[Review Buku] No Exit

Hai! Buku apa yang cocok dibaca di akhir pekan yang panjang ini? Jawabannya adalah No Exit karangan Taylor Adams. Buku terbitan Bentang Pustaka ini telah diterjemahkan dalam 30 bahasa. Genrenya thriller dan alurnya cepat. Aku sendiri cuma butuh waktu satu hari saja untuk menyelesaikan buku ini. Iya, saking kerennya!!

Ceritanya tentang Darby Thorne, seorang mahasiswa jurusan seni yang terpaksa harus bermalam di sebuah tempat istirahat di daerah terpencil. Darby mengendarai mobil langsung dari asramanya untuk pulang karena kakaknya mengabarkan bahwa ibu mereka sakit kanker stadium akhir. Ia mengendarai mobil bututnya dan di tengah perjalanan terjebak badai salju. Untunglah ia menemukan sebuah tempat peristirahatan.

Saat di tempat peristirahatan itu, Darby melihat ada seorang pemuda dan seorang bapak tua. Ada satu orang lagi berada di kamar mandi. Ia lalu mencoba mencari sinyal untuk memberitahu kakaknya bahwa ia terjebak. Namun sayangnya di tempat terpencil tersebut tidak ada sinyal sama sekali walaupun pemuda yang bernama Ashley memberitahunya untuk pergi ke halaman depan bangunan untuk mendapatkan sinyal.

Setelah sekian menit menunggui sinyal, Darby pun menyerah. Ia berjalan kembali ke bangunan tempat peristirahatan. Saat berjalan melewati tempat parker, ia menghitung jumlah mobil. Lalu tiba-tiba ia melihat sekelebat bayangan dari dalam sebuah van. Ia mengintip ke dalam van untuk memastikan. Di dalam sana, ia melihat seorang anak perempuan yang dikerangkeng di dalam kandang anjing. Darby terkejut. Ia berusaha mencari cara untuk menyelamatkan anak kecil itu.

Darby kembali ke dalam bangunan. Sekarang di dalam sana ada 4 orang. Ada seorang bapak tua, ibu-ibu, pemuda bernama Ashley, dan pemuda aneh yang selalu berdiri di depan pintu. Darby mencurigai pemuda yang selalu berdiri di depan pintu tersebut. Lalu ia mulai menyusun strategi untuk menyelamatkan anak kecil yang ada di mobil.

Oke, sinopsisnya sampai di sini saja ya. Kalau diceritakan terlalu banyak nanti nggak seru. Oh ya, awalnya aku nggak tahu kalau Darby itu adalah perempuan. Kupikir laki-laki karena di awal diceritakan bahwa ia membawa mobil sambil ngebut. Ternyata aku salah! Hahaha.

Buku ini dari awal sampai akhir menceritakan secara detail bagaimana Darby mencoba menyelamatkan anak perempuan kecil yang disekap penjahat di mobil yang diparkir di halaman tempat peristirahatan. Seru dong karena penjahatnya ada di dalam bangunan dan tidak diketahui. Dan sedikit demi sedikit pengarangnya menyampaikan BOOM, twist-twist tak terduga. Itu yang bikin makin seru bacanya!

Komentar untuk buku ini:
Seru, menegangkan, nggak mau berhenti bacanya!

Rating untuk buku ini:
9/10

Informasi Buku:
Judul Buku: No Exit
Pengarang: Taylor Adams
Genre: Thriller
Penerbit: Bentang Pustaka
Tahun Terbit: 2019
Jumlah Halaman: 370 halaman

[Review Film Serial] Good Casting

sumber gambar: asianwiki.com

Hai semua! Nggak terasa ya sekarang sudah akhir bulan Juli. Waktu cepat berlalu. Sibuk ini sibuk itu, tahu-tahu sudah mau gajian. Hehehe. Tapi walaupun sibu, sempatkan diri untuk recharge energy biar tetap fit dan nggak gampang stress. Kalau aku, caranya dengan nonton drakor.

Drakor yang aku nonton kali ini judulnya Good Casting. Film ini tayang di Viu sejak bulan April 2020. Ceritanya tentang agen BIN yang menyamar di sebuah perusahaan untuk menangkap penjahat. Ada 3 orang agent yang ditugaskan untuk menyamar menjadi pegawai di perusahaan Il Kwang Tech. Yang pertama adalah Baek Chan Mi. Chan Mi dikenal sebagai gadis gila karena dia bisa menggunakan cara yang gila untuk menangkap penjahat. Ia pun sangat hebat dalam bela diri. Tiga tahun yang lalu, rekan satu timnya tewas karena mencoba menyelamatkan Chan Mi. Chan Mi akhirnya menerima tugas dari Kepala BIN walaupun sebenarnya ia sebal karena ketua timnya adalah mantan pacarnya.

Agent yang kedua adalah Hwang Mi Soon. Ia sudah berkeluarga dan mempunyai seorang anak gadis. Namun keluarganya tidak tahu kalau ia adalah agen BIN. Mereka hanya tahu ia bekerja sebagai penjual asuransi. Agent yang ketiga adalah Im Ye Eun. Ia tadinya bekerja di BIN bagian kantor. Tetapi ia punya kemampuan untuk meretas. Im Ye Eun ini seorang hacker. Ia tidak menikah tapi mempunyai seorang putri yang masih kecil. Suaminya adalah rekan Chan Mi yang tewas tiga tahun yang lalu.

Ketua tim dari ketiga agent ini adalah Dong Kwan Soo, mantan pacarnya Chan Mi. Ia dibantu oleh seorang asisten bernama Moo Hyeok. Tim yang dipimpin Dong Kwan Soo menargetkan untuk menangkap Michael, orang yang membunuh rekan kerja Chan Mi.

Setelah Chan Mi, Ye Un, dan Mi Soon masuk bekerja di Il Kwang Tech, mereka menemukan banyak orang-orang jahat yang ternyata tidak hanya Michael. Orang-orang ini saling berhubungan dan merahasiakan sesuatu yang sangat besar.

