jung Eum kelabakan. Ia mencari orang yang bisa menolong sang pelatih. Lalu ia bertemu Hoo Nam.

Sebelumnya, Jung Eum pernah bertemu Hoo Nam saat ia sedang menemui kliennya, Nona Oh Do Ri. Saat itu, Hoo Nam menyerobot meminta tanda tangan nona Oh Do Ri. Jung Eum marah pada Hoo Nam karena kliennya diserobot.

Saat akan menyelamatkan Coach Yang, Jung Eum tidak sengaja mendorong Hoo Nam ke sungai. Hoo Nam rupanya tidak bisa berenang. Coach Yang tidak jadi bunuh diri dan menyelamatkan Hoo Nam. Tetapi akhirnya mereka bertiga harus berurusan dengan polisi. Jung Eum harus meminta maaf pada Hoo Nam dan berjanji untuk tidak bertemu lagi.

Suatu hari Jung Eum mendapat masalah di tempatnya bekerja. Ada beberapa klien yang sangat sulit dijodohkan karena mereka bermasalah, termasuklah Nona Oh Do Ri. Manajernya, Nyonya Bong, memberinya waktu untuk menyelesaikan tugas menjodohkan klien-klien tersebut. Jika sampai tenggat waktu Jung Eum tidak berhasil maka ia harus dipecat.

Jung Eum mencari cara agar ia tidak dipecat. Secara kebetulan, sahabat Jung Eum, Choi Joon Soo, diwawancara di majalah tempat Charlie bekerja. Jung Eum membaca majalah Joon Soo yang ada tips berpacaran. Lalu ia meminta bantuan Charlie melalui Joon Soo untuk bertemu dengan penulis artikel tersebut. Jung Eum juga menemui Yook Ryong untuk meminta pertanggung jawaban atas kasus Coach Yang. Yook Ryong mengatakan bahwa ia mendapat tips dari majalah. Kemudian, baik Yook Ryong maupun Charlie mengatakan bahwa Hoo Nam adalah penulis artikel yang asli.

Jung Eum yang tadinya tidak tahu bahwa Hoo Nam adalah orang yang menyerobot tanda tangan di rumah nona Oh Do Ri dan juga orang yang ia dorong ke sungai saat ingin menyelamatkan Coach Yang. Jung Eum sangat terkejut karena ia pernah berjanji untuk tidak bertemu lagi dengan Hoo Nam. Tetapi karena tidak ingin dipecat, ia memohon bantuan Hoo Nam. Karena Jung Eum melihat Hoo Nam mengoleksi mainan di galerinya, Jung Eum berjanji akan memberikan mainan yang tidak dipunyai Hoo Nam. Hoo Nam akhirnya setuju setelah sebelumnya Jung Eum juga memberikan sebuah surat kosong yang ada tanda tangannya.

Petualangan Hoo Nam dan Jung Eum pun dimulai. Mereka bekerja sama untuk menuntaskan kasus klien yang bermasalah di biro jodoh.

Review:
Aku suka banget sama film ini. Ceritanya memang drama komedi, tetapi nggak seperti drama yang biasanya. Kalau drama biasanya ada orang ketiga dan mertua yang tidak setuju. Di film ini, ada calon mertua yang tidak setuju juga. Lalu ada pihak ketiga yang mengganggu juga. Tetapi pasangan Hoo Nam dan Jung Eum bisa menghadapinya dengan cara dewasa. Di film drama lainnya biasanya kalau calon mertua menyuruh putus, maka si tokoh utama akan bingung lalu menuruti perkataan tersebut. Lalu di drama lain biasanya si tokoh utama tetap terpengaruh sama mantan atau orang ketiga yang juga suka sama tokoh utama.

Nah kalau di film The Undateables ini, pasangan Hoo Nam dan Jung Eum menghadapi semuanya dengan komunikasi. Mereka saling memberitahu tentang camer yang begini begitu maupun tentang orang ketiga yang begono begito. Jadinya asyik nonton filmnya. Film ini bisa memberikan nuansa baru. Bisa mengajarkan bahwa kalau mau sukses dalam sebuah hubungan maka komunikasi tuh penting.

Pokoknya film ini oke banget, deh! Aktor dan aktrisnya cakep dan cantik. Soundtrack filmnya juga bagus dan keren. Nggak nyesel deh nonton film ini.

Rating:
Karena aku suka sama film ini, maka aku beri rating 4 dari skala 5.

Informasi Film:
Judul: The Undateables / Handsome Guy and Jung Eum
Genre: Romantic Comedy
Jumlah episode: 32 episode (35 menit setiap episodenya)
Rilis: Mei – Juli 2018
Stasiun TV: SBS
Pemain:
Namgung Min sebagai Kang Hoo Nam
Hwang Jung Eum sebagai Yoo Jung Eum
Choi Tae Joon sebagai Choi Joon Soo
Oh Yoon Ah sebagai Coach Yang
Jung Moon Sung sebagai Yook Ryong
Jo Dal Hwan sebagai Charlie

[Review Buku] 13 Reasons Why

Sinopsis:
Buku ini menceritakan tentang Clay yang mendapat kiriman sebuah kotak sepatu berisi setumpuk kaset. Pengirimnya adalah Hannah Baker, teman sekolahnya yang meninggal karena bunuh diri dua minggu yang lalu.

Dalam kaset itu, Hannah menjelaskan alasan-alasan kenapa ia bunuh diri dan siapa saja yang terlibat di dalamnya. Karena Clay mendapatkan paket berisi kaset tersebut, maka ia adalah salah satu yang terlibat.

Sebelum Clay mendapatkan paket kaset tersebut, ada seseorang yang menyelipkan peta ke lokernya. Rupanya peta itu adalah kiriman dari Hannah juga sebelum ia meninggal. Peta tersebut ada hubungannya dengan kaset-kaset yang dikirimkan kepada Clay.

Melalui kaset yang dikirim dari Hannah, Clay jadi tahu bahwa peta tersebut menjelaskan tentang tempat-tempat yang ada hubungan dengan alasan Hannah bunuh diri. Clay penasaran dengan seluruh isi kaset yang dikirimkan padanya. Ia menghabiskan sepanjang malam untuk menyusuri kota kecilnya sambil mendengarkan keseluruhan isi kaset-kaset tersebut.

Review:
Seperti judulnya, buku ini adalah kisah alasan-alasan Hannah bunuh diri. Tokoh utamanya adalah Clay Jensen, seorang siswa SMA yang ternyata mempunyai perasaan suka pada Hannah Baker. Tetapi tentu saja ia sangat menyesal ketika mengetahui bahwa Hannah bunuh diri dan ia tidak sempat mengatakan tentang perasaannya pada Hannah. Hannah sendiri adalah seorang gadis yang baik namun ia bertemu dengan orang-orang yang tidak baik. Hal tersebut membuat Hannah merasa terkucilkan dan sedih. Itulah sebabnya mengapa ia memilih bunuh diri untuk mengakhiri semuanya.

Baca buku ini… bab per bab terasa panjang. Karena isinya membicarakan tentang keburukan seseorang. Ya, ada juga tentang orang yang baiknya. Tetapi secara keseluruhan adalah tentang orang-orang yang jahat pada Hannah. Karena itulah, mendengarkan tentang keburukan orang lain tuh bikin capek!

Karena buku ini bikin capek, tentu saja bacanya jadi bikin ngantuk. So, buku ini cocok banget menjadi bacaan sebelum tidur. Nggak bikin buru-buru untuk menyelesaikannya karena dari awal pembaca sudah diberi tahu bahwa yang akan dibahas adalah orang-orang dan tempat-tempat yang terlibat dalam kematian Hannah.

Kisah-kisah per babnya bikin geregetan, juga bikin sedih. Penulisnya sukses bikin pembaca jadi terhanyut dalam cerita. Karena ceritanya tentang Clay yang mendengarkan kaset, pembaca jadi melihat dua sisi sekaligus, yaitu sisi bagaimana perasaan Hannah dan juga bagaimana apa yang dirasakan oleh Clay.

Jika membaca komentar dari beberapa orang tentang buku ini, banyak yang mengatakan bahwa buku ini hebat, sangat bagus, dan bisa mengubah pandangan kita terhadap orang lain. Memang benar, seseorang melakukan sesuatu pasti ada alasannya kan? Jangan menilai dari tampilan luar, juga dari bagaimana sikap seseorang pada saat tertentu. Kita tidak tahu apa yang dialaminya sebelum bertemu kita. Ya, itulah inti dari buku ini.