Komentar:
Karakter film ini oke semua. Ada karakter Yoon Seok Ho. Dia ini CEO di Il Kwang Tech. Ternyata dia dulunya adalah muridnya Chan Mi saat Chan Mi masih bekerja sebagai guru privat di masa mudanya. Mukanya si Yoon Seok Ho ini mirip banget dengan Seo Kang Joon yang main di film Are You Human dan When The Weather is Fine. Eh ternyata beda ya. Entah kenapa artis Korea mukanya mirip-mirip.

Film yang jumlah episodenya 16 ini keren dan lucu. Ada sedikit tidak masuk akal karena agen BIN kok tingkahnya rada-rada gimana gitu… Bisa banget ya seorang agent menjadi tidak teliti? Kok ada agent yang penakut? Tapi, walaupun begitu filmnya tetap oke dan sangat menghibur. Beberapa bagian bikin deg-degan sampai harus tahan napas. Geregetan! Kira-kira ketiga agent ini bakal bagaimana nasibnya? Aduh… jangan mati! Jangan mati! Ugh! Pokoknya seru banget!

Karena aku nontonnya bukan on going tapi nonton setelah filmnya tamat, maka jadi bisa marathon nontonnya. Kalau nggak ingat besok harus bekerja, aku bakalan begadang biar bisa menamatkan film ini. Saking serunya ya begitu. Dan, sepertinya film ini bakalan ada sekuelnya. Mungkin…

Rating:
8/10

Informasi Film:
Judul Film: Good Casting
Genre: Comedy, Crime
Jumlah episode: 16
Rilis: April – Juni 2020
Stasiun TV: SBS
Pemain:
Choi Gang Hee sebagai Baek Chan Mi
Yu In Young sebagai Im Ye Un
Kim Ji Young sebagai Hwang Mi Soon
Lee Jong Hyuk sebagai Dong Kwan Soo
Lee Sang Yeob sebagai Yoon Seok Ho

[Review Film Serial] Love Lasts Forever

image source: asianwiki.com

Hai gaes, aku baru saja selesai nonton dorama Love Last Forever ini. Awalnya aku nggak tahu siapa saja pemainnya. Jadi aku tuh nonton karena direkomendasikan temanku. Bagus katanya. Nontonlah! Nggak bakal nyesel! Karena terus-terusan ‘diracuni’ dengan kalimat-kalimat tersebut akhirnya aku nonton.

Film ini ceritanya tentang perawat dan dokter di bagian kardiologi sebuah rumah sakit. Nanase Sakura adalah seorang siswa SMA. Suatu hari setelah pulang dari kuil untuk berdoa minta jodoh, ia menemukan seorang ibu yang tiba-tiba pingsan di jalan. Sakura berteriak minta tolong. Lalu datanglah seorang pemuda. Ia memeriksa si ibu lalu melakukan pertolongan. Si ibu selamat lalu dibawa ke rumah sakit. Kepada petugas ambulance, pemuda itu mengatakan bahwa namanya adalah Tendo.

Sakura terpesona dengan kehebatan pemuda bernama Tendo tersebut. Ia lalu memutuskan untuk menjadi perawat. Ia juga kemudian mencari pemuda tersebut bekerja. Lima tahun kemudian Sakura akhirnya bisa bekerja sebagai perawat di rumah sakit tempat dokter Tendo bekerja.
Pada hari pertama bekerja, Sakura akhirnya bisa bertemu kembali dengan dokter Tendo yang diidolakannya. Ia langsung mengatakan bahwa ia menyukai sang dokter. Namun, ternyata sang dokter sangat tidak ramah padanya. Orang-orang di rumah sakit menjulukinya Devil karena sikapnya yang dingin dan tak ramah pada rekan kerja. Namun, Sakura tidak putus asa. Rekan-rekannya di rumah sakit memberinya julukan Nona Pahlawan. Sakura yang ceroboh terus berusaha agar bisa mendapatkan hati sang dokter. Ia juga berjuang agar dapat menjadi perawat yang handal.

Komentar:
Ini pertama kalinya aku nonton drama Jepang setelah zaman kapan itu ada dorama yang ditayangkan televisi lokal. Aku lupa judulnya dan ceritanya tentang apa. Mungkin karena nggak berkesan makanya nggak ingat. Hahaha. Yang pasti waktu dorama itu ditayangkan di TV, itu zamannya aku masih sekolah. Hmmm…. Jadi berasa tua.

Film ini diangkat dari cerita manga. Tokoh Nanase Sakura itu imut, suka cengar-cengir, heboh, ceroboh, baik hati, dan perhatian banget sama pasien-pasien di rumah sakit. Dia bisa melihat dan merasakan apa yang tidak bisa dilihat dan dirasakan oleh orang lain. Makanya itu adalah nilai plusnya dia. Kalau Tendo sensei tuh cool pakai banget sampai kebangetan. Gayanya sangat tenang. Suka ngatain si Nanase idiot. Awalnya aku sebel banget karena dia ini kasar banget ngatain orang dengan kata-kata itu. Tapi akhirnya… Yaudah, ini kan film. Walaupun suka marah-marah, si Tendo sensei ini sebenarnya diam-diam perhatian dan sayang banget sama Nanase. Gayanya aja yang sok cool! Eh, akhirnya bucin juga. Hahaha.

Oh ya di film Love Lasts Forever ini ada juga kisah tentang kakak perempuannya Tendo sensei, kisah tentang teman seangkatannya Sakura. Kisah sampinganlah ibaratnya. Dan kisah mereka juga seru untuk diikuti.

BAPER WARNING!!! Eh, ini beneran, lho! Serius film yang jumlah episodenya cuma 10 ini beneran bikin baper. Pemeran Tendo sensei adalah Takeru Satoh yang main di film Kamen Rider. Gila, nih cowok beneran cool banget banget! Tatapan matanya itu…. Nyesss bikin jantung copot. Ampuun dah nonton film ini jadi senyum-senyum sendiri dan berharap dapat cowok yang cool, ganteng, sweet, dan care kayak dia. Paling bikin baper saat dia ditembak cewek lain dan dia bilang: “Aku sudah punya pacar.” Wiiih, keren banget ini!! Trus pas ada cowok lain mau merebut ceweknya, dia masih tetap cool tapi tetap bisa bersikap gentle, nggak kemakan emosi. Dia juga bisa melindungi ceweknya. Wuaah, apa nggak bikin baper kalau kayak gitu??