Rating:
Buku ini sebenarnya menarik. Ya, kalau nggak… Nggak mungkin ceritanya dijadikan film, kan? Tapi tentu saja setiap orang punya pendapat berbeda mengenai buku ini. Saya pikir, saya akan memberi rating 7/10 untuk buku ini.

13 Quotes:
Oh, ya, ada satu lagi yang perlu diberitahukan kepada Anda sekalian. Ini mengenai kata-kata yang bagus dari buku ini. Yuk langsung saja disimak:

1. Pengkhianatan. Ini salah satu perasaan paling buruk. ~hlm.29.

2. Dan bagaimana dengan kalian – kalian semua – apa kalian melihat luka yang telah kalian tinggalkan? Tidak. Mungkin saja tidak. Sebab sebagian dari luka itu tidak bisa dilihat secara kasat mata. ~hlm.82.

3. Aku tidak mau bertingkah seakan segalanya baik-baik saja, karena memang tidak. ~hlm.129.

4. Orang kadang kesulitan untuk menyampaikan kata-kata menyenangkan satu sama lain. … Kalau kau bisa, beri tahu mereka secara langsung. Tapi kalau tidak bisa, beri mereka surat dan itu akan sama saja rasanya. ~hlm.165.

5. Kadang kita memiliki pikiran yang bahkan tidak bisa kita pahami. Pikiran-pikiran yang bahkan tidak benar -bukan yang sesungguhnya kita rasakan- tapi pikiran itu terlintas dalam kepala kita karena menarik untuk dipikirkan. ~hlm.182.

6. Biasanya, saat seseorang memiliki reputasi terkenal, ada orang lain yang siap mencabik-cabiknya. Mereka menanti munculnya keburukan yang fatal. ~hlm.206.

7. Kalian tidak tahu apa yang berlangsung di kehidupan orang lain kecuali kehidupan kalian sendiri. Dan saat kalian mengacaukan satu saja bagian kehidupan seseorang, kalian tidak cuma mengacaukan bagian yang itu. Saat kalian mengacaukan satu bagian kehidupan seseorang, berarti kalian mengacaukan seluruh kehidupannya. ~hlm.208.

8. Segala sesuatu… memengaruhi segalanya. ~hlm.208.

9. Kau tidak bisa mundur ke masa lalu… Seperti sediakala. Yang benar-benar kau miliki hanyalah… masa sekarang. ~hlm.212.

10. Menyenangkan rasanya tahu ada orang yang mengerti … apa yang sedang kualami. ~hlm.243.

11. Tapi kadang-kadang tak ada yang bisa dilakukan selain terus melangkah. ~hlm.280.

12. Orang-orang perlu tahu bahwa ada tempat yang bisa mereka tuju. Seseorang yang bisa menjadi tempat mereka mengadu. ~hlm.306.

13. Pada akhirnya, kita semua harus melangkah maju dan melalui semua ini. ~hlm.306.

Informasi Buku:
Judul buku: 13 Reasons Why
Pengarang: Jay Asher
Penerbit: Penerbit Spring
Tahun terbit: 2018
Jumlah halaman: 324 halaman
ISBN: 978-602-6682-24-6

[Review Film Serial] My First Love

sumber gambar: asianwiki.com

Film bergenre time travel romantis ini keluaran dari stasiun OCN. Ceritanya tentang Kang Shin Woo yang tidak bisa melupakan cinta pertamanya, Han Ji Soo, walau sudah 10 tahun berpisah. Han Ji Soo tiba-tiba saja menghilang setelah kematian ibu Shin Woo. Ia hanya menitipkan sebuah buku pada Kim Min Seok, sahabat Kang Shin Woo. Tetapi Ji Soo sendiri tidak melayat ke pemakaman ibu Shin Woo.

Di tahun 2017, sahabat-sahabat Kang Shin Woo berusaha menjodohkannya dengan seseorang, tetapi Kang Shin Woo selalu menolak. Lalu, sahabat Kang Shin Woo menyarankan Shin Woo untuk pergi ke rumah sakit menemui psikolog. Di rumah sakit tersebut, Kang Shin Woo bertemu dengan Han Ji Soo. Namun sayangnya Han Ji Soo mengatakan tidak ingin lagi bertemu dengan Kang Shin Woo. Tentu saja Kang Shin Woo kecewa. Apalagi Han Ji Soo tidak mau memberitahukan alasannya.

Hari pertemuan mereka adalah hari peringatan kematian ibu Kang Shin Woo. Saat Shin Woo membuka laci mejannya untuk menyimpan foto ibunya, ia menemukan buku lamanya yang pernah dipinjam Ji Soo. Di dalam buku tersebut, Shin Woo menemukan notes dari Ji Soo yang menyebutkan bahwa Ji Soo ingin bertemu dengan Shin Woo di Jembatan Kunang-kunang pada hari kematian ibu Shin Woo. Sepuluh tahun yang lalu, Shin Woo tidak pernah tahu ada notes itu di dalam buku.

Malam itu juga Shin Woo segera menuju ke Jembatan Kunang-kunang dan berharap bertemu Ji Soo di sana. Tetapi ia tidak bertemu dengan Ji Soo. Shin Woo malah ditabrak sepeda dan terjatuh ke danau. Saat siuman, ia sudah berada di tahun 2007 yaitu tahun saat ia masih SMA.

Di tahun 2007, Shin Woo bertemu kembali dengan ibunya. Ibunyalah yang menyadarkannya dari pingsan. Shin Woo senang sekali bisa melihat wajah ibunya. Namun tentu saja ibunya tidak mengenalinya. Saat itu ada teman kakak Shin Woo, Baek Na Hee, di tempat Shin Woo ditemukan. Ia bertanya apa profesi Shin Woo. Shin mengatakan bahwa ia adalah guru. Ia menjadi guru di SMA lamanya karena Na Hee mengira ia adalah guru baru pengganti guru yang sedang cuti.

Shin Woo bekerja di SMA Garam dan menjadi wali kelas 2-3, kelas lamanya. Ia bertemu dengan dirinya yang masih berumur 17 tahun. Ia juga bertemu sahabat lamanya, Jang So Ra, Kim Min Seok, dan Cho Geun Deok. Ia juga bertemu dengan Han Ji Soo. Namun karena ia datang ke tahun tersebut, ia mengubah masa lalunya. Misalnya, seharusnya ia yang berumur 17 tahun yang membantu Ji Soo turun dari pagar. Tetapi malah ia yang berumur 27 tahun yang membantu Ji Soo.

Kang Shin Woo berusaha membantu dirinya yang berumur 17 tahun untuk mendapatkan hati Ji Soo. Ia juga berusaha mencari tahu mengapa Ji Soo menghilang. Juga alasan Ji Soo di tahun 2017 yang tidak ingin lagi bertemu dengannya.

Review:
Film ini oke sebagai hiburan. Filmnya seru dan asyik. Ceritanya nggak bikin kening berkerut walaupun menceritakan tentang dua orang yang sama namun beda umur bertemu di suatu masa. Inti ceritanya tentang cinta pertama, kalau cinta ya bilang saja. Jangan dipendam dan jangan jadi orang penakut. Kalau tidak mengatakan cinta tersebut, bagaimana orang tersebut tahu? Lalu, takdir itu bisa diubah dengan usaha. Kalau tidak berusaha bagaimana bisa mengubahnya?

Akting dari para pemainnya oke. Pemainnya juga cakep dan cantik. Namun yang diherankan adalah karakter teman-teman Kang Shin Woo di tahun 2007 dan 2017 sama. Hanya Kang Shin Woo sendiri yang beda. Yah, mungkin biar nggak repot shootingnya. Nggak apa=apalah karena filmnya keren.

Rating:
Aku beri nilai 4 untuk film yang jumlah episodenya 10 ini.