Zaman sekarang, masih adakah cowok macam si Tendo sensei ini?

Oke, kembali ngomongin film. Menurutku film ini bagus banget. Lucunya dapet. Harunya dapet. Romantisnya apalagi. Jangan ditanya! Ngeselinnya juga ada. Dan yang super keren adalah komentar-komentar dari penerjemah (subtitle-nya). Ampun dah, ajaib dan kocak banget!

Rating:
Karena filmnya sangat keren dan lucu dan bikin aku jadi nggak bisa tidur gara-gara baper serta bikin aku gagal move on ke film lainnya, aku beri nilai 9/10 untuk film ini. Woii penggemar drama, kalian wajib nonton ini!!

Informasi Film:
Judul Film: Love Lasts Forever / An Incurable Case of Love
Jumlah Episode: 10
Genre: Romance, Comedy, Medical
Rilis: Januari – Maret 2020
Stasiun: TBS
Pemain:
Takeru Satoh sebagai Kairi Tendo
Mone Kamishiraishi sebagai Nanase Sakura
Katsuya Maiguma sebagai Koichi Kisugi
Karina sebagai Ryuko Tendo
Keisuke Watanabe sebagai Ryusei Nishi
Ai Yoshikawa sebagai Yuika Sakai

[Review Buku] Bayangan Clarissa

(((SPOILER ALERT!!!)))

Novel yang saya baca kali ini adalah novel dari negeri Jiran berjudul Bayangan Clarissa. Ini novel Malaysia kedua yang saya baca. Sebelumnya saya baca novel berjudul Asrama. Penulisnya berbeda. Tapi settingnya sama, di Malaysia.

Novel Bayangan Clarissa bercerita tentang seorang anak kecil bernama Clarissa. Ia punya ibu yang mantan anggota gangster. Ayahnya masih jadi gangster yang hebat dan punya daerah kekuasaan yang luas. Pamannya, adik dari ibunya, pun juga seorang petarung yang hebat. Gangster juga.

Cerita diawali dengan ibu Clarissa yang mengandung Clarissa. Lalu tiba-tiba harus melahirkan padahal belum waktunya. Saat Clarissa sudah berumur 10 tahun, ia mempunyai seorang teman yang tak kasat mata bernama Cici. Tentu saja ibunya Clarissa tidak suka anaknya berteman dengan hantu.

Lalu…. Ah, pokoknya inti ceritanya ya tentang keluarga gangster ini.

Blurb di belakang buku begini isinya:
Dia akan muncul di kamar siapa pun yang membaca e-mail ini.
E-mail berantai itu membuat netizen gempar. Pasalnya, e-mail itu bukan e-mail abal-abal. Clarissa benar-benar membunuh setiap orang yang mendapatkan e-mail itu dan mengabaikannya. Bahkan gadis kecil itu membunuh mereka dengan cara yang paling sadis.
Siapa Clarissa? Dari mana datangnya gadis kecil dengan mulut sobek dari pipi ke pipi itu?
Clarissa ada di situ dengan sebilah pisau besar yang tajam, dan mereka kini hanya tinggal sejarah.

Terlihat seru?? Awalnya saat baca blurbnya saya terkesan. Kenyataannya? Tidak seperti yang diharapkan.

Alurnya lompat-lompat di awal sampai pertengahan dan tokoh tiap babnya berbeda-beda. Tokoh yang pasti adalah tentang ibunya Clarissa. Lalu tokoh-tokoh lainnya. Lalu ada keluarga Zarina. Membuat bingung. Yang pasti, saat ada tokoh yang muncul selain tentang ibunya Clarissa dan keluarga Zarina, semuanya tentang Clarissa si ‘hantu’ menakutkan yang membunuh orang yang menerima e-mail darinya. Karena sudah pasti tokoh yang menerima e-mail itu akan mati, saya sampai melewatkan bagian tersebut. Ngapain baca kalau sudah tau endingnya?

Awalnya terasa seram karena ceritanya tentang hantu yang muncul lalu membunuh. Apalagi di bab cerita tentang ibu Clarissa dan keluarga Zarina. Ada hantu seram muncul. Makin membuat merinding. Tapi… setelah melewati bagian pertengahan buku…. semua hantu yang seram-seram itu terasa tak berguna. Terkesan hanya untuk menambah ketebalan buku saja. Lha, ceritanya bukan horor eh ternyata? Plot twist sih iya. Namun, banyak hal lainnya yang membuat endingnya menyisakan banyak tanda tanya.

Kalau ceritanya tentang NNNN, kenapa harus bawa-bawa hantu menyeramkan itu? Itu fungsinya apa sebenarnya? Lalu, siapa si Cici itu? Tidak ada penjelasan. Tokoh ini hanya menyuruh membunuh, membunuh, dan membunuh. Dia dapat datang dan pergi sesuka hatinya. Datang tanpa diundang dan pergi tanpa disuruh. Nggak ada penjelasan tentang siapa dia. Lalu selesai aja novelnya.

Novelnya lumayan bikin merinding dan seru terlepas dari semua itu. Nggak menyangka kalau ternyata ceritanya tentang NNNN. Hanya saja…. Agak menjijikkan dan bikin mual pas di cerita bunuh-bunuhan. Pengarangnya menggambarkan peristiwa bunuh-bunuhan itu dengan sangat mendetail. Usus yang terburai mengeluarkan darah, leher yang ditebas, mengeluarkan bunyi ini-itu, tulang patah, dan seterusnya. Lalu ada penggunaan senajat api jenis ini-itu, merek ini-itu, dan penggunaan obat-obatan terlarang (narkotika). Jelas banget digambarkannya! Yaikss bener!!

Dan satu hal yang saya nggak suka dari novel ini adalah bahasan tentang agama. Menurut saya, novel ya novel aja. Cerita ya cerita ya. Mbok yo ndak usah bawa-bawa ayat-ayat suci atau hal-hal berbau agama gitu, kecuali ada tulisan “Ini novel bergenre agama A”.