Informasi Film:
Judul Film: My First Love / Longing Heart
Genre: Time Travel, Romantic comedy, Fantasy
Jumlah episode: 10
Rilis: Januari 2018
Stasiun TV: OCN
Pemain:
Lee Jung Shin sebagai Kang Shin Woo tahun 2017
Seo Ji Hoon sebagai Kang Shin Woo tahun 2007
Lee Yeol Eum sebagai Han Ji Soo
Kim Min Seok sebagai Kim Min Seok
Min Do Hee sebagai Jang So Ra
Lee Joo Hyung sebagai Choo Geun Deok
Jo Seung Hee sebagai Baek Na Hee

[Review Film Serial] Wise Prison Life

sumber gambar: asianwiki.com
sumber gambar: asianwiki.com

Suatu hari saat liburan bulan Juli yang lalu, seorang teman bilang dia mau nonton film Wise Prison Life untuk mengisi waktu liburannya. Film drama Korea ini rilisnya bulan November 2017. Genrenya kehidupan penjara, kalau menurut wikipedia genrenya komedi hitam. Entah apa maksudnya aku nggak ngerti. Yang pasti, saat nonton trailernya di asianwiki, dalam bayanganku film ini suram karena bersetting di penjara. Temanku bilang bagus banget filmnya. “Nontonlah…,” katanya. Yo wes tak tonton.

Cerita tentang apa film ini?
Sesuai judulnya, Wise Prison Life, atau kata lainnya Prison Playbook, film ini mengisahkan kehidupan para narapidana di penjara. Tokoh utamanya adalah Kim Jae Hyeok. Jae Hyeok adalah seorang pemain baseball yang terkenal. Suatu hari saat ia berkunjung ke rumah adik perempuannya, ia mendapati ada orang jahat masuk ke rumah tersebut. Penjahat yang terpergok itu mencoba melarikan diri, namun ia kalah cepat dari Jae Hyeok. Jae Hyeok berhasil menangkap penjahat itu. Namun si penjahat melawan. Terjadilah baku hantam. Jae Hyeok yang mencoba melindungi diri memukul si penjahat. Penjahat terjatuh dan harus dirawat di rumah sakit.

Karena pukulan Jae Hyeok terlalu keras si penjahat jadi gegar otak. Pengadilan menuntut Jae Hyeok masuk penjara. Jae Hyeok pun harus menjadi terpidana dan masuk penjara selama beberapa bulan. Saat akan masuk penjara, para fansnya ikut bersedih. Tetapi para sipir penjara merasa senang karena ada bintang olahraga terkenal di penjara mereka. Banyak yang memanfaatkan ketenaran Jae Hyeok untuk mendapatkan tanda tangan.

Setelah hampir dua bulan, ada sidang banding. Jae Hyeok meminta tuntutan jaksa dikurangi. Namun malangnya tuntutannya tidak bisa dikabulkan karena penjahat yang dipukulnya mendadak koma. Jae Hyeok harus menjalani masa hukuman selama satu tahun di penjara.

Jae Hyeok kembali ke tahanan namun mendapat sel baru. Di selnya yang baru, ia bertemu dengan Kim Min Cheol (preman yang mendapat hukuman 25 tahun penjara), Dr. Ko (korban kejahatan perusahaan tempatnya bekerja), Han Yang (pecandu narkoba), dan Kai (seorang penipu). Masing-masing teman satu selnya tersebut berkarakter unik.

Di penjara, Jae Hyeok bertemu kembali dengan sahabat lamanya, Lee Joon Ho. Joon Ho banyak membantunya di penjara. Joon Ho juga membantu Jae Hyeok memberikan kejutan untuk ibu dan adik perempuannya, Jae Hee. Dan ternyata adiknya Joon Ho, Joon Dol, adalah fans Jae Hyeok. Ia adalah seorang wartawan. Joon Dol membantu Jae Hyeok membuat artikel yang bagus tentang penjara juga tentang karir Jae Hyeok.

Film yang jumlah episodenya 16 ini menceritakan perjuangan Jae Hyeok selama di penjara. Jae Hyeok bertemu dengan orang yang jahat dan ingin mencelakakannya. Ia juga mengalami cedera yang membuat bahunya harus diterapi dan mengancamnya tidak bisa main baseball lagi. Karena cedera yang dialaminya itu, Jae Hyeok sempat putus asa dan ingin berhenti dari baseball. Tentunya Jae Hyeok akhirnya menemukan cara agar ia bisa kembali bermain baseball.

Tidak hanya kehidupan karir Jae Hyeok yang diceritakan di film ini, tetapi juga kehidupan cintanya. Jae Hyeok mempunyai pacar bernama Kim Ji Ho. Ji Ho adalah anak pelatih Jae Hyeok saat Jae Hyeok masih SMA. Ji Ho saat itu masih kecil. Karena pelatihnya meninggal, Jae Hyeok yang merasa berhutang budi pada pelatihnya itu akhirnya menjadi ‘kakak’ Ji Ho. Lama kelamaan perasaan cinta muncul dan mereka pun berpacaran. Namun mereka harus putus karena Ji Ho merasa Jae Hyeok sangat cuek. Di penjara, Jae Hyeok sempat tidak ingin lagi bertemu dengan Ji Ho gara-gara cedera yang dialaminya. Namun akhirnya ia menyesal.

Cerita kehidupan penjara tidak hanya cerita tentang hidup Jae Hyeok, tetapi ada juga cerita tentang teman-teman satu selnya. Lalu ada juga cerita tentang Kapten Yoo yang tiba-tiba harus masuk penjara karena dituduh membunuh rekan kerjanya.

Di film ini karakter Jae Hyeok adalah seseorang yang berpola pikir sederhana. Ia digambarkan kurang pintar dalam hal akademis. Namun ia cerdik dan banyak akal. Dengan kecerdikannya, ia membantu banyak rekannya di penjara. Karena ada dia di selnya, orang-orang di selnya menjadi kompak.

Review:
Film ini berdurasi 90 menit tiap episodenya. Awalnya aku nggak tahu kalau durasinya selama itu. Aku hanya berpikir kok filmnya nggak habis-habis. Eh ternyata memang durasinya lama.

Di episode awal-awal, filmnya lumayan oke. Lalu agak ke tengah filmnya agak membosankan. Tetapi setelah episode pertengahan, filmnya kembali seru. Kalau diperhatikan, episode seru dan membosankannya seimbang.

Film ini banyak mengajarkan tentang kehidupan. Sebenarnya bagus karena banyak kata-kata bijaknya. Namun ada juga yang nggak bagusnya, yaitu banyak banget sumpah serapahnya. Mungkin karena cerita tentang narapidana, ya. Soalnya penjara itu kan isinya penjahat semua. Jadi ya banyak adegam kekerasan dan kata-kata sumpahannya. Kalau anak labil jangan nonton film ini deh biar nggak ikut-ikutan.

Satu lagi yang oke dari film ini yaitu aktor-aktrisnya. Aktingnya oke. Pemeran yang terkenal antara lain Jung Kyung Ho (berperan sebagai Lee Joon Ho), Krystal (berperan sebagai Kim Ji Ho), Jung Hae In (berperan sebagai Kapten Yoo), Jung Woong In (berperan sebagai Letnan Paeng), dan lain-lain.

Rating:
Untuk film yang ada unsur komedinya ini aku beri nilai 3,8 dari skala 5.

Informasi Film:
Judul: Prison Playbook / Wise Prison Life
Genre: Prison, komedi hitam
Jumlah episode: 16 (90 menit tiap episode)
Rilis: November 2017
Stasiun tv: tvN
Pemain:
Park Hae Soo sebagai Kim Jae Hyeok
Jung Kyung Ho sebagai Lee Joon Ho
Krystal sebagai Kim Ji Ho
Lim Hwa Young sebagai Kim Jae Hee
Kim Kyung Nam sebagai Lee Joon Dol
Lee Kyu Hyung sebagai Yoo Han Yang
Jung Hae In sebagai Kapten Yoo
Jung Woong In sebagai Letnan Paeng
Choi Moo Sung sebagai Kim Min Cheol
Jung Min Sung sebagai Dr. Ko
Park Ho San sebagai Kai

[Review Buku] Absolute Justice

Waktu ada iklan tentang buku ini, aku penasaran banget sebenarnya ceritanya tentang apa. Biasanya di belakang buku ada sinopsis ceritanya. Tapi di buku ini tidak ada yang seperti itu. Hanya ada satu kalimat di belakang bukunya: “Seharusnya monster itu sudah mati…”

Nah, lho! Apakah buku ini tentang monster? Cerita hororkah? Karena penasaran makanya aku beli buku ini. Kebetulan juga pas dibuka PO ada bonus dapat tanda tangan penulis walaupun sebenarnya tanda tangannya cetakan, bukan asli tanda tangan pakai pena. Dan ada bonus gantungan kunci juga. Horeee!!