Kategori novel ini adalah U 15+. Menurut saya, lebih pantas jika kategorinya U 21+. Tentang bunuh-bunuhannya, penggunaan narkotika, dan senjata-senjatanya itu, lho yang harus dipertimbangkan!

Rating:
Rating dari saya untuk novel ini 6/10

Informasi Buku:
Judul Buku: Bayangan Clarissa
Pengarang: Ahmad Akmal Azman
Penerbit: Penerbit Haru
Genre: katanya horor tapi nyata thriller dan apalah itu, gak jelas
Jumlah halaman: 344
ISBN: 978-602-6383-46-4

[Review Film Serial] Mystic Pop-up Bar

Source: asianwiki.com

Hai semua! Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar kata ‘Mystic”? Sesuatu yang berbau hal-hal mistis? Tentang dunia sihir? Tentang dukun dan ilmu-ilmu aneh?

Film Mystic Pop-up Bar ini ceritanya tentang dunia mistis itu. Ceritanya ada seorang anak dukun yang punya kemampuan mengobati orang dengan memegang tangan orang tersebut. Anak dukun ini namanya Wol Ju. Kabar kehebatannya akhirnya sampai di kerajaan. Pada saat itu, putra mahkota (Pangeran Yi Hon) sedang sakit. Ia tidak bisa bangun dari tidurnya dan selalu bermimpi buruk. Dayang ratu memberitahukan pada Ratu bahwa ada seorang anak dukun yang bisa mengobati penyakit apapun. Ratu akhirnya memanggil Wol Ju ke istana.

Setelah memegang tangan pangeran Yi Hon, beliau pun sembuh. Rupanya pangeran jadi jatuh cinta pada Wol Ju. Begitu pun dengan Wol Ju. Mereka sering bertemu di malam hari dengan dibantu oleh sahabat pangeran, yaitu Kim Won Hyung. Namun, tiba-tiba ratu meminta pangeran untuk menikah dengan wanita lain. Wol Ju pun juga menjadi bahan perbincangan masyarakat karena dianggap hanya ingin harta.

Suatu malam, ibu Wol Ju menyuruh Wol Ju berpakaian seperti dirinya dan pindah ke kota lain. Ia khawatir orang-orang akan membunuh mereka. Wol Ju pun mengikuti perkataan ibunya. Selang beberapa saat ia pergi, ia melihat ada api dari kejauhan. Wol Ju kembali lagi dan melihat rumahnya terbakar. Ia melihat ibunya pun terluka. Lalu Wol Ju meminta tolong pada orang-orang. Namun tak ada yang mau menolongnya.

Wol Ju yang putus asa pergi menuju Pohon Keramat yang ada di pinggir kota. Pohon Keramat itu adalah tempat orang-orang memohon sesuatu. Wol Ju yang kecewa lalu marah dan mengobrak-abrik barang-barang persembahan yang ada di sekitar pohon tersebut. Ia pun juga bersumpah akan membalas dendam pada orang-orang yang jahat padanya. Lalu Wol Ju gantung diri di Pohon Keramat tersebut.

Roh Wol Ju yang sudah meninggal sampai di Dunia Alam Baka. Di sana ia disidang. Wol Ju mengatakan lebih baik ia masuk neraka saja supaya jiwanya hancur. Tetapi Raja Alam Baka tidak mengizinkannya dengan alasan ia telah membuat banyak penderitaan dengan menghancurkan Pohon Keramat. Wol Ju dihukum harus membantu 100.000 orang agar keluar dari masalah mereka.

Wol Ju bekerja keras selama 500 tahun. Ia membuka sebuah kedai bernama Kedai Mistis. Di kedai ini ia dibantu oleh Manager Gwi, seorang mantan detektif dari Kepolisian Alam Baka. Wol Ju akan mendengarkan keluh kesah pengunjung kedai dan membantu mereka menyelesaikan masalah. Kemampuan Wol Ju adalah masuk ke Dunia Mimpi untuk mencari akar dari masalah seseorang lalu memecahkan masalah mereka dari apa yang dilihatnya dalam Dunia Mimpi.

Walaupun sudah bekerja selama 500 tahun, Wol Ju belum bisa menuntaskan tugasnya. Petugas Alam Baka datang mengumumkan bahwa waktu hukumannya sudah hampir habis. Tak lama dari pengumuman dari Petugas tersebut, Wol Ju melihat ada seorang anak muda yang aneh. Anak muda itu bernama Han Kang Bae. Ia bekerja di Kapeul Mart. Jika si anak muda ini menyentuh atau bersentuhan dengan seseorang, maka orang yang disentuh itu langsung bercerita. Wol Ju berniat mengajak anak muda tersebut bekerja di Kedai Mistis untuk membantu Wol Ju mendapatkan pelanggan yang bermasalah.

Dari sinilah petualangan dimulai…

Komentar:
Cerita film ini agak unik. Memang genrenya fantasi dan kalau dipikir tidak masuk akal. Ada Petugas Alam Baka? Ada CEOnya juga? Ada Kepolisian Alam Baka? Kok ada kantor Dunia Mimpi? Tapi banyak pelajaran hidup yang didapat dari film ini. Contohnya: saat melakukan kebaikan dengan tulus, suatu saat akan ada orang lain yang akan membalas kebaikan tersebut. Banyak-banyaklah berbuat baik karena perbuatan baik itu suatu saat akan berguna.  Jika tidak tahu masalahnya apa, jangan cepat mengambil kesimpulan.

Akting pemainnya keren-keren. Wol Ju pada masa sekarang digambarkan sebagai wanita dewasa yang sering marah-marah. Tapi dia baik hati dan rela melakukan apa saja untuk membantu orang. Saat Kang Bae sedang sakit, ia datang membuatkan masakan. Manager Gwi yang bekerja dengan Wol Ju sangat sabar menghadapi Wol Ju yang emosian. Dia ini ibaratnya seorang penenang yang selalu siap sedia membantu kapanpun dibutuhkan.