Ternyata ceritanya begini:

Ada 4 sahabat di sebuah sekolah SMA. Mereka adalah Kazuki, Yumiko, Riho, dan Reika. Suatu saat ada anak pindahan di sekolah mereka. Nama anak yang pendiam itu adalah Noriko. Keempat sahabat ini lalu mengajak Noriko bergabung bersama mereka. Awalnya hanya mengajak makan siang bersama. Tetapi kemudian Noriko menjadi anggota kelompok grup.

Noriko adalah anak yang baik dan pintar. Ia menjadi juara di kelas dan menjadi panutan bagi kelompoknya. Ia sering membantu Kazuki, Riho, Reika, dan Yumiko dalam hal pelajaran. Semua temannya senang karena ada orang pintar di kelompok mereka. Namun setelah beberapa lama berteman dengann Noriko, muncul kejanggalan-kejanggalan. Tetapi keempat temannya menganggapnya mungkin ada kesalahan pada diri mereka karena Norikolah yang paling benar dan mereka salah. Argumen Noriko masuk akal hingga keempat sahabat tidak bisa menolaknya.

Beberapa tahun kemudian, saat kelompok 5 sahabat itu sudah dewasa dan berumur 30-an, ada reuni sekolah. Kelima sahabat bertemu kembali. Mereka senang sekali bisa berkumpul setelah sekian lama tidak bertemu. Namun Noriko rupanya tidak berubah. Ia sangat menjunjung tinggi kebenaran. Ia bahkan tak segan-segan menghukum orang yang salah walaupun sebenarnya itu adalah masalah kecil. Tidak ada toleransi. Hal tersebut membuat keempat sahabat menjadi gerah dengan sifatnya itu. Akhirnya terjadilah insiden yang tidak direncanakan. Insiden tersebut lalu menggiring keempat sahabat pada sesuatu yang mengejutkan mereka.

Review:
Seperti biasa, cerita karangan Akiyoshi Rikako sangat bagus dan endingnya tak tertebak. Beliau selalu sukses membuat orang penasaran dengan akhir ceritanya. Buku ini sama sekali tidak membosankan. Malah bikin geregetan. Saking bikin geregetannya sampai menguras emosi jiwa. Itu menurutku, ya… So, kalau kamu lagi stress berat, jangan baca buku ini karena buku ini ‘berat’. Untuk selingan di waktu luang saat sedang santai dan tidak banyak masalah, okelah baca buku ini.

Buku ini banyak berkisah tentang hukum dan pasal-pasal yang berlaku di Jepang. Apa yang tidak boleh dilakukan penduduk sipil dan bagaimana sistem pajaknya. Juga apa hukuman yang didapat seorang warga bila melanggar undang-undang. Makanya kesannya menurutku ‘berat’. Mungkin karena itulah judulnya Absolute Justice. Ada tentang keadilannya gitu.

Quotes yang oke menurutku:
Persahabatan itu bukan berarti menyembunyikan kesalahan teman.
~hlm. 32

Aku hanya ingin melakukan hal yang benar. Karena kebenaran adalah hal terpenting di dunia ini.
~hlm.124

Memangnya aku butuh alasan untuk melakukan yang benar?
~hlm.89

Saat menjatuhkan tuduhan kepada orang yang bersalah berdasarkan kebenaran, bagian otak manusia yang mengontrol rasa bahagia bisa menghasilkan zat yang mirip dengan saat mengonsumsi obat-obatan terlarang.
~hlm.252

“Aku tidak bisa mengatakan ‘tidak tahu’ untuk sesuatu yang kuketahui. Kau menyuruhku berbohong?”
“Bukan bohong. Ini bersikap bijak.”
“Bohong tetaplah bohong. Tidak ada di tengah-tengahnya.”
~hlm. 223

‘Seratus persen benar’, tanpa ada rasa toleransi dan kemanusiaan, ternyata bukanlah hal yang baik.
~hlm. 159

Rating:
Walaupun bukunya ‘nggak biasa’ karena menyajikan hal yang berat, tetap saja aku ngefans sama karangan Akiyoshi Rikako. Jadi, untuk buku ini aku beri nilai 3,8 dari skala 5.