Kalau Kang Bae digambarkan sebagai sosok yang lugu namun cerdas. Ia anti sosial karena kemampuan anehnya. Kang Bae ini tidak pernah pacaran, jadi saat ada seorang wanita yang tidak bereaksi saat bersentuhan dengannya, ia sangat senang dan akhirnya jatuh cinta pada gadis bernama Kang Yeo Rin tersebut. Kisah Kang Bae dan Yeo Rin sangat lucu. Kebayangkan bagaimana mereka sama-sama lugu, malu-malu tapi malu-maluin. Hahaha.

Film ini ada komedinya, ada juga harunya. Dalam satu episode itu pokoknya campur aduk. Walaupun begitu, sangat keren! Nggak ada ‘sesi’ yang membosankan dalam film ini dan filmnya juga hanya 12 episode.

Rating: 9/10

Informasi Film:
Judul Film: Mystic Pop-up Bar
Genre: comedy, fantasy, romance
Jumlah Episode: 12
Rilis: Mei 2020
Stasiun: JTBC
Pemain:
Hwang Jung Eum sebagai Wol Ju
Yook Sung Jae sebagai Han Kang Bae
Choi Won Young sebagai Manager Gwi
Jung Da Eun sebagai Kang Yeo Rin
Na In Woo sebagai Kim Woon Hyung

[Review Film Serial] Hyena

sumber gambar: asianwiki.com

Hyena ini ceritanya tentang dua pengacara. Yang pertama adalah Yoon Hee Jae. Dia bekerja di perusahaan Song & Kim, sebuah perusahaan konsultan hukum yang klien-kliennya rata-rata orang berpengaruh atau orang-orang berduit. Pengacara kedua adalah Jung Geum Ja. Ia mendirikan sendiri perusahaan konsultan hukum. Tempatnya sederhana. Tetapi Jung Geum Ja mengejar klien-klien orang kaya. Istilahnya dia ini matre. Ia akan menggunakan segala cara supaya bisa menang di persidangan.

Suatu hari Yoon Hee Jae sedang pergi laundry pakaian di binatu. Ia melihat seorang wanita yang menarik di binatu tersebut. Hee Jae yang sedang jomblo tertarik dengan wanita tersebut. Tak lama kemudian, ia bisa jadian dengan wanita bernama Kim Hee Sun tersebut.

Nah dari kisah tersebut Hee Jae menghadapi petualangan baru. Ia dan Jung Geum Ja saling bersaing. Siapa sebenarnya Kim Hee Sun? Ada apa dengan perusahaan Song & Kim?

Komentar saya:

Saya sengaja nggak panjang-panjang kasih sinopsisnya. Soalnya film ini banyak banget plot twistnya. Nggak seru nanti kalau diceritakan di sini. Yang pasti, Jung Geum Ja digambarkan sebagai sosok wanita yang tangguh dan banyak akalnya. Ia juga agak licik karena menggunakan segala cara. Namun dengan caranya itulah ia bisa menang. Walaupun begitu, ada sisi baiknya dengan menggunakan cara-caranya yang tidak biasa untuk menang. Jung Geum Ja juga merupakan sosok yang misterius. Sedikit-sedikit rahasianya terbuka. Yang nonton dibikin geregetan. Sebenarnya apa sih yang dia sembunyikan? Kok dia gitu sih? Ugh, pokoknya kadang bikin kesal. Tapi…. lalu JRENG! Plot twist!!

Kalau Hee Jae lain lagi. Dia ini cowok pekerja keras yang smart dan sangat percaya diri. Sayangnya dia bucin banget. Dia mengejar-ngejar Jung Geum Ja. Walaupun dicampakkan dan ditolak berkali-kali, dia keukeuh banget mengejar si pengacara yang sebenarnya adalah saingannya. Kadang-kadang karena keluguannya, ia tertipu. Namun ia cepat bangkit dan terkesan sedikit sombong.

Kisahnya Jung Geum Ja dan Yoon Hee Jae ini bikin geregetan. Bagaimana mereka bersaing dalam pekerjaan, bagaimana mereka sebenarnya saling memperhatikan tapi Jung Geum Ja sepertinya gengsinya tinggi banget, trus kasus-kasusnya, cara para pengacara menyelesaikan kasusnya. Hahaha. Dan aku berharap ada session 2 nya.

Pemainnya oke-oke semua. Ju Ji Hoon yang memerankan Yoon Hee Jae juga main di film Kingdom yang terkenal itu. Aktingnya di sini juga sangat keren. Ekspresinya itu dapet banget! Trus Kim Hye Soo yang memerankan Jung Geum Ja juga aktris terkenal, tapi dia lebih sering main di film layar lebar daripada di drama. Banyak kontroversi mengenai beliau. Dikatakan bahwa dia umurnya sudah 50 tahun tapi kok masih cantik. Biarin ah, yang penting film Hyena ini keren! Pemainnya keren-keren!

Rating:
Skor untuk film ini 8/10
Informasi Film:
Judul Film: Hyena
Genre: drama, hukum, office
Jumlah episode: 16
Rilis: Februari 2020
Stasiun: SBS
Pemain:
Ju Ji Hoon sebagai Yoon Hee Jae
Kim Hye Soo sebagai Jung Geum Ja
Lee Kyoung Young sebagai Song Pil Jung (bosnya Hee Jae)
Oh Gyeong Hwa sebagai Lee Ji Eun (sekretarisnya Jung Geum Ja)
Jun Suk Ho sebagai Ga Gi Hyeok (rekan kerja Yoon Hee Jae)

[Review Buku] Jika Kucing Lenyap dari Dunia

Sinopsis di belakang buku:

Apakah yang akan kamu lakukan jika umurmu tinggal hitungan hari? Apa perasaanmu jika kamu akan segera mati?

Seorang lelaki muda penyendiri yang bekerja sebagai tukang pos divonis mengidap kanker stadium akhir. Umurnya tinggal sebentar lagi. Dalam kekalutan, datang tawaran menggiurkan untuk melakukan perjanjian dengan Iblis agar hidupnya terselamatkan. Syaratnya: setiap hari dia harus bersedia menghilangkan sebuah benda yang dia sayangi dari dunia ini.

Jika kamu yang berada pada posisi dia, maukah kamu menerima tawaran sang Iblis? Jika ya, benda apa yang rela kamu hilangkan? Maukah kamu menghilangkan mantan pacarmu? Maukah kamu melenyapkan binatang kesayanganmu dari dunia yang aneh ini?

Komentar:

Kata kunci ceritanya: “Untuk memperoleh sesuatu, harus menghilangkan sesuatu.”

Banyak pelajaran tentang hidup di buku ini. Misalnya saat tokoh harus menghilangkan ponselnya. Ia diberi waktu untuk menelepon satu orang yang penting dalam hidupnya. Di sini ia menyadari tentang sesuatu. Banyak nomor kontak di ponselnya, tapi yang mana yang membuat hidupnya bermakna? Lalu saat ia harus menghilangkan yang lainnya, ia menyadari hal-hal lainnya.

Tokoh cerita digambarkan sebagai orang yang biasa-biasa saja. Saking biasanya, ia cuma punya pakaian berwarna putih dan hitam. Sangat membosankan. Hidupnya tidak menarik. Tapi karena ada penawaran dari sang Iblis, di saat-saat terakhir hidupnya ia menemukan makna dari kehidupan sebenarnya. Ia banyak menyadari sesuatu yang berharga dalam hidup ini. Tentu saja membuat yang baca jadi ikut berpikir. “Iya, benar juga. Hidupku juga begitu…”

Bagian pertengahan buku ini ceritanya sangat mengharukan. Jujur aku ikutan nangis karena ceritanya relate banget ya sama hidup sehari-hari. Serasa mendapat pencerahan gitu.

Kalau baca di goodreads, banyak yang bilang terjemahannya kurang. Tapi buku terjemahan yang berbahasa Indonesia oke kok. Bahasanya mudah dipahami. Ceritanya ngalir dan nggak membosankan bacanya.

Oh ya, buku ini karangan Genki Kawamura. Beliau adalah produser film Your Name, Confessions, dan Weathering with You. Dan buku Jika Kucing Lenyap dari Dunia ini juga sudah difilmkan pada tahun 2016. Keren banget, ya!

Rating:

Aku suka banget sama buku ini. Jadi aku beri skor 5/5

Informasi Buku:

Judul Buku: Jika Kucing Lenyap dari Dunia

Pengarang: Genki Kawamura

Penerbit: Penerbit BACA

Tahun Terbit: 2020

Jumlah halaman: 255 halaman

ISBN: 978-602-6486-43-1

[Review Buku] Penance

Foto: dok.pribadi

Satu lagi buku bergenre iyamisu yang aku baca. Ceritanya tentang empat orang perempuan yang membawa trauma masa kecil mereka sampai mereka dewasa. Keempat orang tersebut adalah Sae, Maki, Akiko, dan Yuka. Saat mereka masih kelas 4 SD, mereka mempunyai seorang teman bernama Emily. Emily adalah anak pindahan dari Tokyo. Pada perayaan obon, kelima anak ini pergi bermain bola di sekolah. Saat mereka bermain, ada seorang pemuda menghampiri mereka dan meminta bantuan untuk memperbaiki pipa. Kelima anak saling berdebat tentang siapa yang harus membantu ‘paman’ tersebut. Namun sang ‘paman’ memilih Emily. Sementara sang ‘paman’ membawa Emily, keempat anak lainnya meneruskan bermain bola. 
Satu jam berlalu. Namun Emily belum juga kembali. Keempat anak mulai cemas dan segera mencari Emily. Salah satu anak menemukan Emily tergeletak di ruang ganti. Ia sudah tak bernyawa.
Peristiwa pembunuhan tersebut membuat ibu Emily sangat sedih, apalagi keempat anak mengaku tidak ingat wajah pelaku. Ia menganggap gara-gara keempat anak itulah anaknya tewas dan gara-gara mereka pembunuhnya tidak dapat ditemukan. Lalu ibu Emily mengancam keempat anak tersebut agar segera mencari siapa pembunuhnya. Jika tidak, ia akan membalas dendam pada keempat anak tersebut.
Lima belas tahun berlalu. Keempat anak tadi sudah dewasa. Namun mereka masih mengingat ‘janji’ mereka pada ibu Emily. Kata-kata ibu Emily begitu menusuk di hati mereka dan mengakibatkan mereka mengalami hal-hal tak terduga.
* * *
Buku ini dibagi menjadi beberapa bab. Masing-masing bab merupakan cerita dari sudut pandang dari masing-masing tokoh, yaitu Sae, Maki, Akiko, Yuka, dan ibu Emily. Mereka menceritakan bagaimana kisah hidup mereka setelah peristiwa pembunuhan tersebut. Alurnya maju mundur tapi tidak membingungkan. Bahasanya juga mengalir dengan lancar. Dan di setiap bab terdapat ‘kegilaan’ yang membuat tercengang. Benar-benar ‘iyuuhhhh’. Ceritanya menggemaskan! dan sekaligus bikin kita mikir… oh jadi begitu. Kira-kira seperti itu. 

Ceritanya memang agak gila. Dari sini jadi berpikir… Hanya karena kata-kata yang dilontarkan bisa mengacaukan seluruh kehidupan seseorang. Makanya, hati-hati kalau mengucapkan sesuatu, pun itu hanya untuk bercanda atau iseng-iseng. Nggak semua orang menangkapnya sebagai candaan atau keisengan.

Rating:

9/10

Informasi Buku:

Judul Buku: Penance

Pengarang: Minato Kanae

Penerbit: Penerbit Haru

Tahun Terbit: 2020

Genre: mystery, thriller

Jumlah halaman: 356 halaman

ISBN: 978-623-7351-37-5

[Review Buku] Fahrenheit 451

sumber: dok.pribadi

Sinopsis dari belakang buku: “Bakar sampai menjadi abu, lalu bakar abunya. Itu slogan resmi kami.” Guy Montag adalah petugas kebakaran. Pekerjaannya: membakar buku, semua buku, sebab buku adalah sumber segala kekacauan dan ketidakbahagiaan, sehingga harus dimusnahkan. Si Anjing Pemburu yang bekerja di Departemen Kebakaran dan dilengkapi jarum suntik mematikan, dan dikawal helikopter, siap melacak para pembangkang yang menantang aturan, orang-orang yang nekat menyimpan dan membaca buku, di tengah masyarakat yang telah dibius dan diperbudak media, obat-obatan, dan konformitas. Tetapi Montag tidak bahagia, dan perkawinannya tidak harmonis. Apakah ada buku-buku yang disembunyikan di rumahnya?