Informasi Buku:
Judul Buku: Absolute Justice
Pengarang: Akiyoshi Rikako
Penerbit: Penerbit Haru
Genre: Misteri, Hukum
Tahun Terbit: 2018
Jumlah Halaman: 268
ISBN: 978-602-51860-1-1

[Review Buku] Silence

Cerita di belakang buku:
Kenapa aku tidak bisa keluar dari pulau ini?

Miyuki dibesarkan di Yuki-no-Shima, sebuah pulau terpencil yang konon dilindungi oleh Simatama-san, dewa penjaga pulau. Miyuki yang bermimpi menjadi artis akhirnya keluar dari pulau itu dan tinggal di Tokyo, meskipun ditentang oleh kedua orangtuanya.

Setelah lama tidak pulang, akhirnya tahun ini Miyuki akan pulang bersama dengan Toshiaki, kekasihnya. Meski awalnya Miyuki tidak menyadarinya, tapi sepertinya Simatama-san tahu ada yang tidak beres dengan Toshiaki.

Apa pun yang terjadi, Shimatama-san pasti melindunginya, kan?

Sinopsis versi saya:
Sejak kecil Miyuki bermimpi menjadi artis. Ia mempunyai suara yang merdu. Lalu, saat bersekolah di sekolah menengah, ia mengikuti audisi di kota kecil dekat kampung halamannya. Miyuki lolos seleksi dan harus ikut audisi berikutnya di Tokyo. Namun ayahnya menentangnya.

Miyuki tetap bercita-cita pergi ke kota besar untuk mewujudkan mimpinya. Namun sayangnya ia tidak bisa menjadi artis lagi karena sudah telat. Tetapi ia bekerja mengurusi artis. Ia menjadi manajer artis dan bekerja di perusahaan yang menaungi artis-artis muda pendatang baru.

Saat bekerja menjadi manajer, Miyuki berkenalan dengan Toshiaki. Mereka pun akhirnya pacaran. Lama mereka menjalin hubungan, Toshiaki tidak juga melamar Miyuki. Teman-teman Miyuki memgatakan hal-hal yang membuat Miyuki panas sehingga ia pun mendesak Toshiaki agar bertemu dengan kedua orangtuanya.

Saat itu liburan di bulan Desember. Toshiaki memberikan banyak alasan untuk mengelak berkunjung ke kota kelahiran Miyuki. Namun Miyuki tidak putus asa. Toshiaki mengalah dan ikut pergi ke pulau. Tetapi pemuda itu sempat membuat kecewa Miyuki karena tidak membawa barang yang tepat.

Setibanya di pulau, banyak kejadian janggal yang ditemui Miyuki. Termasuk pula kejadian yang berhubungan dengan Toshiaki. Ia kembali mengingat mitos tentang dewa penjaga pulau. Dewa penjaga pulau seperti marah atau ingin melindunginya. Itulah yang harus ia cari tahu.

Review:
Seperti biasa, buku karangan Akiyoshi Rikako selalu keren. Ceritanya seru di bagian awal hingga beberapa bagian sebelum ending. Deskripsi tentang latar dan tokohnya juga oke. Beda sedikit memang dari buku-buku karangan Akiyoshi yang lain. Buku ini gregetnya kurang karena endingnya membingungkan dan kalau dipikir-pikir dan ditebak-tebak, aku masih aja nggak ngerti maksudnya. Ya sudahlah, jadinya berimajinasi sendiri aja. Oh ya, satu lagi, menurutku novel ini kategorinya novel dewasa. Jadi kurang cocok jika ada anak sekolah membacanya.

Yang oke dari buku ini adalah pengenalan tentang adat istiadat Jepang untuk adat masyarakat pulau kecil. Kekeluargaannya masih kental banget dan mereka sangat mematuhi adat daerahnya. Dari buku ini kita juga bisa mengetahui tentang tata cara melamar untuk menikah. Lalu ada cerita tentang festival Tahun Baru yang biasa dirayakan oleh masyarakat Jepang.

Rating:
3,5 dari skala 5 untuk novel ini.

Informasi Buku:
Judul: Silence
Pengarang: Akiyoshi Rikako
Genre:
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun Terbit: 2017
Jumlah halaman: 332 halaman
ISBN: 978-602-6383-38-9