Aku beli buku ini sudah lama. Mungkin tahun lalu. Pas ada promo dari grobmart.com, dapat hadiah mainan spaceship dari kertas. (((beli karena promo dan ada hadiah!!))). Mainannya entah ada di mana sekarang.

Bukunya nggak tebal kok, cuma 208 halaman. Dan kalau baca sinopsisnya sepertinya keren. Makanya beli.
Tapi….
Memang benar yang orang bilang, “Jangan menilai buku dari covernya.”

Maaf ya Om Bradbury, aku beri rating 2/5 untuk buku ini.
Soalnya….
Banyak bahasa tingkat dewa di buku ini. Banyak kata-kata kiasan yang aku nggak ngerti. Trus ternyata buku ini genrenya science fiction, genre yang aku nggak suka. Makanya baca ceritanya aku makin nggak ngerti.

Kenapa buku-buku harus dibakar. Bukankah banyak buku yang bagus? Bahkan sampai Alkitab pun dibakar. Lalu ada tembok-tembok yang berbicara. Padahal orang-orang masih mengobrol dan mengundang tetangga. Jadi maksudnya apa semua itu? Ide cerita buku beneran gila. 

Bagian awal cerita bertaburan kalimat-kalimat dari bahasa level langit dan alurnya sangat lambat sampai-sampai pas baca bisa ketiduran. Bagian pertengahan baru terasa seru dan kalimat-kalimatnya bisa dimengerti. Tapi cukup sampai di situ. Sesudahnya kembali seperti awal. Terlalu banyak pertanyaan di kepala ini, “Maksudnya apa sih kalimat ini? Kok ceritanya tiba-tiba lompat ke sini? Itu artinya apa?” Sepertinya banyak juga yang dipotong. Nggak jelas banget. Entah karena penerjemahnya atau memang buku aslinya begitu. Yang pasti, pucing pala kucing.

Ah, ya sudahlah… memang seharusnya sebelum beli buku cari info dulu di Goodreads atau tanya Mang Google. Dan jangan tergiur oleh promo.

Buat yang lagi stress jangan baca buku ini. Bisa-bisa nanti tambah stress setelah baca buku ini.

[Review Film Serial] Eccentric! Chef Moon

sumber gambar: asianwiki.com

Hai! Hai!Apa kabar semuanya? Sehat? Sibuk? Hmmm, ini masih dalam suasana liburan. Walaupun masih ada tugas yang harus dikerjakan, nggak ada salahnya bersantai sejenak. Beberapa waktu yang lalu, dunia dihebohkan dengan film drama tentang perselingkuhan. Aku nggak ikut nonton, hanya sekilas episode 1. Rasanya kok…. film ini bukan tipe gue. Haha. Males banget, ah, cerita tentang selingkuh. Karena itu, aku cari film yang lucu. Pilihan jatuh pada drama berjudul Eccentric! Chef Moon. Pemainnya adalah Eric dan Go Woon Hee. Eric pernah membintangi drama Another Miss Oh, sedangkan Go Woon Hee pernah membintangi drama Welcome to Waikiki, Your House Helper, Perfume. Tapi aku nonton film ini bukan karena pemainnya. Aku baca sinopsisnya di asianwiki.com.

Ceritanya tentang seorang Chef yang hobi mengembara keliling dunia untuk belajar tentang masakan, masak-masak, sekaligus memperkenalkan masakan Korea kepada orang-orang yang berkunjung ke restoran tempat ia bekerja. Ayah dan ibunya Chef Moon ini punya sebuah restoran bernama Pungcheonok yang lumayan terkenal karena masakan khas daerah. Suatu hari Chef Moon pulang ke rumah ayah ibunya karena mau berpamitan untuk berangkat ke Australia. Saat itu, ayah ibunya menyuruh agar Chef Moon cepat-cepat mencari pendamping hidup. Eh, saat lagi asyik mengobrol tiba-tiba datang seorang anak kecil bernama Seol Ah yang mengaku sebagai anaknya Chef Moon. Tentu saja semua orang terkejut. Karena tidak tahu dan tidak sempat mencari identitas Seol Ah, akhirnya anak kecil ini tinggal bersama orangtua Chef Moon sedangkan Chef Moon sendiri berangkat ke Australia.

Di sisi lain, ada seorang desainer terkenal bernama Bella. Namun bella tidak mau menunjukkan wajahnya kepada dunia. Orang-orang hanya tahu namanya melalui perusahaannya, Belle Ombre. Bella adalah orang Korea yang sudah lama tinggal di Paris. Ia adalah anak asuh Madame Jang, sahabat ibunya. Ibunya Bella meninggal karena kecelakaan. Karena itu, Madame Jang merawatnya dan menyekolahkannya di Paris agar bisa meneruskan cita-cita ibunya Bella yang juga seorang desainer.

Suatu hari Bella harus menghadiri peragaan busana di Australia. Bella, sering berkelana untuk mencari ide yang akan dipakainya dalam merancang busana. Saat ia sedang berjalan-jalan di Australia, ia melihat seorang pemuda sedang menelepon. Orang tersebut mengatakan tentang menusuk dan pisau. Bella terkejut dan melaporkan orang itu ke polisi. Setelah polisi datang, Bella malah jatuh pingsan. Ia menderita anokresia. Pemuda yang dilaporkannya adalah Chef Moon. Mereka tidak saling mengenal namun Chef Moon merasa kasihan pada wanita yang telah melaporkannya ke polisi. Ia memasakkan sesuatu untuk Bella.

Beberapa waktu kemudian, Bella harus kembali ke Korea. Ia pergi tanpa sepengetahuan Madame Jang. Rupanya ada orang dari Donghan International ingin mengajak kerja sama. Yang memanggil Bella adalah Lim Chul Yong, direktur Donghan. Namun Bella tidak mau bekerja sama. Karena tidak mau diajak kerja sama, Lim Chul Yong mengancamnya. Ia akan menghancurkan desa kampung halaman ibunya Bella.

Setelah pertemuan itu, Bella bertemu dengan Lim Hyun Ah, anak Lim Chul Young. Lim Hyun Ah adalah penggemar Bella. Ia pernah sekolah desain dan ingin menjadi seperti Bella. Hyun Ah mengajak Bella ke studionya. Di sana Bella melihat gaunnya yang hilang. Rupanya Hyun Ah yang mencurinya. Hyun mengajak Bella naik mobil. Namun dalam perjalanan mereka mengalami kecelakaan. Bella hilang dari mobil.

Sementara itu, Donghan International ingin mengembangkan usaha di bidang kuliner melalui anak perusahaan bernama Donghan Food. Perusahaan mencari cara untuk mendapatkan resep-resep enak dari restoran-restoran kecil namun terkenal. Mereka menggunakan cara yang licik. Perusahaan ini mendatangi Pungcheonok tempat ayah dan ibu Chef Moon. Orangtua Chef Moon tidak mau bekerja sama. Lim Chul Yong merasa tidak senang mendapat penolakan. Ia menyuruh orang untuk membakar restoran tersebut. Ayah ibu Chef Moon pun akhirnya meninggal karena kebakaran.

Seol Ah, anak kecil yang tidak diketahui identitasnya akhirnya dibawa oleh sahabat Chef Moon, Da Hoon. Da Hoon mengabari Chef agar segera pulang. Chef Moon yang sedang berada di luar negeri kembali ke Korea. Ia akhirnya tinggal di desa Seoha tempat ayah dan ibunya mewarisi sebuah rumah tua untuknya. Chef Moon membawa Seol Ah dan sahabatnya ke desa itu.

Pada suatu hari, Chef Moon yang hobinya marah-marah mengatakan tidak suka dengan kehadiran Seol Ah. Seol Ah pun ngambek dan lari dari rumah. Chef Moon, Da Hoon, dibantu orang-orang desa pergi mencarinya. Saat Chef Moon menemukan Seol Ah, ada seorang wanita aneh berlumuran darah datang menghampiri mereka. Namun wanita itu tiba-tiba pingsan. Orang-orang pun membawanya ke rumah sakit. Di rumah sakit, dokter mengatakan bahwa wanita tersebut hilang ingatan.

Wanita yang hilang ingatan itu adalah Bella. Namun semua orang tidak tahu nama aslinya. Karena gayanya yang eksentrik, ia dipanggil dengan nama Yoo Byeol Na. Byeol Na akhirnya tinggal di rumah Chef Moon karena Chef Moon adalah orang yang pertama kali menemukannya. Dari sinilah petualangan dimulai. Byeol Na dan Chef Moon berserta orang-orang desa harus bahu-membahu melawan orang-orang jahat dari Donghan International.

Aku suka film ini. Gayanya Bella keren banget. Mungkin karena film ini tentang desainer ya. Jadi pakaian-pakaian yang dikenakan oleh pemainnya bagus-bagus. Nggak norak. Trus karena cerita tentang Chef, ada pemandangan makanan-makanan yang sepertinya enak. Makanan-makanan yang dibuat oleh Chef Moon keren-keren penampakannya.

Sumber gambar: soompi.com

Film ini nggak selalu bercerita tentang desain dan makanan. Banyak pelajaran yang didapat dari film ini. Misalnya tentang kebersamaan dan kekeluargaan. Chef Moon pada awalnya merasa sedih karena harus tinggal di desa dan tidak mengenal seorang pun di sana. Tapi ia mempunyai sahabat yang ramah sehingga akhirnya bisa mengenal penduduk desa. Para penduduk desa Seoha sebenarnya agak kepo, tapi mereka sangat perhatian dan mau saling membantu. Saat Lim Chul Yong ingin merebut tanah di desa, para penduduk desa bersatu mencegah perbuatan jahatnya. Lalu, mereka pun akhirnya bersama-sama bekerja dengan Chef Moon agar desa mereka menjadi terkenal. Begitu juga saat Byeol Na diculik penjahat, orang-orang desa mencarinya dan mengerahkan semua koneksi agar masalah cepat selesai.

Aku suka saat Chef Moon dan Byeol Na harus berurusan dengan orang jahat dan meninggalkan Seol Ah, para penduduk membantu mengurus Seol Ah. Ada yang memberi makan dan memandikan. Ada yang mengajarkan membaca dan menulis, ada yang memberikan cemilan. Mereka semua kompak. Trus Seol Ah ini anak yang imut dan cerdas. Ia banyak akalnya dan sangat menggemaskan.

Film ini juga mengajarkan jangan curhat pada sembarang orang. Di film ini, semua masalah bersumber dari curhatan Madame Jang pada Lim Chul Yong. Saat masih muda, Madame Jang pernah sekantor dengan Lim Chul Yong. Pada saat itu ia tidak tahu bahwa Lim Chul Yong adalah orang yang licik dan suka menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Akibat dari curhatan itu, banyak masalah yang timbul.

Rating:
Rating yang aku beri untuk film ini adalah 9/10. Di film ini banyak adegan kocaknya, tapi ada juga yang bikin terharu sampai pengen nangis, ada yang bikin geregetan parah dan tentu saja ada romancenya juga. Semua rasa dapat. Haha. Yuk, ikutan nonton film ini.
sumber gambar: dramabeans.com
Informasi Film:
Judul film: Eccentric! Chef Moon (Yoobyeolna! Chef Moon)
Genre: romance, comedy
Jumlah episode: 16
Stasiun: Channel A
Rilis: Maret - Mei 2020
Pemain:
Eric sebagai Chef Moon
Go Woon Hee sebagai Bella/Yoo Byeol Na
Ko Do Yeon sebagai Seol Ah
Choi Kwang Je sebagai Bang Da Hoon
Gil Hae Yeon sebagai Madame Jang
Ahn Nae Sang sebagai Lim Chul Yong
Cha Jung Won sebagai Lim Hyun Ah